Aksi para Relawan Penyuluh Sosial (RPS) saat
melayani masyarakat dalam pembelian pangan dalam operasi pasar di Pasar Minggu.(Doc:frj/SH)
BENGKULU, SH – Kepala
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bengkulu, Endang Kurnia Saputra
mengatakan, pihaknya akan mendukung
kegiatan operasi pasar stabilitas pangan murah bagi masyarakat. Menurutnya hal
itu juga merupakan bagian dari upaya BI untuk menjaga stabilitas inflasi.
“BI
senantiasa mendukung kegiatan operasi pasar pangan murah ini karena ada
kaitannya dengan menjaga stabilitas inflasi. Terlebih jelang puasa dan hari
raya ini,” ujar Endang.
Terkait
denan stabilitas inflasi jelang puasa dan hari raya, Adang juga mengatakan Tim
Pengendali Inflasi Daerah (TPID) juga akan bersama-sama menjaga agar inflasi di
Bengkulu masih tetap terjaga.
“Salah satu
upaya yang kita (TPID) lakukan yakni, akan melakukan pengecekan kecukupan
pasokan pangan. Jika ternyata pasokan berkuran dan harga meninggi, maka maka
akan dilakukan stabilisasi harga melalui pasar murah,” terangnya.
Terkait
dengan pasar murah, BI akan melibatkan Bulog yang merupakan bagian dari TPID.
“Pasar murah ini akan dilakukan setiap minggu di seluruh kota/kabupaten di
Provinsi Bengkulu,” tambahnya.
Sementara
itu, Kepala Bulog Divre Bengkulu, Dedi Sabetra mengatakan sudah sejak dua
minggu lalu pihaknya melakukan Gerakan Stabilisasi Pangan (GPS). Kegiatan ini
dilakukan di sejumlah pasar besar di kabupaten/kota di Provinsi Bengkulu.
Tak hanya
itu, kegiatan ini juga bersinergi dengan Dinsos dan para Relawan Penyuluh
Sosial (RPS) yang melakukan operasi pasar dengan menggunakan kendaraan dari
Dinsos Provinsi Bengkulu.
“Dari kami
(Bulog) terkait stabilisasi pangan ini sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari.
Kegiatan ini juga bersinergi dengan Dinsos dan relawan. Kita berharap
sinergitas ini bisa dilakukan dengan instansi lainnya guna mendukung stabilitas
pangan bagi masyarakat di Provinsi Bengkulu,” tutupnya.(frj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar