BENGKULU, SH - Pelaksana Tugas Gubernur Bengkulu
Rohidin Mersyah rencananya akan segera dilantik menjadi gubernur
definitif menggantikan Ridwan Mukti Rencana pelantikan tersebut akan
dijadwalkan pada tanggal 10 Desember 2018
Kapuspen Kemendagri, Bahtiar
mengatakan, pelantikan Rohidin Mersyah sebagai Gubernur Bengkulu
dijadwalkan tanggal 10 Desember 2018 mendatang di jakarta oleh Presiden.
"Pelantikan pak Rohidin dijadwalkan
tanggal 10 Desember 2018 bersamaan dengan Gubernur Provinsi Riau. Pelantikannya
di Istana negara oleh bapak Presiden,” saat dikonfirmasi melalui pesan
watshapp, Rabu siang (5/12/18).
Dalam pelantikannya nanti, pelaksana tugas
gubernur Rohidin Mersyah menggantikan Ridwan Mukti sebagai gubernur sebelumnya.
Ridwan Mukti digantikan lantaran terjerat Operasi Tangkap Tangan yang dilakukan
Komisi Pemberantasan Korupsi dan telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht.
Pelantikan Rohidin sebagai Gubernur
Bengkulu yang defenitif ini tentu menjadi harapan banyak masyarakat Bengkulu.
Sebab status pelaksana tugas (Plt) yang disandang Rohidin saat ini tidaklah
menguntungkan bagi upaya percepatan pembangunan di Bengkulu.
Namun di sisi lain, tak nampak
kesibukan yang mencolok di lingkungan Pemprov Bengkulu. Padahal jika informasi
ini benar, tentu sudah banyak persiapan yang dilakukan.
Menyikapi pemberitaan rencana
pelantikan Rohidin, Senin mendatang, Kabag Humas dan Protokol Pemprov Bengkulu
Sri Hartika mengak tak mengetahui pasti ihkwal pelantikan tersebut. Menurutnya
Pemprov Bengkulu terus mengupayakan agar pelantikan itu segera dilaksanakan.
Sri mengatakan, hingga saat ini belum
ada satu lembar surat resmi dari Kemendagri atau Setneg atau dari Istana
Sekalipun terkait undangan pelantikan Rohidin sebagai Gubernur Bengkulu.
“Tentu kita sangat senang dengan kabar
adanya kepastian pelantikan bapak (Gubernur). Namun sampai hari ini, belum ada
surat resmi yang masuk ke Pemprov terkait rencana pelantikan pada tanggal 10
Desember mendatang,” ujar Sri.
Sebelumnya, peristiwa batalnya
pelantikan Junaidi Hamsyah beberapa waktu lalu sebagai Gubernur Bengkulu
beberapa tahun lalu. Kala itu banyak persiapan yang sudah dilakukan pihak
Pemprov dalam acara pelantikan tersebut.
Bahkan tidak sedikit karangan bunga
yang terpampang di depan kantor DPRD Provinsi Bengkulu kala itu. Catering
makanan yang sudah disiapkan pun menjadi mubazir karena acara batal digelar.
“Tentu kita tak ingin kejadian itu
terulang lagi. Makanya, selagi tidak ada surat resmi dari pihak Setneg atau
Kemendagi perihal rencana pelantikan tersebut yang kita terima maka hal itu
belum bisa dipastikan,” tambahnya.
Sri minta, masyarakat untuk tenang dan
sabar, jangan nanti sudah banyak yang pesan karangan bunga dan sebagainya,
tahu-tahu pelantikannya diundur,” pungkas Sri.(frj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar