Selasa, 27 Februari 2018

Habiskan Akhir Pekan di Pantai Berkas Bengkulu


Pantai Berkas Bengkulu

BENGKULU, SH - Bagi “Kids Zaman Now” selain pantai panjang Bengkulu, ada salah satu tempat menghabiskan waktu akhir pekan, yakni taman pantai Berkas Kota Bengkulu, taman ini merupakan salah satu alternatif menghabiskan waktu bersama keluarga, ditempat ini cukup menarik karena mempunyai banyak ruang untuk berfoto ria. Baik berfoto sendiri, keluarga maupun bersama teman-teman terkasih untuk selanjutnya di unggah di akun media sosial.
Tempat yang tak jauh dari Pantai Panjang ini, saat ini tengah “hits” dan menarik perhatian dengan berbagai wahana bermainnya, hingga tempat berkumpulnya para komunitas-komunitas kreatif di Bengkulu.
Jika Anda ingin berkunjung kesini, cukup dengan naik ojek, atau model transportasi online seperti grab. Jarak tempuhpun hanya berkisar 15 menit dari pusat Kota Bengkulu.
Ketika pertama kali tiba, perasaan tak sabar ingin berpetualang, akan muncul dan seakan ingin langsung mengangkat telepon genggam untuk berfoto. Di sebelah paling kiri, terdapat area bermain anak, seperti perosotan, dan ayunan.
Tempat ini cukup ramai dikunjungi, baik warga kota maupun wisatawan dari luar daerah, khususnya pada saat siang hingga menjelang sore hari, saat jam pulang kerja, akhir pekan, ataupun hari libur nasional. Namun perlu untuk tetap menjaga dan mengawasi anak-anak ketika bermain, jangan sampai kelalaian membuat anda pusing mencari sang buah hati. Karena tak jarang, banyak keluarga yang sepulang dari pesta pernikahan langsung meluncur ke Taman Pantai Berkas ini.
Saat sore menjelang, di lokasi ini anda akan di manjakan dengan indahnya Sunset  (jika cuaca tidak mendung & hujan). Bahkan saat ini, banyak foto-foto hasil jepretan Sunset yang mengisi wall FB anak muda Bengkulu.
Arena Bermain Skateboard

Di sisi lain, terdapat di tempat ini juga terdapat area bermain skateboard dan beberapa rintangan lainnya yang tak pernah sepi dari para pemain dan komunitas skateboard. Merekapun tampak semangat bermain, apalagi disaksikan ratusan penonton yang mengitari tempat skateboard ini. Saat sore menjelang malam, semakin banyak pemuda yang berlatih skateboard di sini. Anda punn bisa langsung main ataupun bergabung dengan komunitas setempat.
Puas dan berkeringat, Anda juga bisa mengunjung gerai makanan yang ada sudut Taman. Ada kuliner seperti mie, bakso, sate tusuk, dan sebagainya yang bisa disantap.

Area kuliner
Selain wahana permaina yang dikelilingi pemandangan dan pohon rindang, ditempat ini juga merupakan sentra kuliner yang baru diresmikan oleh Pemerintah Kota Bengkulu, yang hanya berjarak 100 meter dari lokasi. 
Bagi setiap pengunjung diharapkan dapat menjaga kebersihan, sebab destinasi pariwisata akan menjadi andalan dan buah bibuir pengunjung jika terkesan baik dan memuaskan.
Saat adzan memanggil pun, anda bisa meluangkan waktu untuk Sholat. Karena terdapat Masjid yang bersih untuk anda beribadah, yakni masjid tanpa tiang yang konon merupakan salah satu cerita legenda Tabot Bengkulu.
apakah anda tertarik berlibur ke taman pantai Berkas Kota Bengkulu, silakan datang bersama keluarga, teman atau orang terkasih lainnya? (Frj)

Tersangka Suap Polres Kaur Dilimpahkan Ke Kejaksaan Negeri Kaur



KAUR, SH - Polres Kaur telah usai mengadakan giat serah terima tiga tersangka kasus tindak lanjut hasil penyidikan Reskrim Polres Kaur yang berkaitan dengan idikasi kasus suap rehab sekolah yang bersumber dana APBN 2017, Kamis pagi (22/2/18)

Kepala Kejaksaan Negeri Kaur, Douglas Pamino Nainggolan, SH.,MH, melalui Kasi Pidana Khusus, Riky Musriza, SH membenarkan, telah usai di lakukan serah terima tersanga kasus  suap dengan barang bukti perkara suap dana bantuan rehabilitasi sekolah dasar   tahun ajaran 2017.

Tersangka yang diserahkan sebanyak 3 orang yaitu, A-M oknum kepala sekolah, J-U dan S-A oknum konsultan dan guru. Saat ini para tersangka langsung dilakukan penahanan oleh Penuntut Umum Kejari Kaur selama 2 hari di Rutan Malabero Bengkulu.

Douglas Pamino Nainggolan menambahkan, setelah dilakukan serah terima tim Penuntut Umum, pihaknya akan melakukan finalisasi penyusunan surat dakwaan serta melimpahkan perkara ke pengadilan tipikor Bengkulu pada awal bulan Maret 2018 mendatang. Pasal yang disangkakan kepada 3 tersangka ini, yakni pasal 5 ayat 1 atau Pasal 13 UU 31 1999 jo UU 20 2001 untuk A-M dan J-U tentang pemberantasan tipikor jo pasal 55 ayat 1 ke 1 jo pasal 53 KUHP. Sedangkan untuk tersangka S-P-W disangkan melanggar Pasal 5 ayat 2 atau Pasal 11 UU 31 1999 jo UU No 20 2001 tentang Pemberantasan Tipikor (Jan).



Dinkes Kabupaten BS Terima Penghargaan




Kepala dinas kesehatan Bengkulu Selatan Redwan Arif

BENGKULU SELATAN, SH - Kepala dinas kesehatan Bengkulu Selatan, Redwan Arif mengatakan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkulu Selatan mendapatkan penghargaan ke-Dua terbaik se-Provinsi Bengkulu dalam Program Gizi Masyarakat dalam peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) ke-58 Rabu pagi, (21/02/18).di lapangan Dinkes Propinsi Bengkulu yang diperingati setiap tahunnya.
Dinkes Bengkulu Selatan oleh Pemerintah Provinsi berhak mendapatkan penghargaan ini dinilai dari kinerja dan keunggulan dalam melaksanakan program dan poksi sebagai wujud pengemban dalam menerapkan kesehatan yang layak kepada masarakat, hal ini terbukti dari didapatinya penghargaan terbaik kedua sebagai daerah se-Propinsi Bengkulu pada peringatan Hari Gizi Nasional (HGN) .
”Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras kita bersama dalam membentuk karakter masyarakat sehat dalam ruang lingkup antar penjuru di Desa, kelurahan sampai sekecamatan yang ada di Bengkulu selatan,” ujar Redwan.
Redwan menambahkan, semua ini tidak lepas juga berkat pegawai ruang lingkup Dinkes BS yang pro aktif dalam menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik.
“Saya berharap penghargaan ini dapat menjadikan dunia kesehatan menjadi lebih baik dari yang terbaik ” pungkas Ridwan. (Jan)

2018, Pembangunan Trans Batu Ampar Dimula





Kadis Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Bengkulu Selatan, Edi Susanto

BENGKULU SELATAN, SH - Setelah sempat beberapa kali gagal, akhirnya tahun ini pembangunan Transmigrasi di Desa Batu Ampar Kecamatan Kedurang Kabupaten Kaur akan segera direalisasikan. Tak tanggung-tanggung, dana yang digelontorkan oleh pemerintah pusat ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Bengkulu Selatan sebesar kurang lebih senilai Rp. 5 Miliar.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Bengkulu Selatan, Edi Susanto menjelaskan, nantinya dana tersebut akan dibangunkan sebanyak 300 unit perumahan transmigrasi dengan cara bertahap. Tahap pertama di 2018 sendiri akan dibangunkan sebanyak 25 unit, 2019 kembali akan diusulkan lagi sebanyak 125 unit, hingga genap berjumlah 300 unit.

“Dana Rp. 5 Miliar tahun ini bersumber dari TP (Tugas Perbantuan) selin membangun perumahan trasmigrasi, dana ini nantinya akan juga digunakan untuk pembangunan rumah jalan, jembatan, fasilitas umum dan pembukaan lahan yang kesemuanya saat ini tengah proses lelang,” jelas Edi Susanto.

Edi Susanto menambahkan, Pemerintah Daerah saat ini telah menyiapkan lahan seluas 900 Hektar di Desa Batu Ampar yang mana pada tanggal 12 Februari lalu, tim Nakertrans bersama BPN sudah turun ke Lokasi.

Pembangunan perumahan dan sejumlah fasilitas umum ini nantinya bukan hanya untuk penduduk luar saja, namun juga untuk penduduk local, dengan perbandingan 50:50. Saat ini untuk pemndudu luar sebagian besar berasal dari Jawa Barat. Para penduduk pendatang ini nantinya, selain membuka daerah transmigrasi baru juga akan andil membangun daerah.

Untuk diketahui, saat ini Pemerintah Daerah terus melakukan pembangunan infrastruktur di kawasan transmigrasi yang sudah ada, seperti di Trans Tanjung Aur II di Kecamatan Pino Raya. Tahun ini direncanakan akses jalan menuju daerah tersebut akan ditingkatkan menjadi pengerasan. Trans Tanjung Aur II sendiri sudah memasuki tahun keenam namun belum diserahkan ke daerah. dikarenakan fasilitas belum siap.

Selain peningkatan jalan, tahun ini Dinas Trasmigrasi juga akan bekerjasama dengan Kantor Pertanahan untuk mensertifikatkan lahan warga transmigrasi melalui program PTSL yang selama ini lahan milik 200 KK di Tran Tanjung Aur II belum memiliki sertifikat lahan.

Tahun ini kantor pertanahan Kabupaten Bengkulu Selatan mengalokasikan 500 persil sertifikat lahan untuk warga Trans Tanjung Aur II. Jika sudah ada sertifikat nantinya, masyarakat diharapkan akan semakin mantap berusaha di lahan itu, lahan juga boleh digunakan sebagai agunan pinjaman bank untuk tambahan modal usah serta lain sebagainya, pungkas Edi Susanto. (Jan)

Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,3 Persen


Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu Endang Kurnia Saputra


BENGKULU, SH –  Kepala perwakilan Bank Indonesia Bengkulu Endang Kurnia Saputra  mengatakan,  Perekonomian Provinsi Bengkulu pada triwulan II tahun 2018 diperkirakan tumbuh pada kisaran 5.1 -5.3 persen dengan tren meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya.
Perkiraan membaiknya ekonomi Bengkulu tahun 2018 lanjut Endang, tak lain akibat didukung oleh kenaikan permintaan konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah dan kegiatan investasi.
”Potensi peningkatan konsumsi rumah tangga biasa terjadi pada periode Ramadhan. Selain didukung oleh peningkatan pendapatan masyarakat seiring perkiraan perbaikan harga dunia untuk CPO dan Karet, kebijakan kenaikan UMP tahun 2018, dan penerapan TPP PNS di beberapa Pemda,” ujar Endang.
Endang menambahkan, disisi sektoral, kinerja sektor utama diperkirakan membaik.Sektor pertanian diperkirakan mengalami perbaikan, didukung juga oleh proyeksi perbaikan permintaan global atas komoditas karet dan sawit serta pelemahan sementara produksi karet Thailand.
“Peningkatan juga akan terjadi pada sektor transportasi, selain dampak kenaikan permintaan pada ldul Fitri beberapa jalur penerbangan baru saat ini telah dalam proses realisasi seperti rute Bengkulu -Bandung dan Bengkulu -Lampung,” tambah Endang.
Untuk diketahui bersama, perekonomian Bengkulu secara keseluruhan tahun 2018 diperkirakan tumbuh Iebih baik dibandingkan 2017. Perekonomian tumbuh pada kisaran 5.2-5.4%, lebih tinggi dibandingkan pencapaian tahun 2017 sebesar 4.9%.(Frj)

Helmi Azehari, Pelukis Asal Bengkulu Go Internasional


Pelukis Terkenal Helmi Azhari

BENGKULU, SH – Melalui sambungan telepon seluler pada Kamis pagi, (22/2/18), pelukis terkenal Helmi Azhari yang sudah Go Internasional mengatakan, berita dipublikasikannya karya di berbagai media lokal di Bengkulu ini merupakan suatu penghargaan dan kebanggaan bagi kita (orang Bengkulu) dan tentunya juga bagi saya pribadi,” ungkap Helmy Azehari lewat  sambungan telepon  pada Kamis pagi, (22/2/18).
sebanyak 8 buah karya lukis yang semuanya berbahan cat minyak diatas canvas dengan ukuran rata-rata 150 CM x 200 CM, langsung diterbangkan ke negeri Kangguru  Australia untuk di pameran yang berlangngsung sejak  23 Januari 2018 hingga  berakhir 6 bulan kedepan.
Pelukis yang pernah menjabat sebagai kepala taman budaya Provinsi Bengkulu ini, kini menikmati masa pensiunnya di kota Bandar Lampung,  setelah  sebelumnya menyelasikan tugas sebagai kepala taman Budaya Provinsi Lampung.
Meskipun dalam usia yang tak lagi muda, Helmy Azehari justru terlihat sangat bertenaga dan garang dalam mengekpresikan karya karyanya, hal itu terlihat baik dalam hal memilih tema, pemilihan objek dan memilih teknik hyper realis modern yang terkenal rumit dan detil.

Sejumlah lukisan karya Helmi Azehari mendapat kehormatan untuk berpameran di sebuah gallery ternama di Australia. Seorang pemilik gallery ternama di Melbourne Australia, memberi kesempatan kepada Helmi Azehari untuk memamerkan karya lukisnya disana. Tawaran ini disampaikan oleh Simon Jordan (pemilik Canvas Art Gallery) kepada Helmi Azehari  setelah mendapat rekomendasi  dari Ted Barr sang kurator gallery yang sebelumnya telah melakukan pengamatan terhadap karya-karya Helmi Azehari.

Selain  pameran di canvas gallery Melbourne, lulusan ASRI Yogyakarta tahun 1975 ini juga sedang mempersiapkan pameran internasional berikutnya dalam waktu dekat. Yakni pameran di Barcelona Spanyol.
Dirinya mengaku, selama menjalani profesi sebagai pelukis professional, tak banyak pelukis  yang nekat mengambil aliran hyper realis, banyak hal tentunya yang menjadi pertimbangan. Namun tidak demikian bagi seorang  elmy Azehari.

Untuk seorang pelukis yang se-usia saya, tentunya sangat tidak mudah untuk melukis dengan gaya dan teknik yang ia ambil. Butuh ketelitian dan kecermatan yang ekstra agar bisa menyelesaikan sebuah karya,” pungkas Pria kelahiran 1958 yang akrab disapa dengan panggilan Pak Helmi ini. (Frj)
Berbagai lukisan indah Helmi Azehari bertemakan keindahan pantai Kota Bengkulu


 

Minggu, 25 Februari 2018

DOSEN DEHASEN DISINYALIR TELANTARKAN ANAK ISTRI



   BENGKULU SELATAN, SH – Dosen Dehasen berinisial S-O disinyalir telantarkan anak istri. Kejadian bermula sejak S-O mulai kuliah S2 pada pertengahan tahun 2015 lalu, sikapnya mulai berubah acuh hingga membeli perumnas yang berada di jalan Medan Baru Kelurahan Kandang Limun Kecamatan Muara Bangkahulu.

Pada minggu pagi (30/10/16) saat menghadiri pernikahan tetangga, trucap perbincangan di telepon selulur S-O "ayah,kalau mau diantar ke loket san nanti telpon atau sms bunda saja, Bunda sama adek Mahera duduk didepan dekat pengantin".

Tiba pukul 12.00 WIB tidak ada juga di rumah. Saat di telpon istri S-O mengatakan "ayah sudah diantar Bayu ke loket san dan motor dititipkan sama Bayu anaknya". Belakangan istri  percaya dengan apa yang dikatakan S-O, namun belakangan istri S-O curiga status Bayu di BBM nya mengatakan “disini dingin sekali”.  Ternyata sang anak berada di kota Argamakmur selama sepekan. Istripun  bertanya besar, jika suaminya diantar siapa ke loket.

Sebelumnya, istri S-O sering mendengar gosip miring mengenai suaminya yang membuat panas di telinga, tetapi tidak dihiraukan, karena selama ini dirinya percaya kepada suami. Akhirnya istrinya, memberanikan diri untuk melihat kebenarannya, dan betapa terkejutnya ketika ia melihat motor S-O berada di kosan seorang wanita yang tak lain rekan kerjanya sendiri, namun sangat disayangkan saat itu dirinya tidak mengambil fhotonya sebagai bukti.

Setelah S-O pulang dari Padang, istrinya mempertanyakan hal tersebut. Awalnya dia tidak mengakuinya, ujung-ujungnya S-O mengaku dan mengatakan yang mengantar dia ke loket saudara kembar wanita rekan kerjanya. Saat itu terjadi keributan dan kecurigaan semakin menjadi, sebab S-O sering mengigau memanggil nama wanita itu dalam mimpinya.

Setelah kejadian itu, istri S-O minta diantar pulang kerumah orang tuanya, namun S-O  mengiyakan istrinya pulang kerumah orang tua di jalan Gedang melintang No.41 RT 07 Kelurahan Pasar Bawah Kecamatan Pasar Manna Kabupaten Bengkulu Selatan pada 21/1/2017 lalu. Sejak istri S-O diantarkan pulang kerumah orang tuanya, S-O tidak pernah menafkahi diri dan anaknya. Hingga awal Juli 2017 lalu, istri S-O mendapati status wanita lain di media S-O untuk suaminya.

Tepat pada tanggal 16/9/2017 S-O melaksanakan Wisuda S2 Penjaskesrek di Padang dan istrinya melihat di akun Facebook wanita yang bernama Lilis tersebut memposthing fhoto mesranya bersama S-O, padahal saat itu, S-O masih bersatus suami orang. Hingga kini hubungan mereka sepertinya semakin erat dan mendengar kabar bahwa mereka akan menikah di awal bulan April 2018 mendatang.

Istri S-O menghubungi wanita yang bernama Lilis tersebut, tetapi wanita selingkuhan suaminya itu tidak menggubris perkataannya, bahkan dia mengatakan saya adalah mantan isterinya S-O. Pada tanggal 3/2/2018, istri S-O mencoba untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Ketahun yang mana wanita bernama Lilis tersebut tinggal lalu meminta bantuan oleh Kades D4 Heru Wahyono tempat tinggal Lilis melalui via telpon dan mereka merespon laporan bahkan Kades tersebut mengaku telah memanggil Lilis untuk dimintai keterangannya.

Pada tanggal 12/2/2018 akun facebook Zidan Rafael yang nama aslinya Yuyun mengatakan lewat inbok "kemaren malam suami mbak sama Lilis ditangkap ama warga disini loh mbak", Yuyun menambahkan  kemarin siang dikumpulin ama warga disini disuruh nikah siri, namun Lilisnya tidak mau katanya diminta nikah sah. Padahal awal bulan 4 mau menikah sama suaminya. Mendengar perkataan tersebut, istri sah S-O mencoba menghubungi pihak Polsek Ketahun dan menurut mereka tidak ada peristiwa tersebut, kemudian saya mencoba menghubungi kadesnya pada tanggal 13/2/18.

Kades Ketahun mengatakan, dirinya tidak pernah mendengar masalah kalau S-O dan Lilis ditangkap warga, bahkan baru  mendengar dari dirinya terang Kades saat dikonfirmasi lewat via telpon. Kemudian pukul 16.40 WIB Kades Ketahun Heru menelpon balik dan mengatakanjika kejadian tersebut memang benar adanya dan meminta dirinya dating ke Ketahun guna membahas masalah ini, apa kita cuci kampung atau gimana. ( JAN )


Nekad Pensiun Dini Dari PNS, Kasmi Harasti Merapat Ke Golkar


// Siap Bangun kabupaten kaur
   Kasmi Harasti tampak bersahaja dengan seragam Partai Golkar-nya
BENGKULU,SH – Demi bergabung bersama Partai Golkar, Kasmi Harasti yang berasal dari Kabupaten Kaur nekad penisun dini sebagai seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) beberapa tahun yang lalu. Padahal, ia saat itu  menjabat sebagai Kasubag Perencanaan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kab.Kaur.
Nah, pada tahun ini (2018 –red) Kasmi Harasti berharap ikut Pemilihan Legislatif (Pileg) untuk DPRD Kabupaten Kaur tahun depan dan bisa lolos. ”Saya berharap bias lolos dalam pemilihan yang akan dating,” ujarnya.
Lanjut Kasmi, sebelum ia memutuskan untuk bergabung di dunia politik, terakhir kali ia menjabat menjadi Kabid Plt Seketaris Dukcapil Kabupaten Kaur dan akhirnya mengundurkan diri dan ikut terjun ke dunia politik..
”Harapan saya nantinya saya bisa mensejahterakan masyarakat khususnya di Kabupaten Kaur dengan baik,” ujar Kasmi Harasti
Kasmi juga mengaku sangat yakin bisa mewujudkan keinginannya mencalonkan diri dalam Pileg DPRD yang akan datang.
"Waktu itu, saya harus berikhtiar menentukan pilihan. Akhirnya karena ingin mengabdi lebih kepada masyarakat, saya akhirnya pensiun dini dari PNS dan memilih bergabung dengan Partai Gorkar,” kata Kasmi saat diwawancarai awak media SH.
Selain itu, Kasmi juga bercerita, sebenarnya dirinya sudah tertarik ke dunia politik sejak tahun 2010, Hanya saja, waktu itu dirinya belum mau bergabung karena menunggu moment yang tepat bergabung bersama partai politik. Moment itu akhirnya datang pada 2018.
Bagi Kasmi Harasti partai dan masyarakat sama pentingnya. Pasalnya, dua komponen itulah yang menjadi kunci seorang politisi. Punya partai tapi tidak dipilih masyarakat tetap saja tidak bisa duduk. Begitu juga, terkenal pun di tengah masyarakat tapi tidak memiliki partai tentu juga tidak bisa masuk ke legislative.(pau)

Membidik Dugaan Pungli Kanwil Kemenag Provinsi Bengkulu


    Kemenag Provinsi Bengkulu H. Bustasar 
BENGKULU, SH - Kasus dugaan pungli yang melibatkan Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu H. Bustasar nampaknya masih jalan di tempat padahal diketahui kasus ini terungkap dari laporan Gerakan Peduli Rakyat (GEMPUR) yang melaporkan adanya dugaan pungutuan liar (Pungli) terjadi pada Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Bengkulu ke Polda Bengkulu pada 27 Desember 2017 lalu.
Koordinator Gerakan Peduli Rakyat (GEMPUR) Kasrul Pardede mengatakan, dugaan pungli yang dilakukan Bustasar terhadap 87 Sekolah Madrasah di Provinsi Bengkulu, dengan total uang yang dikumpulkan mencapai Rp. 117 juta, berawal dari Kemenag Provinsi Bengkulu mengutus peserta lomba qasidah (Lasqi) di Padang Sumatera Barat. Pada 10 November 2017 lalu, seluruh Kepala Madrasah menggelar rapat yang dipimpin oleh Kepala Kemenag Provinsi Bengkulu, H Bustasar. Saat itulah instruksi Pengumpulan Dana.
Sejauh ini, Polda Bengkulu telah melakukan pemanggilan langsung terhadap Bustasar pada Jumat 26 Januari 2017 terkait proses penyelidikan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 1 angka 5 UU No. 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
Abdul Qomar selaku kasubag hukum kanwil kemenag provinsi Bengkulu menyebutkan, tidak dipungkiri memang ada penarikan uang tersebut, tapi itu bukan Pungli melainkan bentuk pemberian sukarela sebagai wujud dukungan terhadap program kegiatan di lingkungan Kanwil Kemenag, dan itu juga sah-sah saja dan tidak ada paksaan.
Kita ketahui, pungli termasuk gratifikasi yang merupakan kegiatan melanggar hukum, dalam hal ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Tindak Pidana Korupsi. Sesuai UU tersebut, pidana bagi pegawai negeri atau penyelenggara negara yang melakukan gratifikasi adalah pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun, dan pidana denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar.
Sejauh ini, Polda Bengkulu belum melanjutkan kasus ini ketahap penyidikan atau mengeluarkan SP3 jangan dibiarkan mengantung berlarut-larut sehingga menjadi Polemik di Masyarakat.

 // Gempur : Bustasar Harus Mundur
   Suasana Demo Gempur di depan kantor Kemenag Provinsi Bengkulu

Sekitar 20 massa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Peduli Rakyat (Gempur) Bengkulu telah pernah menyampaikan aspirasi mereka di depan Kantor Kemenag Provinsi Bengkulu.
  
Ada 4 tuntutan mereka disampaikan di depan gerbang masuk Kemenag Provinsi Bengkulu, yakni:
1. Mendesak oknum Kepala Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu (Drs. H. Bustasar, MS, M.Pd) mundur dari jabatannya secara terhormat karena tidak memiliki pertanggungjawaban moral dan etika sebagai pejabat tinggi Institusi Agama yang telah mencoreng citra dan nama baik Pendidikan dan institusi Kementerian Agama Republik Indonesia
2. Mendesak Menteri Agama RI agar segera mengganti oknum Kepala Kakanwil Kementerian Agama Provinsi Bengkulu (Drs. H. Bustasar, MS, M.Pd) demi menjaga nama baik institusi Pendidikan dan Kementerian Agama Republik Indonesia
3. Mendesak Tim saber Pungli Polda Bengkulu untuk segera menuntaskan kasus dugaan tindak pidana pungutan liar di Kementerian Agama Provinsi Bengkulu
4. Meminta kepada seluruh stakeholder Provinsi Bengkulu untuk ikut menuntaskan kasus dugaan tindak pidana pungutan liar di Kementerian Agama Provinsi Bengkulu
Kasrul Ketua umum Gempur, mendesak pihak Polda Bengkulu untuk menyelesaikan kasus ini secepatnya, bahkan Kasrul menyatakan pihaknya memberikan tenggat waktu selama 2 bulan, terhitung laporan dugaan pungli dilaporkan, yakni hingga tanggal 26 Februari 2018 mendatang, jika tidak ada juga penyelesaian maka pihaknya akan membawa kasus ini ke Mabes Polri.
// Usai Diperiksa Polda, Bustasar Enggan Berkomentar
   Bustasar kelaur usai pemeriksaan di Gedung Rektorat Polda Bengkulu
Bustasar, Kepala Kemenag Provinsi Bengkulu telah usai diperiksa penyidik Polda Bengkulu, Jumat (26/1/18). Pemeriksaan dilakukan kurang lebih memakan waktu 2 jam yang dimulai pukul 10.30 Wib. 

Usai diperiksa penyidik Polda Bengkulu, Bustasar tidak mau banyak komentar kepada media. 

"Silahkan tanya langsung ke penyidik," kata Bustasar sambil berlalu meninggalkan Mapolda Bengkulu.

Tak hanya bustasar, Paimat Solihin selaku ketua panitia dalam kegiatan Qasidah, turut diperiksa oleh tim penyidik Polda Bengkulu. Pemeriksaan Paimat oleh tim penyidik dilakukan berbarengan dengan kepala kemenag Provinsi Bengkulu, Bustasar.
// Gempur Datangi Mabes Polri
luDewan pimpinan daerah gerakan muda peduli rakyat ( DPD Gempur) Provinsi Bengkulu, telah mendatangi Mabes Polri


Ketua DPD Gempur Provinsi Bengkulu, Kasrul Perdede mengatakan, pihaknya telah mendatangi Mabes Polri guna mendesak agar Mabes ikut mengawal proses pengusutan dugaan pungli tersebut. Kemudian meminta agar penyidik Direskrimum Polda Bengkulu melakukan penetapan tersangka.

"Kami ke Mabes Polri juga menyerahkan bukti-bukti terhadap dugaan pungli tersebut. Mulai dari bukti kuwitansi penarikan uang Rp 1-2 juta tersebut sampai dengan rekaman intruksi Kakanwil Kemenag Bengkulu, Bustasar, saat mengintruksikan menetapkan agar kepala Madrasah menyetorkan uang dalam rangka untuk kegiatan dana lomba di Padang. Tak hanya itu bukti bahwa Kepala Madrasah diminta membuat surat pernyataan untuk mengakui uang pungutan sudah dikembalikan tetapi kenyataanya uang itu tidak dikembalikan juga diserahkan," ujar Perdede Jumat (19/01/18).

Perdede menambahkan, pihaknya sangat menyayangkan tindakan penyidik Polda yang terkesan tidak serius mengusut dugaan Pungli. Padahal ini dilakukan intansi Kementerian agama yang selayaknya tidak harus dilakukan. Harusnya penyidik tinggal melakukan pemanggilan seluruh kepala Madrasah. Bukan memanggil beberapa orang yang diduga sudah dikondisikan untuk mengakui bahwa pemungutan itu bukan atas dasar paksaan.

"Harusnya sekecil apapun pungutan itu harus diusut. Apalagi untuk kasus ini sudah jelas diakui terkumpul Rp 117 juta. Kemudian para kepala Madrasah sendiri yang awalnya melaporkan pungli itu ke Polda. Namun tetap saja tidak ada keseriusan Polda mengusutnya. Ini ada apa. Untuk itu kami juga mendesak agar tim Saber Pungli dibubarkan, jika tidak menindaklanjuti kasus yang sudah jelas jelas adanya," bebernya.

Menurut Perdede, jika persoalan ini tidak diusut, maka ke depan akan terulang lagi. Ini juga mencoreng dunia pendidikan terutama di lingkungan Kementerian Agama. Bahkan pihaknya sudah menyampaikan langsung kasus ini ke Komisi VIII DPR RI. Tujuanya agar mendesak Menteri Agama mencopot Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu dari jabatannya. 
"Intinya kami minta penyidik Polda menerapkan keputusan Presiden bahwa pungli harus diberantas. Sebab kami sudah memiliki bukti dan bersedia mendatangkan saksi yang akan mengungkap kasus tersebut dalam membantu penyidik mengusut tuntas," tegasnya.

Dalam waktu dekat pihaknya akan kembali melakukan aksi turun ke jalan. Tuntutan tidak lain meminya polda segera menetapkan tersangka. Kemudian meminta DPRD Provinsi dan Gubernur Bengkulu mengeluarkan rekomendasi untuk mendesak Menteri Agama mencopot jabatan Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu.

"Sekarang kami sedang melakukan konsulidasi untuk melakukan aksi besar besaran ke DPRD Provinsi dan Kantor Gubernur. Pokoknya kami minta copot Kakanwil. Kemenag dari jabatanya dan penjarakan yang melakukan pungli, kami minta tim Saber Pungli menindak lanjuti permaslahan yang telah dilaporkan dan kami akan melihat perkembangannya dalam beberapa hari " pungkasnya. 

Adanya dugaan Pungli Yang dilakukan Kakanwil Kemenag Provinsi Bengkulu mengundang keprihatinan dari DPRD Provinsi Bengkulu

Anggota DPRD provinsi komisi IV, Muharamin, jika sekolah seharusnya tidak dibebani hal-hal yang bisa memicu terjadinya Pungli di tingkat sekolah itu sendiri.

"Terkiat adanya Informsi adanya iuran yang dilakukan Kanwil Agama itu tidak dibenarkan, karena akan memberatkan pihak sekolah sehingga akan memicu korupsi kecil-kecilan lainya ," ucap Muharamin.

Menurutnya tindakan meminta sumbangan ke sekolah akan memberatkan pihak Sekolah itu sendiri sementara Itu permendikbud yang ditetapkan dan diundangkan pada 30 Desember 2016 sangat clear. Bahwa pihak sekolah sama sekali tidak boleh melakukan pungutan, hal itu sebagaimana diatur dalam Pasal 10, Pasal 11 dan Pasal 12 ,

"Saat ini sekolah juga tidak bisa melakukan minta sumbangan ke sekolah sementara Itu sekolah sering kali mengeluhkan  belum cukupnya anggaran dana bos untuk mencukupi kebutuhan sekolah nya ," kata dia 

sebagai informasi, dugaan Pungli tersebut berawal pada hari Jumat 10 November pukul 17.15 WIB, di aula Hotel Santika Bengkulu bersamaan dengan acara rakor madrasah negeri (MIN,MTsN dan MAN) Se-Provinsi Bengkulu, yang langsung dipimpin oleh Kepala Kantor Kemenang Provinsi Bengkulu, Bustasar. Besaran pungutan yang dibebankan kepada Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri atau MIN sebesar Rp. 1 Juta, Kepala MTsN sebesar Rp. 1,5 juta dan Kepala MAN sebesar Rp .2 juta. Jika dihitung denga jumlah MIN sebanyak 41 madrasah, MTsN sebanyak 32 madrasah dan MAN sebanyak 14 madrasah maka total uang yang diminta dan diserahkan sebanyak Rp. 117 juta.(team)


‘Si Cantik Unji’ Yang Berkhasiat



    Unji

BENGKULU, SH - Banyak tumbuhan yang bisa dimanfaatkan bagi kesehatan tubuh. baik yang bisa dimakan maupun untuk obat tradisional, salah satunya Unji, yang identik dengan tumbuhan di taman nasional di Bengkulu Selatan ini.
Selain sebagai makanan untuk penghangat tubuh, belum banyak masyarakat yang mengetahui secara detil, apa saja manfaat tumbuhan unji. Selama ini sebagian besar masyarakat hanya mengenal Unji sebagai salah satu bahan sayuran yang dapat dimasak bersama campuran ikan dan santan.
Tumbuhan Kecombrang/Tepus/Kantan/Honje  atau yang memiliki nama latin Etlingera elatior merupakan tumbuhan rempah berupa bunga. Unji tumbuh sepanjang tahun, dengan bunga, buah dan bijinya kerap dimanfaatkan sebagai sayur.
Sayangnya, saat ini tumbuhan ini semakin sulit dijumpai, karena banyak diburu masyarakat, bahkan hingga merusak kawasan hutan lindung untuk memburu tumbuhan ini, baik untuk dikonsumsi secara pribadi maupun untuk di jual kepasar, karena banyak peminatnya. 
Untuk diketahui, Tumbuhan Unji masih tergolong tumbuhan jenis pisang-pisangan, bila batangnya menua, bentuk tanamannya mirip Jahe atau Lengkuas. Tinggi batang Unji bisa mencapai 5 meter. Batangnya semu bulat, membesar di bagian pangkal, tumbuh tegak dan banyak, saling berdekatan, membentuk rumpun dan keluar dari rimpang yang menjalar di tanah. Rimpangnya sendiri cukup tebal, berwarna krem sedikit pink saat masih muda. Daunnya jorong lonjong dengan pangkal sedikit membulat, dan jantungnya bertepi gelombang, serta ujungnya meruncing berselang-seling.
Tapi tahukah anda, di balik bunga Unji yang cantik itu menyimpan khasiat yang luar biasa. Selain, bisa dimasak atau digunakan sebagai obat-obatan, tumbuhan yang mengandung suatu senyawa ini juga bisa dikategorikan tanaman hias karena memiliki bunga yang cantik.
Dari berbagai referensi sumber di internet dan lapangan yang kami temukan, kandungan dalam tumbuhan Unji ini diantaranya, magnesium, kalsium, zat fosfor, zat besi, potassium, zinc, beragam vitamin dan mineral, serta kaya antioksidan. Selain itu, Unji juga mengandung protein, lemak, karbohidrat, serat, dan berbagai senyawa penting lainnya. (Frj)
Berikut khasiat dan manfaat Unji bagi kesehatan :
1.      Membersihkan Darah
2.      Mengatasi Bau Badan
3.      Mencarkan ASI
4.      Mengatasi Beragam Masalah Kulit
5.      Memperkuat Tulang dan Gigi
6.      Mencegah Dehidrasi
7.      Meningkatkan Fungsi Otak
8.      Mengobati Luka
9.      Cocok Sebagai Menu Diet
10.  Menetralkan Asam Lambung
11.  Mengandung Kalium Tinggi
12.  Mengandung Kadar Zat Besi yang Cukup Tinggi
13.  Meningkatkan Nafsu Makan
14.  Membantu Menghilangkan Bau Amis pada Makanan
15.  Sumber Serat
16.  Menjaga Kesehatan Jantung
17.  Meningkatkan Perkembangan Otot
18.  Menurunkan Risiko Terkena Kanker
19.  Mencegah dan Mengobati Anemia
20.  Meredakan Demam pada Anak-Anak.