Sekda, Marjon saat membuka
sosialisasi program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) International
Development Bank (IDB) yang diselenggarakan oleh dinas Pekerjaan Umum dan Penataan
Ruang (PUPR) kota Bengkulu.(Doc:net)
BENGKULU, SH – Pemerintah Kota Bengkulu menargetkan penciptaan gerakan 100
persen akses air Minum, 0 persen Kawasan Kumuh dan 100 persen akses sanitasi
layak akan tercapai pada penghujung tahun 2019 mendatang.
Tentunya,
pencapaian target program yang telah dicanangkan sejak tahun 2014 lalu ini
tidak lepas dari peran seluruh lapisan masyarakat Kota Bengkulu untuk berperan
aktif dalam menciptakan lingkungan dan sanitasi yang bersih.
“Program
ini dilaksanakan secara berkesinambungan. Sehingga, hasil yang tercapai benar
benar maksimal. Tentunya dapat memberikan azaz manfaat yang baik bagi
masyarakat,” ujar Sekretaris Daerah Kota Bengkulu, Marjon saat membuka
sosialisasi program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas) International
Development Bank (IDB) yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan
Penataan Ruang (PUPR) Kota Bengkulu di salah satu hotel ternama Bengkulu,
Selasa (17/04/18).
Dijelaskan
Marjon, dirinya berharap agar siapapun pemangku kepentingan dan siapapun
pengambil keputusan kedepannya agar tetap menjalankan program ini. Sehingga,
pelaksanaan program tidak terputus.
“Dan
masyarakat juga sudah seharusnya ikut berperan aktif untuk menciptakan sanitasi
yang baik. Sebab, nantinya masyarakat juga yang akan menikmati hasilnya,” ujar
Marjon.
Dengan
untuk diketahui, tahun anggaran 2018, setidaknya Pemerintah Kota melalui dinas
PUPR Kota Bengkulu telah merencanakan pelaksanaan program ini di 15 titik
lokasi tingkat Kelurahan.
Dan
sementara, pelaksanaan program ini telah dimulai pada tahun 2014 lalu dan telah
terealisasi di 25 titik lokasi tingkat kelurahan dengan total pembiayaan
mencapai Rp6,375 miliar.(vvy)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar