Senin, 07 Mei 2018

OJK: Serapan KUR Terbesar di Sektor Perdagangan


Pemaparan materi sosialisasi KUR di Kantor DJPB Bengkulu.(Doc:Frj/SH)

BENGKULU, SH – Kepala Kantor OJK Provinsi Bengkulu Yan Syafri mengatakan, penyerapan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Bengkulu terbesar dari sektor perdagangan. Persentasenya mencapai 60% dari total dana KUR yang disalurkan.
“Secara keseluruhan ada empat sektor penyaluran KUR yang dilakukan bank penyalur di Provinsi Bengkulu. Terbesar adalah sektor perdagangan,” katanya saat memberi sambutan pembukaan sosialisasi KUR di Kantor DJPB Bengkulu Selasa pagi (24/4/18)
Tiga sektor lainnya yang disalurkan bank penyalur KUR yakni sektor pertanian, hiburan/pariwisata dan industri pengolahan.
Dari serapan KUR ini Yan menilai sudah sesuai dengan kondisi ekonomi Bengkulu. “Jika dilihat dari empat sektor penyaluran KUR maka hal itu sesuai dengan topografi perekonomian Bengkulu,” ujarnya.
Yan juga mengatakan bahwa penyaluran KUR di Provinsi Bengkulu terbilang tinggi. Hingga akhir Maret 2018 out standing dana KUR yang disalurkan Perbankan Bengkulu mencapai Rp 1,3 triliun dengan jumlah nasabah di atas 6 ribu.
“Hingga akhir tahun nanti diprediksi akan bisa mencapai Rp 2 triliun dana KUR yang disalurkan,” jelasnya.
Yan juga berharap melalui sosialisasi ini ada informasi baru yang bisa disampaikan kepada para penyuluh KUR kepara para pengusaha kecil dan mikro. Selain itu ia juga berharap bank penyalur KUR bisa memanfaatkan para tenaga penyuluh ini dalam penyaluran kreditnya.(frj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar