Minggu, 29 April 2018

Kapal Trawl Masih Bebas Berkeliaran di Laut Bengkulu


Barang bukti yang diamankan  sabtu,(21/04/18)
BENGKULU, SH - Nelayan tradisional dari pantai Malabro kembali menangkap basah aktifitas nelayan trawl yang beroperasi di sekitar kawasan pantai Lais, pada hari Sabtu pagi (21/04/18).
“Tadi pagi kami melakukan pengejaran terhadap dua kapal nelayan trawl yang sedang operasi (menjaring dengan trawl) di tepi Lais. Kejadian sekitar jam 10 pagi tadi,” ungkap Ujang Joker, salah seorang tokoh nelayan tradisional di kawasan Malabro tersbut.
Alhasil, pengejaran tersebut membuahkan hasil berupa barang bukti alat tangkap trawl dengan panjang sekitar 100 meter. 
“Panjang trawl kurang lebih 100 meter. Pada saat kami kejar kapal itu, ABK kapal trawl tersebut langsung memutuskan tali trawl dari kapalnya. Itulah yang kami amankan dan bawa pulang kesini,”lanjut Ujang Joker.
Ujang menuturkan ada dua unit kapal trawl yang sedang beraktifitas, kemudian dikejar oleh tiga unit kapal nelayan tradisional Malabro. Diduga nelayan trawl tersebut berasal dari kelompok nelayan Pulau Baai. 
“Kalau dilihat dari kapalnya, itu tadi nelayan trawl dari Pulau Baai, Bina Bersatu. Kalau nomor lambung kapal tidak kelihatan,”tuturnya.
Dikonfirmasi mengenai hal ini, Kapolsek Teluk Segara, Kompol Jauhari, mengatakan pihaknya belum dapat membawa barang bukti trawl tersebut dikarenakan harus menanyakan terlebih dahulu kepada atasannya di tingkat Polres dan Polda Bengkulu.
“Untuk sementara jaring ini biar diamankan dulu di sini. Itu saja, sementara ini yang dapat kita lakukan. Kita akan koordinasi dulu ke pihak Polres. Apakah nanti akan dibawa ke Polres, apakah ke Polda, ataukah nanti ke Polairud. Yang jelas dalam tahun ini saja sudah dua kali (penangkapan trawl oleh nelayan tradisional)”, kata Kapolsek Teluk Segara, Kompol Jauhari ditemui saat sedang memeriksa barang bukti trawl di Panti Malabro. (pau)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar