Minggu, 01 April 2018

Bengkulu Selatan Kekurangan Pupuk Subsidi Dan Bibit Padi


Tawanudin (petani)

BENGKULU SELATAN, SH - Petani mengeluhkan kekurangan pupuk subsidi dan ketersediaan benih. Hal tersebut disampaikan petani di hadapan Bupati Bengkulu Selatan pada saat acara Panen Raya di Desa Talang Indah Kecamatan Bungamas, Senin (26/3/18). Lahan Kelompok Tani Mekar Suci dan Sawah Paluah ini terdiri dari 20 Hektar lahan sawah dan 18 Hektar lahan daratan yang masih kesulitan mendapatkan air karena sawah tadah hujan. Tawanudin yang menyampaikan kata sambutan mewakili para petani mengatakan, sebagian besar petani di daerahnya belum pernah mendapat benih padi bantuan pemerintah,

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Bengkulu Selatan Sukarni Dunip dalam sambutannya menyampaikan banyak gabah petani Bengkulu Selatan yang dibawa ke luar Kabupaten Bengkulu Selatan, khususnya ke provinsi Lampung. Menurut Sukarni sudah berbagai upaya untuk merayu petani agar menjual gabah dengan mereka. Diantaranya dengan menyediakan mesin panen dan gabahnya langsung dibeli. Akibat tingginya eksodus gabah ke Lampung ini sangat mengkhawatirkan terhadap stok gabah di Bengkulu Selatan. Akibatnya harga beras Medium mengalami goncangan.

Sukarni berharap, agar para petani untuk berhati-hati menjaga stok gabah, jangan seluruhnya dijual, ke luar daerah. Jangan sampai gabah dijual, malah beli beras.

Menyikapi keluhan petani yang kekurangan air, Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud dalam sambutannya menjanjikan akan membangun embung di area persawahan hamparan Air Merah di Desa Talang Indah Kecamatan Bungamas.Kepada Kepala Dinas, saya minta, bagaimana caranya supaya di sini nanti dibangun embung. (Jan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar