![]() |
| Kadisdik Provinsi Bengkulu, Budiman Ismaun. |
BENGKULU,
SH – Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi
Bengkulu mengaku belum menerima rancangan kerjasama terkait pemberian beasiswa
bagi siswa berprestasi di Provinsi Bengkulu untuk kuliah ke Amerika dan India.
Legalitas dokumen dalam bentuk MoU sangat dinanti oleh pihak Disdik untuk
merealisasikan rencana kerjasama tersebut.
“Kami
belum mendapatkan dokumen atau MoU terkait beasiswa tersebut. Apakah itu
disepakati antar pemerintah Provinsi Bengkulu dengan Walikota Amerika dan
India, atau cukup MoU kita (Disdik) dengan mereka. Nah ini belum ada
realisasinya,” ujar Budiman Ismaun.
Untuk
diketahui sebelumnya, dari kedatangan sejumlah delegasi asing di acara HUT
Provinsi Bengkulu ke-50 beberapa waktu lalu, ada kesepakatan kerjasama dalam
pemberian beasiswa. Menurut Plt Gubernur Rohidin Mersyah, beasiswa diberikan
oleh Walikota South Windsor Newyork bersama Presiden Direktur PT. Sudevam.
Kendati
belum mengetahui legalitas yuridis dari bentuk kerjasama tersebut, mantan Plt
Walikota Bengkulu ini mengapresiasi adanya pemberian beasiswa tersebut. Ia pun
akan segera menyiapkan bakal siswa yang akan mengikuti program beasiswa
tersebut.
“Siswanya
akan kita siapkan dari SMA dan SMK. Nanti kita siapkan aja dari sekolahnya
masing-masing 10 orang,” tambahnya.
Terkait
teknis pemilihannya nanti. lanjut Budiman akan menggunakan sistem penilaian
dari rapot dan prestasi akademik siswa itu sendiri.
“Siapa
yang dipilih nanti sesuai dengan kemampuan mereka. Asalkan MoU tentang beasiswa
ini jelas dulu kita mau saja mengirim. Tapi kalau belum jelas kita belum
berani,” tegasnya.
Terkait
tawaran kerjasama ini lebih jauh Budiman mengatakan jika hal tersebut sudah
biasa. Pihaknya akan menelusuri lagi perihal tersebu.
“Kita
sangat berterimakasih sekali ada negara lain yang mau menampung anak-anak kita
ini. Apalagi dari keluaraga yang kurang mampu untuk melanjutkan kuliah. Semoga
saja di tahun 2019 nanti bisa terealisasikan,” tutupnya.(frj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar