![]() |
| Plt. Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah bersama AJMB melakukan aksi simpatik penggalangan dana. |
BENGKULU, SH – Sekelompok jurnalis
yang menamakan Aliansi Jurnalis Muda Bengkulu (AJMB) melakukan aksi simpatik
penggalangan dana untuk masyarakat korban gempa bumi dengan kekuatan 7,0 Skala
Rickter (SR) di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB).
Penggalangan dana dilakukan
dengan melakukan road show dari
Sekretariat DPRD Provinsi menuju kantor Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu.
Kemudian dilanjutkan menuju persimpangan jalan. Aksi simpatik tersebut berhasil
mengumpulkan donasi lebih dari 1 juta rupiah.
Koordinator Aksi Simpatik
AJMB, Yuliardi H. Putra alias Didi Yoyong mengatakan, dana yang terkumpul
berasal dari sebagian jurnalis, para wakil rakyat, Aparatur Sipil Negara (ASN)
dan masyarakat umum ini, akan digabungkan dengan pos peduli bencana yang di
buka oleh Pemprov Bengkulu.
“Seluruh masyarakat
Bengkulu agar dapat berpartisipasi terhadap saudara-saudara se-bangsa dan
se-tanah air Indonesia ini, yang terkena bencana gempa bumi di Lombok. Apalagi
beberapa mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Bengkulu, juga melakukan
aksi yang sama, dan khusus para jurnalis di Bengkulu juga membuka posko peduli
Lombok, yang bertempat di Sekretariat Persatuan Wartawan Indonesia-PWI Cabang
Bengkulu”, kata Didi Yoyong, Senin siang (6/8/18).
Plt Gubernur Bengkulu,
Rohidin Mersyah menyatakan, merespon bencana gempa bumi yang terjadi di Lombok
Utara, pihaknya sudah menginstruksikan dinas teknis di jajaran Pemprov
Bengkulu, agar dalam apel pagi dari masing-masing pimpinan Organisasi Perangkat
Daerah (OPD)-nya untuk bisa memobilisasi penggalangan dana. Diakuinya, donasi
yang sudah terkumpul sejumlah 11 juta rupiah.
“Alangkah baiknya, seluruh masyarakat
diharapkan bisa berperan aktif untuk membantu korban gempa di Lombok. Lalu
partisipasi dari seluruh masyarakat Bengkulu termasuk dari para jurnalis, dan
ASN serta dari BUMN nantinya, bisa digabungkan menjadi satu dan Pemprov
Bengkulu akan menyalurkan kepada korban gempa bumi di Lombok, atas nama
masyarakat Provinsi Bengkulu”, tutup Rohidin. (frj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar