Senin, 07 Mei 2018

Rohidin Minta Dispar Selesaikan Pembayaran Event Lemang Tapai


Plt Gubernur H. Rohidin Mersyah, MMA

BENGKULU, SH– Permasalahan belum tuntasnya pembayaran Event Lemang Tapai dan Nari Andun yang digelar di Bengkulu Selatan 10 Maret 2018 lalu ditanggapi cepat Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah dengan memerintahkan Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut.
Pasalnya, tahapan pelaksanaan hingga pembayaran kegiatan yang berlangsung meriah itu sudah berada ditingkat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dan PPTK yang membidangi.
“Segera selesaikan. Ini sudah urusan OPD dan PPTK pelaksana kegiatan,” singkat Rohidin, Jumat pagi (20/4/18).
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu, Yudi Satria, saat dikonfirmasi meminta agar pihak-pihak yang berkaitan dengan acara tersebut dapat sesikit bersabar. Sebab, pencairan uang kegiatan tersebut masih dalam tahapan proses administrasi.
“Semuanya ada proses. Tidak mungkin ada hutang. Hari ini, saya akan panggil PPTK dan Bendahara kegiatan itu agar mempercepat proses pencairan pembayaran kegiatan ini,” tandas Yudi.
Seperti diberitakan sebelumnya, dibalik kemeriahan dan kesuksesan Event Lemang Tapai dan Nari Andun yang digelar pada 10 Maret 2018 yang lalu, ternyata masih meninggalkan permasalahan yang serius. Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bengkulu selaku instansi teknis pemegang anggaran kegiatan masih menyisakan sejumlah hutang.
Yugianto, Ketua Pelaksana Event Lemang Tapai mengaku hingga saat ini piutang kegiatan Even Lemang Tapai belum dicairkan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu. Padahal, menurut Yugianto, kelengkapan administrasi (SPJ) sudah diselesaikan.
“Kami dari KOPPI selaku pelaksana Event Lemang Tapai dibuat pusing oleh kebijakan Dispar yang seolah-olah mengulur-ulur pencairan. Padahal kami panitia ini terus ditagih oleh rekanan, seperti pemilik tenda, organ, salon, lemang tapai, katering dan lainnya semuanya masih ngutang. Kami terus ditagih,” tambah Yugianto.
Pihak panitia, telah berulang kali menemui pihak Dinas Pariwisata Provinsi Bengkulu. Namun belum ada kepastian kapan anggaran akan dicairkan.
“Sudah sering kami tanyakan ke Dispar Provinsi, tapi jawaban mereka selalu saja masih diproses. kami dari KOPPI kembali akan menemui Dinas Pariwisata untuk mempertanyakan kembali kapan pencairannya. Even sudah selesai dilaksanakan hampir dua bulan, masa belum bisa dicairkan. Kayaknya ada yang tidak beres di tubuh Dinas Pariwisata,” tutup Yugianto.(frj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar