BENGKULU SELATAN, SH - Kepala
Desa Sindang Bulan Kecamatan Seginim Kabupaten Bengkulu Selatan Topli Hayadi
sangat menyayangkan sikap Pemerintah baik tingkat kabupaten, Provinsi dan Pusat
terkusus Dinas teknis mengenai aset pemerintah yang tidak menggubris sama
sekali.
Topli Hayadi saat dikonfirmasi Suara
Hukum dikantornya, Selasa (24/4/18) mengatakan, Saluran Primer yang berada di
Desanya yang dibangun pemerintah ditahun 1984 dengan peruntukan mengairi
lahan sawah kurang lebih 70 Hektar, kondisinya saat ini kurang lebih 20 tahun
tidak di perdulikan sama sekali sehingga lahan persawahan yang mengunakan
saluran irigasi tersebut sudah banyak yang alih fungsi / tanam Sawit
dikarenakan tidak ada sumber air.
Topli
menambahkan, saluran Primer yang panjangnya kurang lebih I KM tersebut
yang saat ini sudah parah sangat dibutuhkan oleh masyarakat terkusus petani
Padi. Tak tau persis hingga saat ini pemerintah daerah tidak tanggap kebutuhan
masyarakat , pada hal kades mengatakan sudah banyak pejabat yang meninjau
bahkan mengambil Foto diantaranya, Wakil Bupati Bengkulu Selatan Gusnan Mulyadi,
Waka II DPRD Bengkulu Selatan Yunadi, kepala Dinas PU Bengkulu Selatan dan
pihak petugas Irigasi namun sampai hari ini tidak ada Respon sama sekali.
Menurut
Topli, yang lebih disayangkan lagi saluran tersebut tidak jauh dari rumah
masyarakat. Saat ini keadaan Saluran Primer yang sudah tertutup dengan tumpukan
sampah bercampur air itu apabila dimusim hujan sampah yang sudah busuk tersebut
membanjiri pemukiman warga , kalau ini dibiarkan dikatakan kepala desa akan
berdampak menimbulkan penyakit.
Topli
berharap, Pemerintah Daerah dapat segera memungsikan lagi Saluran Primer
tersebut sehingga dapat mengairi lahan sawah yang berada disekitar wilayah
desanya.
“Kalau
memang tidak akan diperbaiki atau digunakan lagi Kades meminta agar pemerintah
memberikan izin kepada masyarakat agar siring tersebut diperbolehkan ditutup
warga dengan demikian bau tak sedap yang ditimbulkan siring itu tidak lagi
menyebar keseluruh pemukiman warga” Ujar Topli.
Menurut
masyarakat, apabila siring ini ditutup oleh masyarakat mereka tidak berani
apabila belum mendapatkan izin dari pemerintah karena apabila memang tidak
diperbaiki siring tersebut hanya menimbulkan penyakit saja demikian masyarakat.(Jan)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar