Senin, 23 April 2018

Musrenbang 2018 Sukses Digelar, 3 Kabupaten Raih Penghargaan


BENGKULU, SH – Pemerintah Provinsi Bengkulu sukses menggelar Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang), kamis pagi (12/4/18) di Aula Hotel Grage Horizon Bengkulu. Musrenbang ini dilaksanakan dalam rangka penyususunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2019 dengan engan tema Pengembangan Infrastruktur dasar dan infrastruktur strategis untuk pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

RKPD merupakan salah satu dokumen perencanaan pembangunan yang juga diwajibkan oleh undang-undang no 25 tahun 2004 kepada pemerintah daerah setempat untuk disusun setiap tahunnya.

Dalam Musrenbang kali ini dihadiri oleh Plt Gubernur Bengkulu, DPR RI, anggota DPD RI, Bupati/Walikota se-Provinsi Bengkulu, Dirjen Keuangan Kemendagri RI, Deputi Polhukam Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Staf ahli Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi Kementerian Perhubungan RI, Kepala Pusat Perencanaan Infrastruktur Kementerian PUPR RI, dan unsur Pimpinan Daerah Provinsi Bengkulu.

Kepala Bappeda Provinsi Bengkulu Dra. Noni Yuliesti, MM, yang juga sekaligus Ketua Panitia Musrenbang menyampaikan maksud dan tujuan dalam pelaksanaan Musrenbang 2018.

“Maksud dan tujuan Musrenbang adalah harmonisasi dan singkronisasi program pemerintah pusat, pemerintah Provinsi Bengkulu, dan Pemerintah kabupaten/kota. Kedua, mendapatkan masukan dari seluruh stakeholder sebagai bahan penyempurnaan rancangan RKPD menjadi rancangan akhir RKPD Provinsi Bengkulu 2019,” ujar Noni.

Terkait Musrenbang dalam menyusun RKPD Provinsi Bengkulu 2019, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah Menyampaikan bahwasanya ini adalah forum musyawarah pemangku kepentingan yang membahas tugas dan tanggung jawab untuk bersama-sama membangun Provinsi Bengkulu.

“Ini adalah forum musyawarah pemangku kepentingan dalam menjalankan amanat undang-undang sistem perencanaan pembangunan Nasional, diharapkan kedepannya Provinsi Bengkulu terwujud sebuah pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, yang inklusif, yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengurangan angka kemiskinan, pengangguran, dan peningkatan SDM Provinsi Bengkulu,” tegas Rohidin.

Pada Musrenbang 2018, pemerintah provinsi menekankan pada perencanaan pengembangan infrastruktur dasar dan infrastruktur strategis untuk Pertumbuhan ekonomi yang Berkualitas.
Salah satu pengembangan infrastruktur strategis yang menjadi prioritas Pemerintah Provinsi Bengkulu yaitu pelabuhan Pulau Baai.

“Berdasarkan rencana induk pengembangan pelabuhan Pelindo II, pelabuhan Pulai Baai sudah ditetapkan sebagai Pilot Projec Nasional untuk dijadikan pelabuhan yang terintegrasi dengan kawasan ekonomi khusus. Mudah mudahan awal Mei, bapak presiden akan melaunching ketetapan dan finalisasi studi kelayakan yang diusulkan pihak Pelindo, untuk menetapkan kawasan pelabuhan pulau Baai akan menjadi kawasan ekonomi khusus yang mampu menggerakkan ekonomi secara keseluruhan,”ujar Rohidin.

Selain itu, dalam Musrenbang ini juga disampaikan usulan pembangunan infrastruktur strategis lainnya, seperti pembuatan jalan penghubung Lebong-Merangin, peningkatan kualitas jalan penghubung nasional dan infrastruktur pengembangan bandara yang harus disinkronisasi dengan Bappenas.

Sementara itu,  Deputi bidang politik, hukum dan Hankam Bappenas RI Slamet Soedarsono mengatakan, apa yang disampaikan Plt Gubernur Rohidin Mersyah sudah sejalan dengan tema dan prioritas nasional yaitu pemerataan pembangunan untuk pertumbuhan berkualitas.

Ada enam proyek prioritas Provinsi Bengkulu dalam RKP 2019 diantaranya, peningkatan jalan Nakau-Kepahiang-Curup-Batas Sumsel, peningkatan jalan simpang Taba Mulan – Simpang Nangka, preservasi jalan Manna- Pd. Leban-Sp Pino-Batas Sumsel, peningkatan jalan Kota Bengkulu-Kabupaten Bengkulu Selatan, pembangunan Air Baku Kabupaten Lebong, dan pengembangan Bandar Udara Fatmawati Soekarno.

Selain infrastruktur strategis, Slamet mengingatkan pentingnya pengembangan sektor unggulan Provinsi Bengkulu, seperti hasil perkebunan kopi dan coklat serta pengembangan sektor pariwisata.

Dalam kesempatan ini, Plt Gubernur Bengkulu secara langsung menyerahkan penghargaan kepada bupati yang dinilai telah berhasil meningkatan pembangunan di daerahnya, yakni Bupati Bengkulu Utara, Mian, Bupati Lebong, Rosjonsyah dan Bupati Mukomuko Choirul Huda.

Musrenbang ini, dihadiri Dirjen Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Syarifudin, Staf Ahli Menteri Bidang Hukum dan Reformasi Perhubungan Kementerian Perhubungan Umar Haris, Kepada Pusat Perencanaan Infrastruktur Kementerian PUPR, Anggota DPD dan DPR RI Dapil Provinsi Bengkulu, Bupati, unsur Forkopimda Provinsi dan Kepala OPD di lingkungan pemerintah Provinsi Bengkulu.(frj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar