Minggu, 25 Maret 2018

Pertamina Dex Langka, LPHP Lapor Presiden


Direktur Lembaga Peduli Hukum Bengkulu, Achmad Tarmizi Gumay
BENGKULU, SH- Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertamina Dex sudah sejak sebulan terakhir di wilayah Kota Bengkulu bahkan daerah kabupaten mengalami kelangkaan. Bahkan satu-satunya SPBU di wilayah Kota Bengkuluyang menyediakannya terlihat sepi lantaran BBM jenis inu kosong. Belum diketahui penyebab kelangkaan Pertamina Dex tersebut dengan pasti. Akan tetapi  masyarakat merasa dirugikan, sebab BBM Pertamina DEx banyak dibutuhkan dan bukan BBM jenis subsidi.
Direktur Lembaga Peduli Hukum Bengkulu (LPHB) Achmad tarmizi Gumay mengungkapkan, distribusi Pertamina Dex dari provinsi ke daerah mengalami keterlambatan, belum diketahui dengan pasti apa penyeba  keterlambatan hingga menyebabkan kekosongan di satu-satunya SPBU di Kota Bengkulu yang menjualnya. 

Kelangkaan BBM jenis Pertamina Dex ini sangat dirasa memberatkan masyarakat. Seharusnya kelangkaan Pertamina Dex ini tidak berlangsung lama. Sebab kebutuhan akan Pertamina Dex itu sudah dirasakan sebagai kebutuhan utama. Apalagi untuk wilayah Kota Bengkulu yang banyak kendaraan pribadi memakainya.

”Kita berharap kondisi seperti ini tidak berlangsung lama. Pemerintah juga harus sigap memantau kondisi di lapangan dan cepat bertindak mencari solusi agar masyarakat tidak resah dan merasa dirugikan,” imbuh Tarmizi.

Untuk diketahui, kuota Pertamina Dex tersebut, selalu saja dirasa kurang karena banyaknya pengguna kendaraan. Antrean panjang kendaraan terus terjadi setiap pengisian BBM. Hal itu bisa disebabkan stoknya yang kurang.

Menurut Tarmizi, kelangkaan yang terjadi di SPBU di wilayah Kota Bengkulu bahkan di daerah kabupaten bukan karena kuota yang dikirim berkurang atau stok BBM yang tidak ada. Melainkan pengiriman dari Bengkulu yang sering terlambat dari biasanya.

 “Kita tidak tahu apa penyebabnya penyalur dari Bengkulu yang telat. Hanya keserigan telat dari biasanya,” tambah tarmizi.

Tarmizi menambahkan, kelangkaan BBM itu tidak hanya terjadi di wilayah Kota Bengkulu saja, Namun juga di berbagai daerah kabupaten, salah satunya di wilayah Argamakmur kabupatren Bengkulu Utara.

Atas kondisi ini, Achmad Tarmizi Gumay, SH., MH selaku direktur  Lembaga Peduli Hukum Bengkulu (LPHB) dan Pimpinan Umum Surat kabar Suara Hukum  sertra Lowyer / Pengacara di Tarmizi Gumay & Patners akan menyampaikan persolan ini berupa masukan dan saran ke bapak Presiden RI Jokowi Dodo untuk dapat memperhatikan secara khusus beberapa hal, yakni BBM Pertamina Dex hanya ada 5 kali dalam seminggu padahal bukan bahan bakar subsidi dan jelas dapat membantu pemerintah, 9 Pom Bensin di wilayah Kota Bengkulu, hanya satu SPBU  yang menyediakan Pertamina Dex, masyarakat Bengkulu sangat kecewa dengan Pertamina bahkan merasa dirugikan seolah-olah tak mapu membeli BBM Pertamina Dex, akibatnya masyarakat takut kendaraanya rusak.

Masyarakat Bengkulu melaluinya ia dan rekannya meminta menyampaokan berupa surat masukan dan saran ke bapak Presiden RIagar dapat  memerintahkan menteri ESDM dan Direktur  Pertamina untuk menyediakan BBM Pertamina Dex ke wilayah provinsi Bengkulu sama dengan provinsi lainnya di Indonesia.

Surat masukan dan saran ke bapak Presiden ini juga ikut ditembuskan juga ke Ditjend Minerba Kementrian ESDM RI di Jakarta.(team)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar