Senin, 19 Maret 2018

PPI Pulau Baai Direlokasi Ke Muara Dua


// Dijadikan Kawasan Ekonomi Khusus

BENGKULU, SH - Rencananya, Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Pulau Baai, Bengkulu akan segera direlokasi ke kawasan Muara Dua, sebab lokasi PPI saat ini akan akan terkena dampak perluasan oleh PT Pelindo untuk perluasan areal pelabuhan. Pelaksana tugas Kepala Dinas Keluatan dan Perikanan (DKP) Bengkulu, Ivan Samsurizal, ST, mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan lahan seluas 31,6 hektare untuk pembangunan PPI tersebut. "Tahun ini, PPI Pulau Baai akan direlokasi ke Muara Dua karena PPI yang sekarang terkena lahan perluasan oleh Pelindo areal pelabuhan," ujar Ivan Selasa pagi (6/3/18).

PPI Muara Dua nantinya tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelelangan ikan dan pendaratan kapal nelayan saja, tapi akan berfungsi sebagai destinasi wisata hutan mangrove sebab dari luas kawasan PPI Muara Dua 31,6 hektare itu, sekitar 15,1 persen merupakan hutan mangrove yang terawat dengan baik. "PPI nanti akan dibangun didekat dengan hutan mangrove yang bisa sekaligus menjadi destinasi wisata unggulan baru," lanjut Ivan. Terakhir Ivan menerangkan, pihaknya berharap nantinya PPI ini selain bisa menjadi pelelangan ikan dan pendaratan kapal nelayan, juga bisa menjadi lokasi wisata yang menarik untuk di kunjungi. "Kita harap kedepannya lokasi PPI baru ini bisa menjadi lokasi PPI yang strategis dan sekaligus ramai karena kunjungan wisatawan ke hutan mangrove yanga da di sekitar PPI," tutup Ivan.

Sementara itu, General Maneger PT Pelindo II Cabang Bengkulu, Drajat Sulistyo mengatakan, lokasi PPI Pulau Baai sekarang ini berada di dalam kawasan wilayah pelabuhan setempat. Kawasan tersebut, akan digunakan Pelindo untuk perluasan areal pelabuhan mengingat geliat aktivitas di pelabuhan ini terus meningkat. "PPI saat ini memang terkena dampak perluasan areal pelabuhan Pulau Baai, termasuk bongkar muat peti kemas meningkat tajam dari 300 menjadi 7.000 unit per bulan," jelas Drajat.

Perluasan areal termasuk PPI oleh PT Pelindo Cabang Bengkulu ini membutuhkan tambahan lokasi untuk penumpukan peti kemas. Selain itu, Pelindo juga telah memprogramkan untuk membangun puluhan unit tangki penimbunan minyak CPO di pelabuhan tersebut. "Perluasan PPI memang diperlukan untuk membangun puluhan unit tangki penimbunan minyak CPO di pelabuhan dan rencananya relokasi kawasan Muara Dua," lanjut Drajat. Karena itu, lahan Pelindo Bengkulu, yang selama ini dijadikan PPI Pulau Baai, terpaksa diambil kembali untuk perluasan areal pelabuhan. Ini semua kita dilakukan dalam rangka meningkatkan kemajuan dan peningkat ekonomi Provinsi Bengkulu ke depan. "Perluasan ini diharapkan bisa membawa kemajuan pada perekonomian Bengkulu dengan harus merelokasi PPI dan diharapkan ke lokasi yang semakin baik," pungkas Drajat.(Frj)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar