![]() |
|
Proyek yang tidak
selesai
|
SELUMA, SH - Sudah tiga
tahun anggaran dinas kelautan dan perikanan kabupaten Seluma mengglontorkan
dana untuk membangun tempat pelelangan ikan (TPI) yang berlokasi di ujung desa Pasar
Seluma belum ada manfaat sama sekali.
Dalam penelusuran media Suara Hukum (SH), biro
Seluma mendatangi lokasi proyek tersebut, kami sempat mewawancarai salah
seorang masyarakat pasar seluma tapi ia enggan untuk di tulis namanya.
ia menuturkan kekecewaan nya,,ia
mengatakan,,saya sebagai masyarakat asli disini memang merasa kecewa sekali
dengan ada nya proyek pembangunan TPI tersebut pasal nya mula mula kami sangat
gembira mendengar kabar bahwa dinas kelautan dan perikanan kabupaten seluma
akan membangun dermaga di desa pasar seluma, kami berharap sekali suatu
saat nanti pastilah terutama kami sebagai masyarakat seluma khusus nya akan
terbantu di dalam perekonomian dengan adanya pembangunan dermaga tersebut, tapi
apa yang terjadi saat ini mulai tahun pertama dimulai diduga proyek tersebut
sudah bérmasalah.
Banyak paket proyek yang tidak selesai juga
di tahun kedua juga dimikian ia juga mengatakan,sampai dengan tahun 2018 ini
proyek tersebut tergolong amburadul pasalnya beberapa aitem yang di kerjakan sebagian
hanya melanjutkan proyek tahun yang lalu contohnya penimbunan pelabuhan
itu setau saya sudah bérlansung tiga tahun bérturut tapi sampai saat ini pun
belum selesai kami menduga jangan jangan ada nya pèr mainan di kalangan
kontraktor hingga pekerjaan nya bisa seperti itu ungkap nya,,degan adanya hal semacam ini sudah tentu
kabupaten seluma sulit untuk maju terutama di dalam peningkatan perekonomian
masyarakat,juga seharus nya instansi terkait juga mau peduli dengan adanya hal
sepéti ini agar pembangunan jangan sampai tidak tepat sasaran,dan dapat bermanfaat
karena uang negara adalah uang rakyat seharusnya dapat di nikmati oleh rakyat.
Sedangkan proyek dermaga tersebut sudah
berulang kali dianggarkan bahkan sampai saat ini belum juga ada manfaatnya sama
sekali bagi masayarakat nelayan terutama neleyan Seluma sedangkan uang negara
yang telah di kucurkan untuk pelebuhan tersebut sudah miliaran lebih padahal
tahun 2018 ini adalah tahun ke tiga melanjut kan pembangunan yang dua tahun
belakangan tapi nampak nya bukan semakin bagus mala semakin amburadul apalagi
pada aitem pembuatan kolam yang terlletak pada bagian rawà yang kondisi nya
kini tak tau seperti apa pasal nya untuk mendekati tempat tersebut pun tidak
bisa karena didak di buat nya akses jalan karèna itu banyak sekali masyarakat
terutama desa pasar seluma yang menyampai kan kekecewaan nya kepada kami,seakan
mereka sèmua berharap jika penyebab nya ada dugaan penyimpangan mereka meng
ingin kan hal tersebut agar pihak yang berwenang mau menyelidiki hal itu jika
terbukti ada penyimpangan sudah seharus nya pihak yang bètanggung jawab di beri
sangsi karena uang negara adalah uang rakyat bukan milik pejabat sudah seharus
nya rakyat ikut menikmàti nya.(izr)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar