Selasa, 27 Februari 2018

2018, Pembangunan Trans Batu Ampar Dimula





Kadis Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Bengkulu Selatan, Edi Susanto

BENGKULU SELATAN, SH - Setelah sempat beberapa kali gagal, akhirnya tahun ini pembangunan Transmigrasi di Desa Batu Ampar Kecamatan Kedurang Kabupaten Kaur akan segera direalisasikan. Tak tanggung-tanggung, dana yang digelontorkan oleh pemerintah pusat ke Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Bengkulu Selatan sebesar kurang lebih senilai Rp. 5 Miliar.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Bengkulu Selatan, Edi Susanto menjelaskan, nantinya dana tersebut akan dibangunkan sebanyak 300 unit perumahan transmigrasi dengan cara bertahap. Tahap pertama di 2018 sendiri akan dibangunkan sebanyak 25 unit, 2019 kembali akan diusulkan lagi sebanyak 125 unit, hingga genap berjumlah 300 unit.

“Dana Rp. 5 Miliar tahun ini bersumber dari TP (Tugas Perbantuan) selin membangun perumahan trasmigrasi, dana ini nantinya akan juga digunakan untuk pembangunan rumah jalan, jembatan, fasilitas umum dan pembukaan lahan yang kesemuanya saat ini tengah proses lelang,” jelas Edi Susanto.

Edi Susanto menambahkan, Pemerintah Daerah saat ini telah menyiapkan lahan seluas 900 Hektar di Desa Batu Ampar yang mana pada tanggal 12 Februari lalu, tim Nakertrans bersama BPN sudah turun ke Lokasi.

Pembangunan perumahan dan sejumlah fasilitas umum ini nantinya bukan hanya untuk penduduk luar saja, namun juga untuk penduduk local, dengan perbandingan 50:50. Saat ini untuk pemndudu luar sebagian besar berasal dari Jawa Barat. Para penduduk pendatang ini nantinya, selain membuka daerah transmigrasi baru juga akan andil membangun daerah.

Untuk diketahui, saat ini Pemerintah Daerah terus melakukan pembangunan infrastruktur di kawasan transmigrasi yang sudah ada, seperti di Trans Tanjung Aur II di Kecamatan Pino Raya. Tahun ini direncanakan akses jalan menuju daerah tersebut akan ditingkatkan menjadi pengerasan. Trans Tanjung Aur II sendiri sudah memasuki tahun keenam namun belum diserahkan ke daerah. dikarenakan fasilitas belum siap.

Selain peningkatan jalan, tahun ini Dinas Trasmigrasi juga akan bekerjasama dengan Kantor Pertanahan untuk mensertifikatkan lahan warga transmigrasi melalui program PTSL yang selama ini lahan milik 200 KK di Tran Tanjung Aur II belum memiliki sertifikat lahan.

Tahun ini kantor pertanahan Kabupaten Bengkulu Selatan mengalokasikan 500 persil sertifikat lahan untuk warga Trans Tanjung Aur II. Jika sudah ada sertifikat nantinya, masyarakat diharapkan akan semakin mantap berusaha di lahan itu, lahan juga boleh digunakan sebagai agunan pinjaman bank untuk tambahan modal usah serta lain sebagainya, pungkas Edi Susanto. (Jan)

1 komentar:

  1. Bisa gk 1 kk brangkat k bngkulu batu ampar jd transmigran!

    BalasHapus