![]() |
| Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Pulau Baai, Bengkulu. |
BENGKULU,
SH - Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia
(GPEI) mendorong optimalisasi konektifitas logistik ekspor se-Sumatra, dengan
salah satunya melalui fasilitas pelabuhan Pulau Baai Bengkulu.
Pengurus
GPEI, Khairul Mahali mengatakan, pihaknya telah menyampaikan keinginan tersebut
kepada manajemen PT.Pelabuhan Indonesia II cabang Bengkulu, bersamaan dengan
HUT Bengkulu yang ke 50, baru-baru ini.
"Saatnya
kita memacu dan optimalkan kegiatan ekspor mengingat cukup banyak komoditi dari
wilayah Sumatera yang berpotensi orientasi ekspor,"ujarnya, Senin pagi
(26/11/18).
Khairul
menambahkan kinerja ekspor perlu terus didorong dan diberikan kemudahan oleh
pemerintah. Salah satu upaya GPEI untuk menggenjot ekspor yakni secara
berkesinambungan memberikan edukasi kepada para pelaku usaha kecil dan menengah
(UKM) di daerah-daerah agar bisa menjual produk/komoditinya di pasar ekspor.
"Kami
melihat di Sumatera, khusunya Bengkulu cukup banyak komoditi yang bisa menembus
pasar ekspor,"ucapnya.
Sementara,
General Manager Cabang Pelabuhan Bengkulu PT Pelindo II, Hambar Wiyadi
mengatakan, telah menerapkan layanan dedicated terminal guna mendukung komoditi
ekspor unggulan Propinsi Bengkulu.
Melalui
layanan dedicated terminal menjadikan pelabuhan Pulau Baai Bengkulu sebagai
pelabuhan ekspor langsung untuk hasil pertambangan, perkebunan, kehutanan,
pertanian, perikanan dan peternakan dan produk unggulan lainnya untuk wilayah
Bengkulu dan sekitarnya.
"Kami
berkomitmen terus melakukan penyempurnaan pelayanan dan penyediaan sarana dan
fasilitas pelabuhan demi kelancaran kegiatan logistik maupun pendistribusian
komoditi unggulan Bengkulu agar bisa kompetitif ekspor," ujarnya.
Hambar
Wiyadi menambahkan, layanan dedicated
terminal yakni pelayanan bongkar muat barang sesuai dengan jenis barang yang
akan dibongkar muat di terminal yakni; terminal curah kering , terminal curah
cair, terminal peti kemas dan terminal mum/general cargo.(frj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar