//DKP Imbau Masyarakat Perbanyak Konsumsi Ikan
Pedagang ikan sedang berjualan ikan di wilayah Pasar
Bengkulu
BENGKULU, SH - Dinas
Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Bengkulu terus berupaya untuk mengajak
masyarakat semakin banyak mengkonsumsi ikan karena terbukti dapat meningkatkan
kecerdasan bagi keluarga terutama anak-anak. Berguru dari Jepang yang tingkat
konsumsi ikan perkapitanya tinggi, membuat DKP terus menggenjot konsumsi ikan
di Provinsi Bengkulu meskipun pada tahun 2017 lalu konsumsi ikan secara
nasional sudah naik menjadi 43 kilogram per kapita.
Plt Kepala DKP Provinsi Bengkulu, Ivan
Syamsurizal, ST, mengatakan, negara yang konsumsi ikan perkapitanya tinggi,
angka kecerdasan masyarakatnya lebih baik dan terbukti mampu menambah daya
tumbuh kembang masyarakat terutama anak.
"Kita harus bisa mencontoh Negara
Jepang, kalau kita lihat postur tubuhnya dulu kecil, sekarang sudah besar-besar
dan karena gemar makan ikan, kecerdasannya juga diatas rata-rata," ujar
Ivan, rabu pagi (7/3/18).
Protein hewani pada ikan jauh lebih bagus dan
banyak dibanding protein yang didapat dari mengkonsumsi daging sapi. Oleh
karenanya pihaknya mengajak masyarakat Provinsi Bengkulu untuk memperbanyak
konsumsi ikan.
"Jumlah protein pada ikan lebih tinggi
daripada daging, jadi sudah tentu akan membantu menambah kecerdasan otak,"
sambung Ivan.
Diakuinya, mengkonsumsi ikan sudah merupakan
budaya bagi masyarakat Bengkulu, namun tetap harus lebih ditingkatkan, apalagi
potensi sumber daya perikanan di Bengkulu secara umum masih sangat besar dan
tidak akan habis.
"Sumber ikan kita sangat banyak karena
potensinya juga sangat besar di Bengkulu, jadi masyarakat diharapkan bisa
meningkatkan jumlah konsumsi ikannya," lanjut Ivan.
Saat ini, dalam kebiasaan masyarakat Bengkulu
selalu mengangap tidak sempurna makan apabila lauk atau ikan tidak ada sehingga
peningkatan konsumsi ikan diharapkan bisa terjadi, apalagi bila ditinjau dari
sisi kesehatan, mengkonsumsi ikan cukup aman bagi siapapun karena tidak perlu
takut kolestrol naik, justru masyarakat semakin sehat.
"Ikan adalah sumber protein hewani yang
murah dan sehat dan baik bagi kesehatan, dibanding dengan daging, maka konsumsi
ikan cukup aman bagi siapapun," jelas Ivan.
Terakhir Ivan mengharapkan semua keluarga di
Bengkulu khususnya semakin meningkatkan konsumsi ikan dalam keluarga. Hal ini
berguna untuk menambah daya tangkap dan kecerdasan terutama anak-anak untuk
generasi yang gemilang.
"Kita harus meningkatkan konsumsi ikan
untuk tubuh yang sehat dan daya kecerdasan yang meningkat untuk masa depan
Bengkulu yang lebih baik," tutup Ivan.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan
Provinsi Bengkulu, H. Herwan Antoni, MKes., MSi, mengatakan, mengkonsumsi ikan
sangat baik bagi pemenuhan gizi masyarakat. Apalagi angka konsumsi ikan
pertahun selalu mengalami peningkatan yang cukup signifikan.
"Data konsumsi ikan nasional hanya 38,14
kilogram per kapita pada 2014. Angka itu menanjak menjadi 43,94 kilogram
per-kapita pada dua tahun berikutnya dan tahun 2017 konsumsi ikan nasional bisa
mencapai angka 43 kilogram per kapita," jelas Herwan.
Herwan menilai peningkatan konsumsi ikan ini
menandakan bahwa masyarakat Indonesia rata-rata sudah semakin peduli dengan
kesehatan mereka. Sebab mengkonsumsi ikan bukan hanya menambah daya kecerdasan,
juga membuat tubuh semakin sehat.
"Kita harus berguru dari Jepang dengan
konsumsi ikan yang sangat tinggi, hal ini sudah mulai terlihat dari
meningkatnya konsumi ikan nasional dan kita harap kedepannya terus mengalami
peningkatan untuk Indonesia dan Bengkulu lebih baik," tutup Herwan.(Frj)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar