// Dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus
BENGKULU, SH -
Rencananya, Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Pulau Baai, Bengkulu akan segera
direlokasi ke kawasan Muara Dua, sebab lokasi PPI saat ini akan akan terkena
dampak perluasan oleh PT Pelindo untuk perluasan areal pelabuhan. Pelaksana
tugas Kepala Dinas Keluatan dan Perikanan (DKP) Bengkulu, Ivan Samsurizal, ST,
mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan lahan seluas 31,6 hektare untuk
pembangunan PPI tersebut. "Tahun ini, PPI Pulau Baai akan direlokasi ke
Muara Dua karena PPI yang sekarang terkena lahan perluasan oleh Pelindo areal
pelabuhan," ujar Ivan Selasa pagi (6/3/18).
PPI Muara Dua nantinya tidak hanya berfungsi
sebagai tempat pelelangan ikan dan pendaratan kapal nelayan saja, tapi akan
berfungsi sebagai destinasi wisata hutan mangrove sebab dari luas kawasan PPI
Muara Dua 31,6 hektare itu, sekitar 15,1 persen merupakan hutan mangrove yang
terawat dengan baik. "PPI nanti akan dibangun didekat dengan hutan
mangrove yang bisa sekaligus menjadi destinasi wisata unggulan baru,"
lanjut Ivan. Terakhir Ivan menerangkan, pihaknya berharap nantinya PPI ini
selain bisa menjadi pelelangan ikan dan pendaratan kapal nelayan, juga bisa
menjadi lokasi wisata yang menarik untuk di kunjungi. "Kita harap
kedepannya lokasi PPI baru ini bisa menjadi lokasi PPI yang strategis dan sekaligus
ramai karena kunjungan wisatawan ke hutan mangrove yanga da di sekitar
PPI," tutup Ivan.
Sementara itu, General Maneger PT Pelindo II
Cabang Bengkulu, Drajat Sulistyo mengatakan, lokasi PPI Pulau Baai sekarang ini
berada di dalam kawasan wilayah pelabuhan setempat. Kawasan tersebut, akan
digunakan Pelindo untuk perluasan areal pelabuhan mengingat geliat aktivitas di
pelabuhan ini terus meningkat. "PPI saat ini memang terkena dampak
perluasan areal pelabuhan Pulau Baai, termasuk bongkar muat peti kemas
meningkat tajam dari 300 menjadi 7.000 unit per bulan," jelas Drajat.
Perluasan areal termasuk PPI oleh PT Pelindo
Cabang Bengkulu ini membutuhkan tambahan lokasi untuk penumpukan peti kemas.
Selain itu, Pelindo juga telah memprogramkan untuk membangun puluhan unit
tangki penimbunan minyak CPO di pelabuhan tersebut. "Perluasan PPI memang
diperlukan untuk membangun puluhan unit tangki penimbunan minyak CPO di
pelabuhan dan rencananya relokasi kawasan Muara Dua," lanjut Drajat. Karena
itu, lahan Pelindo Bengkulu, yang selama ini dijadikan PPI Pulau Baai, terpaksa
diambil kembali untuk perluasan areal pelabuhan. Ini semua kita dilakukan dalam
rangka meningkatkan kemajuan dan peningkat ekonomi Provinsi Bengkulu ke depan. "Perluasan
ini diharapkan bisa membawa kemajuan pada perekonomian Bengkulu dengan harus
merelokasi PPI dan diharapkan ke lokasi yang semakin baik," pungkas
Drajat.(Frj)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar