Minggu, 12 Agustus 2018

Tak Transparan Soal DD, Sekretaris BPD Siap Laporkan Kades Talang Indah ke Polisi


 
Ilustrasi.(Doc:net)
BENGKULU SELATAN, SH - Tidak adanya keterbukaan pada penggunaan dana desa antara Kades Talang Indah dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) serta masyarakat, akhirnya menimbulkan konflik yang menuai kekisruhan dan berbuntut panjang.
Pasalnya Kades Talang Indah Suljuli diduga telah melakukan penyalahgunaan wewenang pada penerapan Dana Desa (DD) Talang Indah yang mana disinyalir melakukan puluhan kegiatan yang kurang jelas peruntukannya. Tidak hanya itu, infonya bahwa Kades diduga melakukan pemotongan dana honorium perangkat dan hansip sebesar 5 persen dari gaji mereka setiap bulannya.
Sekretaris BPD Talang Indah, Aprianza Saputra mengatakan pihaknya sudah seringkali mengingatkan sang Kades agar hati-hati dalam menggunaan DD. Supaya tidak menimbulkan kekisruhan di masyarakat. Akan tetapi sayangnya, peringatan tersebut tak diindahkan oleh sang Kades bahkan selama menggunakan anggaran itu.
Kades diketahui tidak menyerahkan rencana anggaran belanja dan rincian pembangunan dengan dalih rahasia negara. Aprianza juga mengatakan banyak dana yang peruntukanya tidak jelas atau fiktif seperti, belanja sewa peralatan yang mencapai Rp 70 juta dan juga honorium hansip dan perangkat desa lainnya. Gerah dengan sikap Kades,  ia pun berencana dalam waktu dekat ini  akan melaporkan dugaan tersebut ke Polres Bengkulu Selatan.
“Kades kami orangnya agak arogan padahal sering kali diingatkan karena tidak transparan, katanya rahasia negara. Banyak dana yang peruntukanya tidak jelas alias fiktif, maka dari itu dalam waktu dekat saya akan melaporkan dugaan tersebut ke Polres Bengkulu Selatan biar jelas bagaimana yang sebenarnya,” ujarnya.(Jan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar