BENGKULU, SH - Ribuan masyarakat
se-Provinsi Bengkulu antusias mengikuti Gerakan Serentak (Gertak)
Pelayanan Keluarga Berencana Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (KB MKJP) 2018,
yang diberikan secara Gratis di 178
Puskesmas yang tersebar di 10 kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu, yang dilaksanakan
Selasa pagi (24/4/18).
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Ikatan Bidan Indonesia
(IBI) bekerja sama dengan Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana
(BKKBN) Provinsi Bengkulu, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu dan Pemerintah
Daerah Se-Provinsi Bengkulu, dalam rangka Hari Ulang Tahun Ikatan Bidan
Indonesia (IBI) yang ke 67 dengan mengangkat tema "Bidan Garda Terdepan
Mengawal Kesehatan Maternal Neonatal Melalui GERMAS dan Pelayanan
Berkualitas".
Berdasarkan Rekapitulasi capaian Gertak Pelayanan KB MKJP
2018 se-Provinsi Bengkulu tersebut, tercatat sebanyak 5.166 masyarakat yang
telah mengikuti pelayanan KB gratis,
baik itu pemasangan Intra Uterine Device (IUD) maupun Implan. Dimana Kabupaten
Bengkulu Selatan sebanyak 408 orang, Rejang Lebong (708), Bengkulu Utara (884), Kota Bengkulu (333), Mukomuko (321),
Seluma (558), Kaur (517), Lebong (353), Kepahiang (558) dan Bengkulu Tengah
(455)
Kegiatan Gertak Pelayanan KB ini memasuki pada tahun
ke-2, dimana pada tahun lalu Bengkulu menjadi pelopor untuk Gertak KB Nasional.
Tahun ini, Pembukaan kegiatan Gertak Se-
Provinsi Bengkulu di pusatkan di Kabupaten Kepahiang, dan dibuka langsung Oleh
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kepahiang.
Kegiatan Gertak KB ini bertujuan untuk meningkatkan akses
dan pelayanan Keluarga Berencana (KB) dan Kesehatan Reproduksi (KR) serta
meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara
melalui program kependudukan, keluarga berencana dan pembangunan sektor dalam
rangka mewujudkan keluarga berkualitas.
Busmar Edisyaf menambahkan, Gertak KB 2018 ini masih
menjadi salah satu program unggulan BKKBN yang bertujuan untuk mensukseskan program pembangunan Nasional,
sesuai dengan Program Nawacita Presiden RI yakni Program Nawacita yang ke-3
yakni membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan
desa, Program Nawacita yang ke-5 yaitu meningkatkan kualitas hidup manusia
Indonesia, serta Program Nawacita yang ke-8 yaitu revolusi karakter bangsa.
Ditempat terpisah Azizah, Pengurus IBI (Ikatan Bidan
Indonesia) Kabupaten Rejang Lebong mengatakan, "Kegiatan ini merupakan
momentum yang tepat dalam upaya
meningkatkan keikutsertaan masyarakat dalam ber KB, selain itu juga sebagai upaya dalam
meningkatkan kerjasama yang selama ini telah terjalin bersama Perwakilan BKKKBN
Provinsi Bengkulu dan Pemerintah Daerah
Kabupaten Rejang Lebong di bawah Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak
Pengendalian Penduduk dan Keluarga
Berencana (DP3APPKB) Kabupaten Rejang Lebong. IBI berharap dapat terus
bersinegri dengan program- program BKKBN, khususnya dalam meningkatkan
Kesehatan dan kualitas Keluarga".(frj)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar