Minggu, 27 Mei 2018

Oknum Mafia Diduga Atur Bagi-Bagi Proyek di Diknas Provinsi Bengkulu


Kantor Diknas Pendidikan Provinsi Bengkulu

BENGKULU, SH - Terkait dugaan adanya oknum mafia Proyek berinisal RR di Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Provinsi Bengkulu, hingga saat ini masih menyisakan tandatanya dan belum menemukan titik terang. Dari informasi yang didapatkan awak SH dari informan yang identitasnya sengaja disembunyikan demi alasan keamanan mengatakan bahwa RR saat ini juga bekerja sebagai PPTK di Diknas Provinsi Bengkulu. Diduga, peran RR ini sebagai pengatur pembagian seluruh item proyek yang ada di Dinas Pendidikan provinsi Bengkulu.

“Diduga bahwa RR memang mengatur pembagian ‘jatah’ proyek yang ada di Diknas dan memberikannya kepada pihak-pihak yang dikehendakinya diluar prosedur dan aturan yang resmi,” ujar Ag salah satu informan SUARA HUKUM.

Namun, bukannya membantah atau memberikan klarifikasi kebenarannya, RR beberapa kali tampak mengelak dan menghindar saat didatangi awak SH di ruang kerjanya serta memilih kabur dengan langkah seribu untuk menghindari wartawan. Alhasil, dugaan adanya kejanggalan dan ketidakberesan di lingkungan Dinas Pendidikan nasional Provinsi Bengkulu pun semakin menguat.

Setali tiga uang, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Provinsi Bengkulu, Budiman Ismaun yang saat ini juga menjabat sebagai pelaksana tugas atau Penjabat Walikota Bengkulu juga seakan ikut mengelak mengkonfirmasi kebenaran hal ini.

Ia malah hanya menjelaskan terkait rencana perehaban bangunan-bangunan lama sekolah-sekolah yang ada di Provinsi Bengkulu diakhir acara perayaan ulang tahun SMAN 2 Kota Bengkulu yang ke XV beberapa waktu yang lalu tanpa ingin membahas soal dugaan mafia proyek di Diknas Provinsi ini. 

”Insyaallah akan segera kita rehab bangunan yang tidak layak tersebut begitu juga fasilitas sekolah akan kita realisasikan cuma secara bertahap, apa lagi dengan adanya bangunan yang ada di belakang sekolah itu, Itu potensi sekali apabila kita buat gedung bertingkat, minimal kita buat tingkat dua atau tingkat tiga dan insyaallah akan terlaksana secepatnya,” ujar Budiman Senin (26/02/18) silam.

Ia menambahkan jika melihat dari prestasi sekolah-sekolah di Bengkulu saat ini, memang seharusnya harus ditunjang secara fisik dengan perbaikan bangunan, dan memang masih banyak bangunan lama yang belum direhab juga dengan fasilitas sekolahnya.

Dugaan adanya praktik mafia proyek ini sebelumnya sudah mulai tercium saat beberapa bulan lalu pihak sekolah SMAN 2 kota Bengkulu mengatakan bahwa pihaknya sudah pernah memasukan proposal permohonan bantuan Ke Diknas Provinsi Bengkulu guna meminta bantuan ataupun pinjaman komputer untuk menghadapi Ujian Akhir Sekolah (UAS). Namun hingga selesai pelaksanaan UAS, sama sekali tidak ada tanggapan dari pihak Diknas Provinsi dan komputer pun tidak kunjung diberikan. 

”Kami sempat memasukan proposal namun sampai selesai ujian siswa,belum juga ada satu pun bantuan komputer yang kami terima,” ujar kepala sekolah SMAN 2 kota Bengkulu Bihan kepada awak SH.

Menurutnya, hal ini (komputer – red) memang sangat dibutuhkan oleh para siswanya khususnya saat menghadapi UAS dan UNBK yang berbasis komputer.  “Kami sempat mengharapkan bantuan pinjaman komputer dari Diknas Provinsi Bengkulu namun berujung hampa, dikarenakan komputer yang ada di sekolah sekarang sangatlah tidak memadai jumlahnya,” paparnya.

Alhasil, Kepala Sekola SMAN 2 Kota Bengkulu akhirnya mengambil keputusan dengan cara meminjam komputer dari masing-masing Wali murid SMAN 2 Bengkulu. ”Dikarenakan komputer kita kurang akhirnya kami dari pihak sekolah meminjam laptop kepada wali murid yang mengikuti Ujian Akhir Sekolah tersebut dan sesudah ujian kami pun langsung mengembalikannya kepada wali murid tersebut,” pungkasnya.(pau)


1 komentar:

  1. Salam kepada semua warga negara Indonesia, nama saya Yeyes Ristintares tolong, saya ingin membagikan kesaksian hidup saya di sini di platform ini agar semua warga negara Indonesia berhati-hati dengan pemberi pinjaman di internet, Allah benar-benar mendukung saya melalui kebaikan Ibu Ny. Helen Wilson. Setelah beberapa periode mencoba untuk mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan, dan ditolak, jadi saya memutuskan untuk mendaftar melalui pinjaman online tetapi saya ditipu dan saya kehilangan lebih dari 32 juta Rupiah dengan pemberi pinjaman yang berbeda setelah membayar beberapa biaya dan tidak mendapatkan pinjaman. Saya menjadi sangat putus asa dalam mendapatkan pinjaman, jadi saya berdiskusi dengan seorang teman saya yang kemudian memperkenalkan saya kepada Ny. Helen Wilson, pemberi pinjaman di perusahaan, jadi teman saya meminta saya untuk melamar dari ibu Helen, jadi saya memanggil keberanian dan menghubungi Ibu Helen.

    Saya mengajukan pinjaman 900 juta dengan tingkat bunga 2%, sehingga pinjaman itu disetujui tanpa tekanan dan semua pengaturan dibuat pada transfer kredit, karena fakta bahwa itu tidak memerlukan jaminan dan jaminan untuk pinjaman transfer saya hanya diberitahu untuk mendapatkan sertifikat perjanjian lisensi aplikasi mereka untuk mentransfer kredit saya dan dalam waktu kurang dari 48 jam uang pinjaman telah disetorkan ke rekening bank saya.

    Saya pikir itu lelucon sampai saya menerima telepon dari bank saya bahwa akun saya dikreditkan dengan jumlah 900 juta. Saya sangat senang bahwa Allah akhirnya menjawab doa saya dengan memesan pinjaman saya dengan pinjaman asli saya, yang memberi saya keinginan hati saya. mereka juga memiliki tim ahli yang akan memberi tahu Anda tentang jenis bisnis yang ingin Anda investasikan dan cara menginvestasikan uang Anda, sehingga Anda tidak akan pernah bangkrut lagi dalam hidup Anda. Semoga ALLAH memberkati Ny. Helen Wilson untuk membuat hidup saya mudah, jadi saya menyarankan siapa pun yang tertarik mendapatkan pinjaman untuk menghubungi Ny. Helen melalui email: (helenwilson719@gmail.com) atau Whatsapp: + 1-585-326-2165 untuk Anda pinjaman

    Ada perusahaan palsu lain yang menggunakan kesaksian saya secara online untuk mencapai keinginan egois mereka, saya satu-satunya dengan kesaksian yang benar ini, harap berhati-hati terhadap orang-orang ini. Akhirnya saya ingin berterima kasih kepada Anda semua karena telah meluangkan waktu untuk membaca kesaksian sejati hidup saya tentang kesuksesan saya dan saya berdoa Allah akan melakukan kehendak-Nya dalam hidup Anda. Sekali lagi nama saya Yeyes Ristintares, Anda dapat menghubungi saya untuk informasi lebih lanjut melalui email saya: yristintares@gmail.com

    BalasHapus