BENGKULU, SH – Masyarakat Bengkulu
untuk diminta berhati-hati jika ingin bepergian ke luar. Pasalnya saat ini
Provinsi Bengkulu dan beberapa provinsi sekitarnya tengah diserang badai siklon
tropis dahlian.
Kepala
BMKG, Prof. Dr. Dwikorita Karnawati, M. Sc dalam keterangan persnya menjelaskan
bahwa bibit siklon tropis di Barat Daya Bengkulu mengalami peningkatan kekuatan
menjadi siklon tropis pada pukul 19.00 WIB dengan nama Siklon Tropis “Dahlia”
yang berada pada posisi 8.2 LS dan 100.8 BT (sekitar 470 km sebelah Selatan
Bengkulu) dengan pergerakkan ke arah Tenggara menjauhi wilayah Indonesia.
Untuk
diketahui, munculnya Siklon Tropis Dahlia ini juga disebabkan akibat dari
Siklon Tropis “Cempaka” di Selatan Jawa yang telah melemah sehingga menjadi
Depresi Tropis (eks-Cempaka) yang bergerak ke arah Barat Daya. Lahirnya Siklon
Tropis Dahlia akan berdampak pada peningkatan hujan lebat, tinggi gelombang,
angin kencang, maupun potensi kilat/ petir di beberapa wilayah di Indonesia.
Dampak
yang ditimbulkan seperti, hujan sedang hingga lebat di pesisir Barat Bengkulu
hingga Lampung, Banten, dan Jawa Barat bagian SelatanAngin kencang > 20
knots (36 km/jam) di pesisir Barat Sumatera Barat hingga Lampung, Banten, DKI
Jakarta dan Jawa Barat.Gelombang laut dengan ketinggian 2.5-4.0 meter di
Perairan Kep. Nias, Perairan Kep. Mentawai, Samudera Hindia barat Aceh hingga
Kep. Mentawai.Gelombang laut dengan tinggi 4.0 – 6.0 meter di Perairan Enggano,
Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Enggano hingga Lampung, Selat
Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten, Samudera Hindia Selatan Banten.
Dengan
adanya situasi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau kepada masyarakat agar
:Waspada potensi genangan, banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah
berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor terutama di
daerah dataran rendah, daerah cekungan, bantaran kali atau sungai, perbukitan,
lereng-lereng dan pegunungan.Waspada terhadap potensi hujan disertai angin
kencang yang dapat menyebabkan pohon maupun papan reklame/baliho tumbang/roboh
serta yang berbahaya bagi kapal berukuran kecilTidak berlindung di bawah pohon jika
hujan disertai kilat/petir.Waspada peningkatan ketinggian gelombang laut yang
> 2.5 meter. (frj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar