Minggu, 29 April 2018

Kapolres Bengkulu : Masih Ada Rp 100 Juta Uang Palsu Beredar Di Bengkulu !!


BENGKULU, SH - Polsek Gading Cempaka berhasil meraih prestasi gemilang. Pasalnya, anggota Polsek Gading Cempaka di bawah pimpinan Kompol Rudi Marwa berhasil mengamankan enam tersangka Pengedar Uang Palsu (Upal) di Jalan Bakti Husada (bengkel alat berat), Sabtu (21/04/18).
Dijelaskan Kapolres Bengkulu AKBP Prianggodo Heru saat konferensi press, Senin (23/04/18), di Markas Polres Bengkulu, keenam tersangka tersebut yakni MM,MP, NP, WN, AH, AW.
Penangkapan tersangka bermula atas informasi yang diberikan masyarakat melihat dua orang pria dan wanita yang gerak-geriknya mencurigakan di sebuah bengkel alat berat.
Atas laporan tersebut anggota Polsek Gading Cempaka meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan laporan tersebut. Setelah di TKP polisi langsung melakukan pemeriksaan kepada 2 orang tersebut dan melihat kantong plastik di box depan sepeda motor pelaku.

Polisi lalu melakukan pemeriksaan dari isi kantong plastik tersebut dan di temukan sejumlah uang yang kemudian diperiksa dengan melihat di bawah lampu ternyata uang tersebut palsu yang jumlahnya Rp63 juta. Selanjutnya polisi mengamankan dua pelaku tersebut untuk pengembangan.
Setelah dilakukan pengembangan mereka sudah melakukan pencetakan uang palsu ini sebanyak tiga kali. Setelah Perkembangan berlanjut dan berhasil mengamankan pelaku lainya.
“Dari pelaku yang diamankan jumlah barang bukti uang palsu tersebut berjumlah Rp 73 juta namun pengakuan dari tersangka uang yang telah tercetak kurang lebih sekitar Rp 178 juta dan masih ada jumlah diluar yang kita cari kurang lebih Rp100 juta,” ungkap Kapolres.
Peredaran uang palsu tersebut, lanjut Kapolres, masih disekitaran Kota Bengkulu dan masih ada salah satu pelaku menjadi DPO. Sasaran yang mereka incar untuk mengedarkan upal adalah warung-warung atau toko-toko kecil yang tidak memiliki mesin pemeriksa uang.
“Saya menghimbau kepada masyarakat untuk hati-hati dalam melakukan transaksi-transaksi keuangan karna masih ada Rp100 juta uang palsu di luaran sana,” pungkasnya.(pau)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar