Minggu, 29 April 2018

Sosialisasi Program Pamsimas 2019


BENGKULU SELATAN, SH - Sosilisasi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan rakyat dalam menciptakan lingkungan yang bersih serta kemudahan dari progaram Pamsimas. Kabid PPM Dinas Bapeda Litbang, Fikri Aljauhary, S.STP, Kewajiban dalam penyelengara Progaram Pamsimas ini untuk memenuhi kebutuhan rakyat.

“Kita akan sampaikan untuk masarakat desa agar berkontribusi untuk kegiatan ini, memang tidak mudah namun kita harus berusaha meyakinkan mereka.”Ujarnya.

Fikri menambahkan, segala sesuatu bisa kita lakukan dengan kemampuan namun harus ada keinginan yang tinggi, contoh sangkar Burung saja masih banyak memesan dari luar daerah bila kita pikir dengan logika dengan potensi alam kita dikelilingi hutan dan bahan yang meluap itu bisa menciptakan karya seni dan kerajinan yang mampu memproduksi sendiri tanpa memesan dari luar.
 “Setiap desa harus tahu prosedur cara melakukan administrasi dalam penuangan di Apbdes 10% ataupun yang lainnya harus jelas dan hati hati, seperti untuk nama dalam penganggaran nanti jangan di buat pamsimas atau sanimas tapi buat Air Bersih agar tidak salah dalam penganggaran dalam apbdes, pelaksanaan pamsimas desa tersebut harus dikelola dengan benar ” papar Fikri.
Sementara, Koordinator Pamsimas Kabupaten Bengkulu Selatan Muhamad Satar menuturkan, di Bengkulu Selatan ada 39 desa yang belum mendapatkan program tersebut diseluruh kecamatan.
 “Program Ini anggran yang disediakan dari APBD dan APBN sebesar 70 % dan 10% dari Apbdes, serta 16% Inkend Gotong royong, dan 4% incash iuran lansung. Semoga Program tersebut dapat memberikan kemudahan untuk masyarakat yang ada di Desa ” Punkasnya.(Jan)

Gusril Janjikan Bangun Gedung Guru Tahun Depan



KAUR, SH - Bupati Kaur Gusril Pausi S. Sos, mengatakan, dirinya sangat mendukung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kaur memiliki Gedung Guru. Namun, tahun ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kaur belum dapat membantu merealisasikannya.

“Karena masih banyak target pembangunan yang harus disegerakan. Namun saya berjanji, pada tahun yang akan datang Pemkab Kaur akan membangun gedung itu,” ucapnya saat membuka Konferensi Kerja ke-2 PGRI Kabupaten Kaur, Kamis (19/4/18).

Gusril mengaku, pihaknya telah mendapat laporan Kabupaten Kaur kekurangan tenaga guru, terutama guru agama dan guru olahraga. Sebab itu, Pemkab Kaur akan mengupayakan penerimaan guru formasi dimaksud.

“Alhamdulillah, saat ini kesejahteraan guru sudah sangat diperhatikan pemerintah, baik melalui skema sertifikasi maupun non sertifikasi. Saya berharap para guru dapat menjalankan Tupoksi guru dengan baik, ikhlas, bertanggungjawab dan menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujarnya.

Melalui Konferensi Kerja ke-2 mengusung tema “membangkitkan kesadaran kolektivitas PGRI dalam meningkatkan disiplin dan etos kerja untuk pendidikan bermutu” tersebut, Gusril berharap akanmenghasilkan keputusan-keputusan bijak bagi seluruh anggota PGRI Kabupaten Kaur.
Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua PGRI Provinsi Bengkulu Prof Sudarwan Dani, Kapolres Kaur AKBP Sisman Adi Pranoto SH SIK dan segenap pengurus PGRI Kaur. (Jan)

Dandim 0408 BS-Kaur Sampaikan Progres Giat TMMD Cuku Enau


Dandim 0408 BS-Kaur RBM Simarmata saat memaparkan progres kegiatan TMMD

KAUR, SH -  Komandan Kodim (Dandim) 0408 Bengkulu Selatan-Kaur, Letkol Inf. Riki BM Simarmata, Senin pagi (23/04/18) sampaikan progres kegiatan TMMD Desa Cuku Enau, Kecamatan Kaur Utara, Kabupaten Kaur oleh RBM Riky di Aula Kodim 0408 Bengkulu Selatan.
Turut hadir dalam acara ini adalah Komandan Korem 041 Garuda Mas (Gamas) Bengkulu Kolonel Inf Irnando Arnold B Sinaga  dan Ketua Tim Wasev TMMD Regional 101, Mayjen TNI Cucu Somantri, S. sos, Wabup Kaur Yulis Suti, Kepala Bapeda Kaur Drs Alian Suhadi, Kepala PMD Asmawi MA, Camat Kaur Utara, Kades Cuku Enau dan perangkatnya.
Dalam pidataonya, Riky memaparkan, kegiatan yang di mulai sejak 03 April 2018 yang lalu itu hingga hari ini 23 April 2018 telah mencapai 90 %.  Adapun fisik yang dikerjakan yaitu pembangunan Jalan Sentra produksi pertanian sepanjang 3 KM, rehab jembatan dan pembangunan plat deker.
Kegiatan TMMD ini bertujuan untuk mempermudah petani dalam mengangkut hasil pertanian, sehingga dengan selesainya kegiatan ini nantinya dapat meningkatkan tarap hidup masyarakat serta terbukanya jalur alternatif  lintas barat yang menghubungkan Lampung-Bengkulu.
Hingga 23 April, pekerjaan fisik jalan sudah mencapai 90 %, namun untuk pembangunan plat deker baru mencapai 46 % karena terkendala pengiriman bahan material. Mudah-mudahan pada tanggal 3 Mei bulan depan sudah bisa di serahterimakan kata RBM Simarmata.
Dandim 0408 BS menambahkan, selain kegiatan fisik yang menelan dana Rp. 1 M juga dilaksanakan  kegiatan bakti sosial, seperti pengobatan gratis, kebersihan lingkungan,  poging 125 rumah serta penyuluhan tentang bela negara proksi war, diantaranya perang melawan narkoba, moral dan dampak media sosial.
Direncanakan pada saat penutupan TMMD nanti akan diadakan sunat gratis, agar tidak melupakan sejarah (jasmerah), akan diputar film G 30 S PKI dan film perjuangan.
“Jangan sampai terpengaruh sama jaman Now ini, agar masyarakat ingat perjuangan para pahlawan kita,  ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PMD Kabupaten Kaur Asmawi MA, di kesempatannya mewakili Pemerintah Kabupaten Kaur mengucapkan terimah kasih kepada pihak TNI atas kegiatan TMMD yang dilaksanakan di Kabupaeten Kaur.
“Saya ucapkan termiakasih kepada TNI, tanpa dilaksanakan oleh TNI mungkin pembukaan jalan untuk sentra produksi di Desa Cuku Enau ini sulit terlaksana, karena kultur masyarakatnya yang berbeda, kata Asmawi.
Sementara itu Ketua Wasev (Pengawasan dan Evaluasi)  TMMD Reg 101, Mayjen TNI Cucu Somantri, S. Sos dalam arahannya, juga mengucapkan termakasihnya kepada Pemerintah Kabupaten Kaur dan masyarakat, serta media yang selalu meliput kegiatan.(Jan)

Saluran Irigasi Tak Berfungsi, Kesehatan Masyarakat Terganggu



BENGKULU SELATAN, SH - Kepala Desa Sindang Bulan Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan Topli Hayadi sangat menyayangkan sikap Pemerintah baik tingkat kabupaten, Provinsi dan Pusat terkusus Dinas teknis mengenai aset pemerintah yang tidak  menggubris sama sekali.
Topli Hayadi saat dikonfirmasi Suara Hukum dikantornya, Selasa (24/4/18) mengatakan, Saluran Primer yang berada di Desanya yang dibangun pemerintah ditahun 1984  dengan peruntukan mengairi lahan sawah kurang lebih 70 Hektar, kondisinya saat ini kurang lebih 20 tahun tidak di perdulikan sama sekali sehingga lahan persawahan yang mengunakan saluran irigasi tersebut sudah banyak yang alih fungsi / tanam Sawit dikarenakan tidak ada sumber air.
Topli menambahkan, saluran Primer yang panjangnya  kurang lebih I KM tersebut yang saat ini sudah parah sangat dibutuhkan oleh masyarakat terkusus petani Padi. Tak tau persis hingga saat ini pemerintah daerah tidak tanggap kebutuhan masyarakat , pada hal kades mengatakan sudah banyak pejabat yang meninjau bahkan mengambil Foto diantaranya, Wakil Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi, Waka II DPRD Bengkulu Selatan Yunadi, kepala Dinas PU Bengkulu Selatan dan pihak petugas Irigasi namun sampai hari ini tidak ada Respon sama sekali.

Menurut Topli, yang lebih disayangkan lagi saluran tersebut tidak jauh dari rumah masyarakat. Saat ini keadaan Saluran Primer yang sudah tertutup dengan tumpukan sampah bercampur air itu apabila dimusim hujan sampah yang sudah busuk tersebut membanjiri pemukiman warga , kalau ini dibiarkan dikatakan kepala desa akan berdampak menimbulkan penyakit.

Topli berharap, Pemerintah Daerah dapat segera memungsikan lagi Saluran Primer tersebut sehingga dapat mengairi lahan sawah yang berada disekitar wilayah desanya.

“Kalau memang tidak akan diperbaiki atau digunakan lagi Kades meminta agar pemerintah memberikan izin kepada masyarakat agar siring tersebut diperbolehkan ditutup warga dengan demikian bau tak sedap yang ditimbulkan siring itu tidak lagi menyebar keseluruh pemukiman warga” Ujar Topli.

Menurut masyarakat, apabila siring ini ditutup oleh masyarakat mereka tidak berani apabila belum mendapatkan izin dari pemerintah karena apabila memang tidak diperbaiki siring tersebut hanya menimbulkan penyakit saja demikian masyarakat.(Jan)

Tim dari Pusterad Kunjungi Kegiatan TMMD ke 101



KAUR, SH - Selasa (24/04/18)  pukul 08.00 s/d 13.00 WIB dilokasi TMMD di Desa Cukunau Kecamatan Kaur utara Kabupaten Kaur telah di laksanakan pemeriksaan hasil kegiatan TMMD yang ke 101 oleh tim dari pusterad yang di pimpin oleh Letkol Inf Aswin kartawijaya.

Tim tersebut tiba di Desa Cukonau Kecamatan Kaur utara pukul 08.00 wib dan langsung menuju lokasi TMMD. Ikut dalam rombongan tersebut, Letkol Inf Aswin kartawijaya, Dandim 0408/BS Letkol Inf Riky B M Simarmata, Pasiter Kodim O408/BS Kapten Inf Zainudin, Pasiop Kodim 0408/BS Kapten Inf Asimin, dan Danramil 02/Kaur utara Kapten Inf Damyanti.

Selama dalam kegiatan berjalan dengan lancar dan aman, Letkol Inf Aswin kartawijaya mengatakan, kedepannya hasil pekerjaan ini dapat menimbulkan manfaat yang sangat berarti bagi seluruh masyarakat. Sementara, masyarakat  mengaku sangat bangga dan banyak mengucapkan trimakasih atas kegiatan ini karena sangat membantu mereka menuju lahan lahan pertanian mereka dan kedepannya nanti masyarakat tidak lagi mengalami kewalahan dalam mengeluarkan hasil pertanian mereka karena akses jalannya sudah lancar tutur masyarakat. (Jan)

Kapal Trawl Masih Bebas Berkeliaran di Laut Bengkulu


Barang bukti yang diamankan  sabtu,(21/04/18)
BENGKULU, SH - Nelayan tradisional dari pantai Malabro kembali menangkap basah aktifitas nelayan trawl yang beroperasi di sekitar kawasan pantai Lais, pada hari Sabtu pagi (21/04/18).
“Tadi pagi kami melakukan pengejaran terhadap dua kapal nelayan trawl yang sedang operasi (menjaring dengan trawl) di tepi Lais. Kejadian sekitar jam 10 pagi tadi,” ungkap Ujang Joker, salah seorang tokoh nelayan tradisional di kawasan Malabro tersbut.
Alhasil, pengejaran tersebut membuahkan hasil berupa barang bukti alat tangkap trawl dengan panjang sekitar 100 meter. 
“Panjang trawl kurang lebih 100 meter. Pada saat kami kejar kapal itu, ABK kapal trawl tersebut langsung memutuskan tali trawl dari kapalnya. Itulah yang kami amankan dan bawa pulang kesini,”lanjut Ujang Joker.
Ujang menuturkan ada dua unit kapal trawl yang sedang beraktifitas, kemudian dikejar oleh tiga unit kapal nelayan tradisional Malabro. Diduga nelayan trawl tersebut berasal dari kelompok nelayan Pulau Baai. 
“Kalau dilihat dari kapalnya, itu tadi nelayan trawl dari Pulau Baai, Bina Bersatu. Kalau nomor lambung kapal tidak kelihatan,”tuturnya.
Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kapolsek Teluk Segara, Kompol Jauhari, mengatakan pihaknya belum dapat membawa barang bukti trawl tersebut dikarenakan harus menanyakan terlebih dahulu kepada atasannya di tingkat Polres dan Polda Bengkulu.
“Untuk sementara jaring ini biar diamankan dulu di sini. Itu saja, sementara ini yang dapat kita lakukan. Kita akan koordinasi dulu ke pihak Polres. Apakah nanti akan dibawa ke Polres, apakah ke Polda, ataukah nanti ke Polairud. Yang jelas dalam tahun ini saja sudah dua kali (penangkapan trawl oleh nelayan tradisional)”, kata Kapolsek Teluk Segara, Kompol Jauhari ditemui saat sedang memeriksa barang bukti trawl di Panti Malabro. (pau)

Kapolres Bengkulu : Masih Ada Rp 100 Juta Uang Palsu Beredar Di Bengkulu !!


BENGKULU, SH - Polsek Gading Cempaka berhasil meraih prestasi gemilang. Pasalnya, anggota Polsek Gading Cempaka di bawah pimpinan Kompol Rudi Marwa berhasil mengamankan enam tersangka Pengedar Uang Palsu (Upal) di Jalan Bakti Husada (bengkel alat berat), Sabtu (21/04/18).
Dijelaskan Kapolres Bengkulu AKBP Prianggodo Heru saat konferensi press, Senin (23/04/18), di Markas Polres Bengkulu, keenam tersangka tersebut yakni MM,MP, NP, WN, AH, AW.
Penangkapan tersangka bermula atas informasi yang diberikan masyarakat melihat dua orang pria dan wanita yang gerak-geriknya mencurigakan di sebuah bengkel alat berat.
Atas laporan tersebut anggota Polsek Gading Cempaka meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan laporan tersebut. Setelah di TKP polisi langsung melakukan pemeriksaan kepada 2 orang tersebut dan melihat kantong plastik di box depan sepeda motor pelaku.

Polisi lalu melakukan pemeriksaan dari isi kantong plastik tersebut dan di temukan sejumlah uang yang kemudian diperiksa dengan melihat di bawah lampu ternyata uang tersebut palsu yang jumlahnya Rp63 juta. Selanjutnya polisi mengamankan dua pelaku tersebut untuk pengembangan.
Setelah dilakukan pengembangan mereka sudah melakukan pencetakan uang palsu ini sebanyak tiga kali. Setelah Perkembangan berlanjut dan berhasil mengamankan pelaku lainya.
“Dari pelaku yang diamankan jumlah barang bukti uang palsu tersebut berjumlah Rp 73 juta namun pengakuan dari tersangka uang yang telah tercetak kurang lebih sekitar Rp 178 juta dan masih ada jumlah diluar yang kita cari kurang lebih Rp100 juta,” ungkap Kapolres.
Peredaran uang palsu tersebut, lanjut Kapolres, masih disekitaran Kota Bengkulu dan masih ada salah satu pelaku menjadi DPO. Sasaran yang mereka incar untuk mengedarkan upal adalah warung-warung atau toko-toko kecil yang tidak memiliki mesin pemeriksa uang.
“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk hati-hati dalam melakukan transaksi-transaksi keuangan karna masih ada Rp100 juta uang palsu di luaran sana,” pungkasnya.(pau)

Tolak Tambang BB Baru, WALHI Turun Ke Jalan


Aksi di Simpang 5 Ratu Samban Kota Bengkulu


BENGKULU, SH - Kondisi lingkungan hidup di Provinsi Bengkulu saat ini sangat memprihatinkan. Diantaranya terjadi pencemaran sungai Bengkulu secara terus menerus oleh limbah batu bara, pengurangan tutupan kawasan hutan, abrasi pantai, berkurangnya populasi satwa langka, dan lain-lain.

Hal ini disebabkan oleh kebijakan pemerintah yang kurang berpihak kepada lingkungan dengan membiarkan aksi pengerusakan lingkungan yang dilakukan oleh perusahaan tambang dan perkebunan. Ditambah dengan kurangnya rasa tanggung jawab korporasi terhadap kelestarian lingkungan hidup.
Menurut catatan WALHI Bengkulu, terdapat 12 perusahaan pertambangan yang melakukan operasi produksi di kawasan hutan dan 11 izin pertambangan dalam tahap eksplorasi. Aktivitas perusahaan tambang ini telah meyebabkan terjadinya kerusakan hutan. Disamping itu ada beberapa perusahaan terindikasi tidak memiliki izin pinjam pakai kawasan hutan yang dapat menyebabkan kerugian negara.
“Kami mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap perusahaan pertambangan dalam kawasan hutan dan bekerjasama dengan aparat penegak hukum untuk menindak perusahaan-perusahaan yang melanggar hukum dan tidak lagi merekomendasikan penerbitan izin usaha pertambangan dalam kawasan hutan,” ujar Teo Reffelsen, Manager Analisis Kebijakan Publik dan Hukum Lingkungan WALHI Bengkulu, pada aksi memperingati hari Bumi, Senin (23/04/18).
Selain itu terjadi pencemaran, pengerusakan dan berdampak pada kerusakan permanen sungai-sungai di Provinsi Bengkulu.
“Perlu pemulihan lingkungan hidup, pertama; sungai yang sudah tercemar akibat pertambangan batu bara adalah sungai air Bengkulu yang menjadi bahan baku utama air PDAM masyarakat Kota, pemerintah harus memberi tindakan tegas kepada pelaku pencemaran dengan menyeret para pengusaha tersebut ke meja hijau atau secara administrasi mencabut seluruh izin pertambangan di sepanjang sungai Bengkulu, kedua; ada dua sungai yang sudah rusak akibat pertambangan pasir batu, yakni; sungai air Padang Guci di Kaur dan sungai Air Petai di Bengkulu Utara, tidak hanya merusak sungai tapi juga merugikan ekonomi masyarakat sekitar sungai,” ujar Teo Reffelsen.
Selain itu, beberapa kebijakan pemerintah yang dapat menjadi ancaman bagi lingkungan dan masyarakat, diantaranya kebijakan pemberian izin pembangunan PLTU batu bara di Kelurahan Teluk Sepang Kota Bengkulu yang dapat menyebabkan terjadi pecemaran udara, laut dan darat, serta tidak ada perlindungan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil dari eksploitasi perusahaan tambang pasir besi.
Masifnya perusahaan pertambangan megeksploitasi SDA di Provinsi Bengkulu ini tidak lepas dari peran lembaga keuangan, yang mana sebagian modal untuk mengeruk sumber daya alam berasal dari pinjaman Bank-bank.
Di aksi hari bumi yang diperingati tanggal 22 april 2018 ini, WALHI Bengkulu mengingatkan lembaga keuangan juga berperan terhadap kerusakan lingkungan yang terjadi saat ini.
“Kami memita lembaga keuangan untuk tidak memberikan dan menghentikan pinjaman modal kepada perusahaan-perusahaan yang terbukti melakukan pelaggaran Hukum, HAM dan pengerusakan ligkungan “ Pungkasnya.(pau)

Porsmud-KBM Demo Kejari Kota Bengkulu


BENGKULU, SH - Poros Muda Kota Bengkulu Membangun (Porsmud-KBM) mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bengkulu pada Rabu (25/04/18). Kedatangan Porsmud -KBM tersebut ingin menyatakan dukungan dan apresiasi terhadap Kejaksaan Negeri Bengkulu yang telah  melakukan upaya penegakkan hukum secara profesional, bermatabat, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

“Namun, dukungan kami akan menjadi perlawanan apabila Kejaksaan Negeri Bengkulu bias dalam bertindak, gagap intervensi dan mempermainkan hukum ke arena kepentingan politik praktis. Penanganan perkara di Kejari harus menjadi pioner terhadap misi penegakkan hukum di Provinsi Bengkulu. Kejari Bengkulu harus menjadi barometer terhadap lembaga –lembaga penegakkan hukum lainnya. Kejaksaan Negeri Bengkulu  harus menjadi ikon lembaga hukum yang professional mengedapankan  azas keterbukaan, keadilan, dan tujuan pembangunan sebagai cita-cita,” ujar Korlap Aksi, Saipul.
Dihadapan Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu, lanjut Saipul, beberapa waktu lalu beberapa kelompok  masyarakat mencoba melakukan intervensi terhadap lembaga Kejaksaan Negeri Bengkulu. Mereka meminta Kejari Bengkulu untuk melakukan upaya hukum luar biasa terhadap kasus-kasus tertentu.
Namun, praktek intervensi terhadap penegakkan hukum adalah bentuk penghinaan terhadap hukum, feudal dalam bernegara, dan hampir dipastikan misi tersebut syarat akan kepentingan politik.“ Untuk itu, kami menghormati hak berdemokrasi masyarakat, tapi ketika hak demokrasi digunakan untuk membunuh system peradilan , maka hari ini menyatakan “ lawan”, tegas Saipul.
Dikatakan Saipul, dalam kesempatan ini PORSMUD –KBM menyampaikan tiga tuntutan. Pertama, meminta Kejaksaan Negeri Bengkulu untuk bekerja secara professional bebas dari penunggangan dari pihak manapun yang ingin melakukan itervensi terhadap proses penegakkan hukum perkara di lingkungan Kejari Bengkulu.
Kedua, meminta Kejari Bengkulu untuk bersama-sama menyukseskan pembangunan di Kota Bengkulu, demi terwujudnya kesejahtraan masyarakat sebagaimana cita-cita hukum yang menghendaki adanya keseimbangan dan kesejahtraan rakyat. Dan ketiga, menghimbau kepada Kejaksaan Negeri Bengkulu dan seluruh masyarakat Bengkulu untuk bersama-sama mensukseskan agenda pemilihan walikota dan wakil walikota Bengkulu 2018 demi keberlangsungan roda pembangunan di Kota Bengkulu ini.
Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Bengkulu, I Made Sudarman,SH sangat menghormati masukan yang disampaikan PORSMUD-KBM tersebut.  Menurut  Kajari, kasus-kasus yang ada saat ini penyelesaianya semua ada tingkatan, ada yang didahulukan dan ada yang masih pengumpulan barang bukti. “  Dalam penanganan kasus tidak untuk kepentingan kelompok , tapi seluruh masyarakat. Kami menjalan tugas sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku dan tidak berpihak kepada golongan tertentu,” tegas I Made.(pau)

Triwulan I, Realisasi Anggaran Pemkot Lebihi Target


BENGKULU, SH – Capaian realisasi anggaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu pada triwulan I 2018 sudah mencapai angka 11,77 persen. Artinya, realisasi anggaran ini sudah melebihi target 10 persen yang ditetapkan.

“Dari target 10 persen, saat ini realisasi anggaran sudah 11,77 persen,” demikian disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Asisten II Pemkot Bengkulu, Matriani Amran, dalam Rapat Evaluasi Capaian Realisasi Anggaran Pemerintah Kota Bengkulu, di Kantor Walikota Bengkulu, Senin (23/4/18).

Namun demikian, ia minta agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang ada di lingkungan Pemkot Bengkulu tidak berpuas diri dengan capaian tersebut. Ia justru minta agar kinerja OPD terus digenjot karena target realisasi anggran triwulan kedua sebesar 50 persen.

“Karena pada triwulan II nanti sudah melebihi 50 persen,” jelasnya. Dengan capaian target ini, ia harap pada triwulan keempat nanti hanya kegiatan yang ringan saja.

“Pada triwulan empat kita tidak dibebani pekerjaan yang diberatkan,” sampainya.

Dalam kesempatan itu, ia juga mencatat masih ada OPD yang belum mencapai target realisasi. Dari 41 OPD, Kabag dan 9 Kecamatan, ada 2 OPD yang masih merah capaiannya.

Kedua OPD tersebut adalah Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bengkulu dan Bagian PerekonomianPemkot Bengkulu. Kedua OPD ini sedikit terlambat lantaran masih menunggu proses lelang. Dia pun minta agar kedua OPD ini bisa mengejar target pada triwulan kedua ini.

“Kedua OPD ini kalau bisa berlari untuk mengejar ketinggalan. Kalau belum lelang, segera melaksanakan untuk lelang, jangan menunggu waktu lagi. Tolong secepatnya realisasi,” pungkasnya.(vvy)

PJ Walikota Minta Sekolah Tidak Tahan Ijazah


(Pj) Walikota Bengkulu,Budiman Ismaun melakukan Inspeksi Mendadak ke SMPN I Kota Bengkulu guna memantau langsung pelaksanaan hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer hari pertama di tingkat SMP.(Doc:net)

BENGKULU, SH – Sesuai jadwal, Penjabat (Pj) Walikota Bengkulu,Budiman Ismaun, Senin (23/04/18) menggelar Inspeksi Mendadak (Sidak) ke SMPN I Kota Bengkulu guna memantau langsung pelaksanaan hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) hari pertama di tingkat SMP.

Kendati tak ditemukan kendala yang berarti, namun Budiman tetap mengingatkan kepada seluruh SMP sederajat agar tidak melakukan penahanan ijazah murid dengan dalih biaya sekolah.

“Saya instruksikan kepada sekolah sekolah agar tidak ada lagi sekolah yang menahan ijazah murid yang lulus nantinya hanya karena alasan belum bayar biaya sekolah. Sebab, melalui dana operasional sekolah (BOS) telah mampu mencukupi kebutuhan biaya dari 25 persen siswa tidak mampu di setiap sekolah,” tegas Budiman disela-sela sidak.

Sementara itu, terkait pelaksanaan UNBK, Budiman merasa bersyukur lantaran pelaksanaan UNBK berjalan lancar dan tenang.

“Untuk saat ini situasi lancar. Siswa menjalani ujian dengan tenang. Khusus di SMPN 1 Kota Bengkulu ini, UNBK berjalan tanpa kendala dan sesuai jadwal,” ujar Budiman.

Sementara itu, pelaksanaan UNBK hari kedua diprediksi juga akan berjalan lancar mengingat sejumlah fasilitas dan Sumber Daya Manusia (SDM). Terlebih lagi, fasilitas jaringan juga berjalan lancar. Untuk diketahui, pelaksanaan Sidak dilakukan didampingi oleh Kadis Pendidikan Kota Bengkulu, Kadis Kominfo Kota Bengkulu serta Kepala sekolah SMPN 1 Kota Bengkulu. (vvy)

Unihaz Bengkulu Siapkan Rp 2 Miliar Untuk Mahasiswa Berprestasi


Rektor Unihaz Bengkulu Dr Ir Yulfiperius MSi saat menyampaikan sambutan.

BENGKULU, SH – Yayasan Semarak melaksanakan kegiatan perpisahan siswa-siswi kelas XII dan penandatangan naskah kerjasama serentak untuk empat sekolah di bawah yayasan di aula lantai 3 Gedung Rektorat Universitas Prof Dr Hazairin SH (Unihaz) Bengkulu, Kamis (19/04/18).

Tidak tanggung-tanggung, kegiatan ini langsung melibatkan empat jenjang pendidikan yang berada di bawah naungan yayasan yakni SMKS 1 Pembangunan Kota Bengkulu, SMKS 2 Semarak Kota Bengkulu, Madrasah Aliyah Pancasila (MA), dan SMA Pesantren Pancasila.

Rektor Unihaz Bengkulu Dr Ir Yulfiperius MSi dalam sambutannya menyampaikan bagi siswa lulusan sekolah dibawah yayasan semarak akan mendapatkan kesempatan meraih beasiswa jika kuliah di Unihaz.

“Unihaz sebagai perguruan tinggi pertama di bawah Yayasan Semarak menggratiskan biaya masuk untuk seluruh lulusan Yayasan Semarak dan juga dibebaskan dari biaya kuliah selama satu semester,” ungkap Yulfiperius.

Rektor Unihaz juga menyampaikan jika menunjukan prestasi ketika kuliah, maka beasiswa akan terus dilanjutkan dan sebagai bentuk komitmen ini Unihaz Bengkulu melakukan penandatanganan kerjasama dengan sekolah di bawah naungan yayasan.

“Saat ini Unihaz Bengkulu menyediakan beasiswa sebesar Rp 2 miliar untuk mahasiswa berprestasi dan mahasiswa kurang mampu,” ujar Yulfiperius.

Dilain pihak, Ketua Yayasan Semarak, Dr Yanto Supriadi SH MHum menyambut baik program beasiswa ini, beliau juga mengatakan program tersebut sesuai dengan visi yayasan semarak yang memberikan pendidikan berkelanjutan.

Pantauan media, ratusan murid beserta para orang tua terlihat antusias mengikuti kegiatan perpisahan tersebut dan di penghujung acara ditampikan berbagai kreativitas dari unihaz maupun sekolah dan turut hadir Badan Pembina dan Pengawas Yayasan Semarak, Wakil Rektor, Dekan serta Kepala SMA, SMK dan MA Yayasan Semarak. (vvy)

KNPI Berangkatkan 40 Orang Umroh Gratis



BENGKULU, SH - Hari ini Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Provinsi Bengkulu dibawah Pimpinan Febri Yundiman memberangkatkan 40 Orang untuk umroh gratis, pemberangakatan ini sesuai dengan program yang digagasnya yaitu "Umroh Gratis Bersama KNPI".

Tepat pukul 09:20 WIB Selasa Pagi (24/03), Febri Yundiman beserta rombongan bertolak dari Bandara Fatmawati. Ada 40 orang yang diberangkatkan diantaranya berasal dari kalangan Muadzin, Marbot, Mualaf serta orang yang memiliki peran di Bengkulu.

Febri Yundiman menjelaskan ditahun depan pihaknya akan mengangkat Pemuda yang beperan aktif di Provinsi Bengkulu agar dapat diberangkatkan Umroh Gratis bersama KNPI nantinya.

"Ini umroh gratis untuk 40 orang Muadzin, Mualaf, Marbot serta orang yang banyak berbuat untuk Provinsi Bengkulu ini. Ditahun depan kita akan coba angkat umroh bersama pemuda yang mempunyai bakti atau peran untuk Bengkulu ini" Ungkapnya.

Beliau juga menambahkan Dana untuk pemberangkatan umroh gratis ini berasal dari kerja sama dengan perusahaan pribadinya sendiri guna menunjukan bakti KNPI kepada Provinsi Bengkulu.

"Bekerja sama dengan perusahaan pribadi saya sendiri, saya menghimbau untuk pemuda Bengkulu agar meningkatkan perannya di Provinsi Bengkulu karena itulah kriteria kita untuk memilih yang berangkat tahun depan" Tambahnya.

Sekretaris KNPI Provinsi Bengkulu dibawah Pimpinan Febri Yundiman yaitu Carminanda menambahkan ditahun depan yang akan diberangkatkan umroh adalah pemuda yang berperan untuk Bengkulu, Pemuda yang dimaksud adalah yang Pemuda yang berasal dari OKP, Mahasiswa berprestasi dan Marbot Masjid yang masih Muda.

Dalam Penuturan salah satu masyarakat yang berangkat Umroh gratis bareng KNPI, Beliau menjelaskan dirinya sangat senang dan terharu bisa terwujudnya impiannya yang selama ini Beliau dambakan dan Berterima kasih.

"Saya sangat senang ya, ini impian yang sangat saya impikan seumur hidup saya. Saya mengharapkan KNPI dari Bang Febri ini tetap jaya dan terus berkontribusi dalam pembangunan dan berperan aktif di Bengkulu" ujar Yan Auswari. (Zul)

Gertak KB, Upaya Sejahterakan Bengkulu


BENGKULU, SH - Ribuan masyarakat  se-Provinsi Bengkulu antusias mengikuti Gerakan Serentak (Gertak) Pelayanan Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (KB MKJP) 2018, yang diberikan secara Gratis di 178  Puskesmas yang tersebar di 10 kabupaten/kota  se-Provinsi Bengkulu, yang dilaksanakan Selasa pagi (24/4/18).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI) bekerja sama dengan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) Provinsi Bengkulu, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Daerah Se-Provinsi Bengkulu, dalam rangka Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan Indonesia (IBI) yang ke 67 dengan mengangkat tema "Bidan Garda Terdepan Mengawal Kesehatan Maternal Neonatal Melalui GERMAS dan Pelayanan Berkualitas".

Berdasarkan Rekapitulasi capaian Gertak Pelayanan KB MKJP 2018 se-Provinsi Bengkulu tersebut, tercatat sebanyak 5.166 masyarakat yang telah  mengikuti pelayanan KB gratis, baik itu pemasangan Intra Uterine Device (IUD) maupun Implan. Dimana Kabupaten Bengkulu Selatan sebanyak 408 orang, Rejang Lebong (708), Bengkulu Utara  (884), Kota Bengkulu (333), Mukomuko (321), Seluma (558), Kaur (517), Lebong (353), Kepahiang (558) dan Bengkulu Tengah (455)

Kegiatan Gertak Pelayanan KB ini memasuki pada tahun ke-2, dimana pada tahun lalu Bengkulu menjadi pelopor untuk Gertak KB Nasional. Tahun ini, Pembukaan  kegiatan Gertak Se- Provinsi Bengkulu di pusatkan di Kabupaten Kepahiang, dan dibuka langsung Oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang.

Kegiatan Gertak KB ini bertujuan untuk meningkatkan akses dan pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi (KR) serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan sektor dalam rangka mewujudkan keluarga berkualitas.

Busmar Edisyaf menambahkan, Gertak KB 2018 ini masih menjadi salah satu program unggulan BKKBN yang bertujuan untuk  mensukseskan program pembangunan Nasional, sesuai dengan Program Nawacita Presiden RI yakni Program Nawacita yang ke-3 yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa, Program Nawacita yang ke-5 yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia, serta Program Nawacita yang ke-8 yaitu  revolusi karakter bangsa.

Ditempat terpisah Azizah, Pengurus IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Kabupaten Rejang Lebong mengatakan, "Kegiatan ini merupakan momentum yang  tepat dalam upaya meningkatkan keikutsertaan masyarakat dalam ber KB,  selain itu juga sebagai upaya dalam meningkatkan kerjasama yang selama ini telah terjalin bersama Perwakilan BKKKBN Provinsi  Bengkulu dan Pemerintah Daerah Kabupaten Rejang Lebong di bawah Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian  Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Rejang Lebong. IBI berharap dapat terus bersinegri dengan program- program BKKBN, khususnya dalam meningkatkan Kesehatan dan kualitas Keluarga".(frj)

Warga Miskin Bengkulu Disubsidi Melalui APBD


Plt Gubernur dan Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI serta Kepala Dinsos Provinsi Bengkulu menerima cendera mata

BENGKULU, SH – Guna menekan angka kemiskinan yang masih tinggi di Provinsi Bengkulu ini, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah akan merancang program bersama dengan Bupati dan Walikota. Program tersebut berupa subsidi dana yang dialokasikan melalui APBD provinsi, kabupaten dan kota.
Dimana, menurutnya, angka kemiskinan yang ada saat ini diukur berdasarkan belanja perkapita perbulan masyarakat yang harus diatas Rp. 300 ribu. Artinya jika masih ada masyarakat yang berpenghasilan perkapitanya kurang dari Rp. 300 ribu, maka harus dibantu oleh pemeritah.
 “Dan jika belanja perkapita masyarakat perbulan dibawah angka Rp 300 ribu,  maka saya akan merancang agar kekurangan tersebut dapat disubsidi melalui alokasi APBD provinsi bersama kabupetan/kota,” tutur Rohidin Mersyah, selepas acara  kegiatan Pelaksanaan Bimbingan Pemantapan Pendamping Bantuan Sosial Pangan, di salah satu Hotel Kota Bengkulu, Jumat pagi (9/3/18).
Oleh sebab itu, dirinya akan bekerjasama dengan bupati dan walikota untuk merancang regulasinya dan akan merumuskan Peraturan Gubernur (Pergub).
Rencana tersebut, kata Rohidin lagi, akan disepakati dengan kemampuan keuangan daerah, berapa APBD yang teralokasi untuk hal itu dan berapa target penurunan angka kemiskinan yang disepakati.
Dengan begitu dirinya optimis dapat mengobati penyakit kemiskinan yang melanda Provinsi Bengkulu dengan senjata ampuh yang akan dirancang tersebut.
“Jadi ini suatu program yang kita rancang untuk dapat langsung ‘menembak’ penyakitnya,” tambahnya.
Lebih jauh dijelaskannya, dalam prakteknya nanti, seluruh program yang diberikan oleh pemerintah bagi warga miskin seperti Rastra, KIP maupun KIS, jika ditotalkan masih didapati kekurangan dari angka belanja perkapita perbulan sebesar Rp. 300 ribu tersebut, maka sisanya akan disubsidi melalui APBD daerah.
 “Nanti yang menentukan target penurunan bukan saya, tapi yang menentukan kemauan dari kabupaten/kota. Jika kabupaten kota dapat berhasil menurunkan angka kemiskinan daerahnya, pasti akumulasi Bengkulu menjadi turun. Baru nanti share, misalnya, apa 30 persen provinsi dan 70 persen kabuapten/kota. Dan ini baru kita rancang,” kata Rohidin lagi.
Untuk itu dirinya dalam waktu dekat akan segera melakukan pembahasan bersama Bapeda, Biro Ekonomi serta Dinas Sosial Provinsi, Kabupaten dan kota guna merancang strategi tersebut.
“Sehingga dana tersebut dapat langsung dirasakan oleh masyarakat miskin dalam memenuhi kebutuhan pokoknya berupa kebutuhan pangan, kesehatan dan pendidikan,” pungkasnya.
“Saya pikir ini langsung efektif dirasakan oleh masyarakat miskin,” tambahnya.
Disisi lainya, Dirjen Penanganan Fakir Miskin Kemensos RI Andi ZA Dulung  sangat mendukung dan mengapresiasi ide Plt Gubernur tersebut dalam rangka menurunkan angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu ini, melalui bantuan alokasi APBD daerah.
“Kalau ide gubernur itu bagus, kalau memang ingin menambah bantuan tersebut melalui APBD daerah dalam rangka mempercepat kemiskinan itu hilang, itu luar biasa,” kata Andi ZA Dulung.
Namun yang terpenting, menurutnya, adanya validasi data warga miskin yang akurat dan tercatat, sehingga penyaluran bantuan kepada masyarakat miskin dapat tepat sasaran.
“Kalau data bagus dan tepat sasaran, sayaa yakin angka kemiskinan tersebut dapat cepat menurun. Tolong betul TKSK mendata secara valid masyarakat calon penerima program pemerintah seperti Rastra dan PKH, agar data tersebut valid dan ada,” tutupnya.(frj)

Dorong Percepatan Ekspor Perikanan, BKIPM Sosialisasi Dengan Pemda


Kepala BKIPM Bengkulu Ardinan Pribadi bersama Kepala Bea Cukai dan pabean Bengkulu dan Pejabat Pemprov saat mengelar Sosialisasi
BENGKULU, SH – Upaya guna meningkatkan ekspor produk perikanan dari Provinsi Bengkulu, terus dilakukan. Terakhir seperti yang dilakukan oleh Badan Karantina Ikan dan Penjamin Mutu (BKIPM) Provinsi Bengkulu, yang mengadakan Sosialisasi Persyaratan Ekspor dalam Rangka Percepatan Ekspor Produk Perikanan dari Provinsi Bengkulu.
Kegiatan inipun diadakan dalam rangka menyemarakkan Bulan Bakti Karantina Ikan dan Mutu tahun 2018. Banyak pembicara dan undangan yang menhadiri sosialisasi ini, mulai dari Kepala Beacukai Bengkulu, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu, Disperindag, Perwakilan IPC, Para GM Air Line yang ada di Bengkulu, serta Produsen atau calon eksportir sendiri seperti UD. Hendra dan UD. Annisa 88.
Dijelaskan Ardinan Pribadi, Kepala BKIPM Bengkulu, tujuan diadakannya kegiatan ini untuk memberikan wawasan kepala seluruh calon eksportir perikanan, terkait persyaratan-persyaratan yang harus dipenuhi untuk melakukan eksportasi produk perikaanan.
BKIPM pun mempertemukan kedua pihak, agar ada solusi untuk kemajuan Komoditi Perikanan di Bengkulu.
“Makanya kami kumpulkan seluruh instansi terkait yang membidangi perijinan ekspor ini, dan mempertemukan mereka dengan calon eksportir perikanan” kata Ardinan.
Tak hanya perizinan, kegiatan inipun dilakukan oleh BKIPM Bengkulu untuk mempertemukan Pembeli dan Penjual.
“Kita juga senang sekali, dalam kegiatan ini turut hadir buyer/pembeli perwakilan dari Singapura. Mudah-mudahan hal ini memberikan nilai positif pagi calon eksportir Bengkulu” jelas Ardinan.
2 Perusahaan Siap Ekspor Perdana
Sampai saat ini, ekspor produk perikanan Bengkulu belum secara langsung melalui Bengkulu. Banyak produk Bengkulu yang singgah di Lampung, Jakarta, hingga ke Batam sebelum akhirnya di Ekspor. Namun, dalam waktu dekat, 2 perusahaan di Bengkulu diketahui telah cukup syarat untuk melakukan ekspor perdananya, yaitu UD Hendra dan UD Annisa 88.(frj)

Aksi Peduli Pantai dan Penyu Laut Warnai Dies Natalis UNIB ke-36


Gubernur Pak H. Rohidin Mersyah, M.MA bersama Civitas Akademika UNIB secara bersama-sama melepas Tukik

BENGKULU, SH - Pada Dies Natalis Unib ke 36 tahun ini, banyak kegiatan-kegiatan positif yang dilakukan. Salah satunya adalah mengajak para pelajar dan mahasiswa bersama-sama dengan pemerintah untuk peduli pada kelestarian pantai dan keberadaan penyu di laut. Maka dari itu, Sabtu, 21 April 2018 bertempat di Pantai Kualo Pasar Bengkulu mulai tampak ramai sejak pukul 06.00 WIB.
Kegiatan yang bertemakan "Bersih Pantai, Penghijauan dan Pelepasan Tukik Penyu" ini diikuti oleh pelajar mulai dari tingkat SD hinga SMA, civitas akademika seperti mahasiswa  dan bapak rektor Unib Dr. Ridwan Nurazi, M.Sc, pejabat Dinas dan Kelautan Provinsi Bengkulu dan Plt. Gubernur H. Rohidin Mersyah, M.MA serta masyarakat yang peduli akan lingkungan.

Pelaksanaan kegiatan ini resmi dibuka oleh Plt. Gubernur Pak H. Rohidin Mersyah, M.MA melalui kata sambutannya. Setelah pembukaan, para peserta yang terdiri dari beberapa kelompok mendapat kantong sampah berwarna hitam dan bening dari panitia. Panitia kebanyakan adalah mahasiswa Unib dari prodi Ilmu Kelautan dan Managemen. Kantong sampah hitam untuk sampah non-organik dan yang bening untuk sampah organik. Bagi  yang bisa mengumpulkan sampah paling banyak akan mendapatkan doorprize dari panitia.

Pada saat kegiatan pemungutan sampah, juga dilaksanakan pelepasan tukik (anak penyu) ke pantai. Para peserta sangat antusias dengan kegiatan pelepasan ini. Mereka beramai-ramai ingin memegang tukik dan mengantarkannya ke garis pantai. Sebagian anak penyu ada yang sudah bisa berjalan menuju laut, tapi sebagiannya  tidak  bergerak sama sekali karena masih terlalu lemah, jadi di ambil kembali dan dikumpulkan di ember berisi air untuk kemudian dilepas lagi. 
Fasilitas yang didapatkan peserta antara lain adalah snack dan pembuatan buku tabungan gratis. Selain itu juga ada Photobooth bagi yang ingin berfoto untuk kenang-kenangan. Rangkaian akhir dari kegiatan Dies Natalis tanggal 21 April ini adalah penanaman bibit mangrove yang diharapkan dapat menjaga pantai dari abrasi dan sebagai pendukung ekosistem pantai.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat khususnya para generasi muda dapat belajar untuk lebih peduli pada lingkungan pantai. Terlebih lagi dengan potensi pantai yang dimiliki Provinsi Bengkulu, tentu masyarakat akan bangga jika Bengkulu memiliki pantai yang tidak hanya indah tapi juga bersih dari sampah dan ekosistemnya terjaga.(frj)