Senin, 07 Mei 2018

Bengkulu Berpotesnsi Diserang Badai Siklon Tropis Dahlia



BENGKULU, SH – Masyarakat Bengkulu untuk diminta berhati-hati jika ingin bepergian ke luar. Pasalnya saat ini Provinsi Bengkulu dan beberapa provinsi sekitarnya tengah diserang badai siklon tropis dahlian.
Kepala BMKG, Prof. Dr. Dwikorita Karnawati, M. Sc dalam keterangan persnya menjelaskan bahwa bibit siklon tropis di Barat Daya Bengkulu mengalami peningkatan kekuatan menjadi siklon tropis pada pukul 19.00 WIB dengan nama Siklon Tropis “Dahlia” yang berada pada posisi 8.2 LS dan 100.8 BT (sekitar 470 km sebelah Selatan Bengkulu) dengan pergerakkan ke arah Tenggara menjauhi wilayah Indonesia.
Untuk diketahui, munculnya Siklon Tropis Dahlia ini juga disebabkan akibat dari Siklon Tropis “Cempaka” di Selatan Jawa yang telah melemah sehingga menjadi Depresi Tropis (eks-Cempaka) yang bergerak ke arah Barat Daya. Lahirnya Siklon Tropis Dahlia akan berdampak pada peningkatan hujan lebat, tinggi gelombang, angin kencang, maupun potensi kilat/ petir di beberapa wilayah di Indonesia.
Dampak yang ditimbulkan seperti, hujan sedang hingga lebat di pesisir Barat Bengkulu hingga Lampung, Banten, dan Jawa Barat bagian SelatanAngin kencang > 20 knots (36 km/jam) di pesisir Barat Sumatera Barat hingga Lampung, Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.Gelombang laut dengan ketinggian 2.5-4.0 meter di Perairan Kep. Nias, Perairan Kep. Mentawai, Samudera Hindia barat Aceh hingga Kep. Mentawai.Gelombang laut dengan tinggi 4.0 – 6.0 meter di Perairan Enggano, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Enggano hingga Lampung, Selat Sunda bagian Selatan, Perairan Selatan Banten, Samudera Hindia Selatan Banten.
Dengan adanya situasi potensi cuaca ekstrem ini, BMKG mengimbau kepada masyarakat agar :Waspada potensi genangan, banjir maupun longsor bagi yang tinggal di wilayah berpotensi hujan lebat terutama di daerah rawan banjir dan longsor terutama di daerah dataran rendah, daerah cekungan, bantaran kali atau sungai, perbukitan, lereng-lereng dan pegunungan.Waspada terhadap potensi hujan disertai angin kencang yang dapat menyebabkan pohon maupun papan reklame/baliho tumbang/roboh serta yang berbahaya bagi kapal berukuran kecilTidak berlindung di bawah pohon jika hujan disertai kilat/petir.Waspada peningkatan ketinggian gelombang laut yang > 2.5 meter. (frj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar