BENGKULU, SH - Pemprov Bengkulu terus melakukan berbagai
gebrakan strategis. Mulai dari mempermudah perizinan, penyajian data peluang
investasi hingga penyiapan SDM yang memadai. Salah satu gebrakan yang saat ini
disiapkan yaitu dengan mengaplikasikan sistem perizinan terpadu daring/Online
Single Submission (OSS).
Sistem perizinan terpadu daring ini,
merupakan sistem berbasis teknologi informasi yang menghubungkan sistem
pelayanan perizinan terpusat (PTSP), di Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM)
yang saat ini menggunakanSistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi
Secara Elektronik (SPIPISE), dengan PTSP daerah yang menggunakan sistem
SiCantik Kemenkominfo
Di dalam OSS juga terintegrasi berbagai
sistem dari lembaga-lembaga perizinan lainnya, seperti Sistem Administrasi
Hukum Umum Kemenkumham, IndonesiaNational Single Window (INSW), serta Sistem
Informasi Administrasi Kemendagri demi memudahkan perizinan.
“Data statistik terakhir menunjukkan nilai
peningkatan investasi di Bengkulu cukup signifikan, pertumbuhan investasi di
Provinsi Bengkulu mengalami kenaikan sebesar 26 persen dibanding 2016 lalu.Saya
kira Bengkulu dari aspek perizinan, data peluang investasi, SDM dan
infrastruktur jelas sudah siap. Sehingga saya kira tidak ada keraguan lagi bagi
para investor untuk menanamkan modalnya,” ujar
Rohidin, Rabu pagi (14/11/18).
Rohidin menambahkan, memberikan kenyamanan
kepada para calon investor yang hendak menanamkan investasinya, Pemda Provinsi
Bengkulu juga menyediakan ruang konsultasi pendampingan yang memperbolehkan
investor mempersiapkan investasinya. Selain itu, dengan kesiapan Pelabuhan
Pulau Baai dan Bandara Fatmawati Soekarno, ini juga menjadi kesiapan Priovinsi
Bengkulu menyambut investasi yang ada. Oleh karena itu, Pemprov Bengkulu lanjut
Rohidin Mersyah juga mengharapkan implementasi dan dukungan dari
kabupaten-kota.
“Ini kita siapkan, supaya para investor itu
tidak terkendala terkait data peluang investasi yang mereka rencanakan ke
Bengkulu. Jadi tidak perlu harus invetasi miliaran, tapi ratusan juta harus
juga ditarik. Apalagi dengan potensi sektor pertambangan, perkebunan dan
geothermal di Bengkulu potensinya sangat luar biasa,” terangnya.
Sementara itu, dengan melakukan forum
invetasi Bengkulu di Jakarta dan telah menyiapkan semua sarana pendukung
investasi, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah juga mengharapkan adanya
dukungan dari semua pihak dan masyarakat.
“Kesiapan SDM kita sudah welcome dan semua
telah ditingkatkan. Kepada semua pihak dan masyarakat Bengkulu juga sudah
meminta adanya dukungan sehingga membuat nyaman investor datang ke Bengkulu,”
pungkasnya.(frj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar