BENGKULU SELATAN, SH - Sosilisasi ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan rakyat
dalam menciptakan lingkungan yang bersih serta kemudahan dari progaram
Pamsimas. Kabid PPM Dinas Bapeda Litbang, Fikri Aljauhary, S.STP, Kewajiban
dalam penyelengara Progaram Pamsimas ini untuk memenuhi kebutuhan rakyat.
“Kita
akan sampaikan untuk masarakat desa agar berkontribusi untuk kegiatan ini,
memang tidak mudah namun kita harus berusaha meyakinkan mereka.”Ujarnya.
Fikri menambahkan, segala sesuatu
bisa kita lakukan dengan kemampuan namun harus ada keinginan yang tinggi,
contoh sangkar Burung saja masih banyak memesan dari luar daerah bila kita
pikir dengan logika dengan potensi alam kita dikelilingi hutan dan bahan yang
meluap itu bisa menciptakan karya seni dan kerajinan yang mampu memproduksi sendiri
tanpa memesan dari luar.
“Setiap desa harus tahu prosedur cara
melakukan administrasi dalam penuangan di Apbdes 10% ataupun yang lainnya harus
jelas dan hati hati, seperti untuk nama dalam penganggaran nanti jangan di buat
pamsimas atau sanimas tapi buat Air Bersih agar tidak salah dalam penganggaran
dalam apbdes, pelaksanaan pamsimas desa tersebut harus dikelola dengan benar ”
papar Fikri.
Sementara, Koordinator Pamsimas
Kabupaten Bengkulu Selatan Muhamad Satar menuturkan, di Bengkulu Selatan ada 39
desa yang belum mendapatkan program tersebut diseluruh kecamatan.
“Program Ini anggran yang disediakan dari APBD
dan APBN sebesar 70 % dan 10% dari Apbdes, serta 16% Inkend Gotong royong, dan
4% incash iuran lansung. Semoga Program tersebut dapat memberikan kemudahan
untuk masyarakat yang ada di Desa ” Punkasnya.(Jan)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar