Minggu, 27 Mei 2018

Konsumsi Gas Elpiji 3 Kg Diprediksi Naik 11 Persen


// Pertamina Tambah Pasokan 3,6 Persen
General Manager MOR II Sumbagsel, Erwin Hiswanto.

BENGKULU, SH -  PT Pertamina MOR II Sumbagsel memprediksi adanya peningkatan konsumsi elpiji 3 kilogram saat Ramadan hingga Lebaran Idul Fitri mendatang mencapai 11 persen. Untuk itu pihaknya akan menambah pasokan 3.6 persen untuk Juni 2018 mendatang dan naik dibanding bulan ini.

General Manager MOR II Sumbagsel, Erwin Hiswanto mengungkapkan, jika dibandingkan dengan penyaluran saat lebaran tahun 2017 lalu, terdapat peningkatan penyaluran sebanyak 8 persen. Hal ini guna mengantisipasi lonjakan permintaan masyarakat akan elpiji 3 kilogram.

"Kebutuhan elpiji 3 kg diprediksi cukup meningkat sehingga penyalurannya juga akan ditingkatkan," ujar Erwin Rabu pagi (23//185).

Selain itu, untuk Elpiji 12 Kg rencana penyaluran pada Juni nanti diperkirakan menurun sebanyak 5 persen dibandingkan penyaluran pada Mei ini, yang diakibatkan oleh libur Lebaran. Hanya saja, pihak Pertamina tetap menyiapkan rencana penyaluran Elpiji 12 Kg sebanyak 3.526 Metrik Ton (MT) serta varian Bright Gas 5.5 Kg sebanyak 347 MT.

"Untuk Bengkulu, penyaluran Elpiji 12 Kg berkurang sekitar 4.91 persen jika dibandingkan dengan penyaluran pada Mei," lanjut Erwin.

Lebih jauh dijelaskan Erwin, pihaknya juga telah mempersiapkan lembaga penyalur di Bengkulu agar elpiji sendiri tersalur dengan baik. Di Bengkulu sendiri terdapat 21 agen LPG 3 Kg, 481 pangkalan LPG 3 Kg Siaga, dan 4 agen Elpiji 12 Kg.

"Kami juga sudah menyiagakan agen penyalur elpiji di kota Bengkulu untuk penanganan distribusi elpiji agar memenuhi kebutuhan masyarakat," sambung Erwin.

Terakhir Erwin berharap, seluruh inovasi pelayanan dan distribusi energi yang dilakukan oleh Pertamina, dapat memberikan kenyamanan dan kemudahan serta memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan hingga Idul Fitri nanti.

"Peningkatan konsumsi LPG biasanya terjadi di dekat Hari Raya Idul Fitri. Untuk itu kami sudah akan meningkatkan penyaluran LPG agar masyarakat bisa menjalankan ibadah Puasa dan merayakan Lebaran dengan nyaman dan tenang," tutup Erwin.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Bengkulu, Dewi Darma SSos mengatakan, untuk mengantisipasi lonjakan permintaan gas elpiji 3 kg, pihaknya telah mengusulkan tambahan kuota gas 3 kg selama Ramadan sehingga permintaan dari konsumen rumah tangga dapat diatasi.

"Kami harap tidak terjadi kelangkaan untuk gas elpiji 3 kg selama ramadhan dan jelang lebaran," ujar Dewi.

Jika kuota tidak ditambah, dikhawatirkan stok di pangkalan dan agen mengalami kelangkaan, sehingga harganya bisa naik di atas harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan yakni sebesar Rp. 16.000 per tabung.

"Kami harap usulan tersebut bisa direalisasikan segera agar tak terjadi kelangkaan yang berujung pada kenaikan harga gas elpiji 3 kg yang akan memberatkan masyarakat," pungkas Dewi.(frj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar