Ketua BPP HIPMI Bengkulu Yaun Degama
BENGKULU, SH – Ketua BPP HIPMI Bidang Internasional dan Pariwisata,
Bagas Adhadirga mengatakan, sektor pariwisata di Kota Bengkulu masih menjadi
magnet utama dalam menggerakan perekonomian di suatu daerah. Karena sektor
pariwisata akan menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk berkunjung. Multi
efeknyapun akan terasa di segala penjuru, mulai dari usaha transportasi,
perhotelan, makanan, hingga oleh-oleh khas suatu daerah.
Menurut Bagas, Bengkulu memiliki banyak potensi untuk
mendatangkan wisatawan domestik maupun luar negeri sebab Kota Bengkulu memiliki
History dan misteri yang belum sepenuhnya tergali. Sebab, Bengkulu pernah
dijajah negara Inggris dan Belanda dan juga anak keterunan mereka pernah juga
lama tinggal di Bengkulu. Hal inilah yang menjadi pertayaan besar, apa misteri
yang dicari 2 negara besar itu di Bengkulu yang harus digali oleh masyarakat
Bengkulu, Senin pagi (26/2/18)
“2 Negara itu sempat hadir di
Bengkulu. Pasti ada sesuatu yang terpendam di Provinsi ini” ujar Bagas.
Bagas berkeyakinan, histori dan pariwisata di Bengkulu
jika dikelolah dengan baik akan menjadi daya tarik besar di Bengkulu. Salah
satu caranya adalah Bengkulu harus menggelar event berskala nasional bahkan
panca negara yang dibalut dengan promosi pariwisata. Event-event inilah yang
akan menjadi pembeda Bengkulu dengan provinsi lain sehingga menjadi destinasi
wisata tersendiri di tanah air. Sehingga akan cepat sejajar dengan daerah lain
di tanah iar, sebut saja Denpasar bali dan Daerah Istimewa Yokyakarta.
“Seperti
Spanyol, yang telah menjadi negara tujuan wisatawan. Ternyata mereka adalah
Fans Barcelona dan Real Madrid. Indonesia seharusnya mampu menelurkan virus
tersebut agar mampu dilirik wisatawan.” jelas Bagas.
Dari dulu hingga
sekarang, feature Indonesia sendiri
hingga kini adalah Pariwisata, tetapi belum ada pemain besar di Industri
Pariwisata. Padahal jika pengusaha kompak maka Bengkulu adalah destinasi wisata
terbaik di Sumatera.
"Kami berharap
seluruh pengusaha di Bengkulu bisa saling bersinergi untuk membuat masterplan
pariwisata di Bengkulu," kata Bagas.
Pihaknya juga akan
berusaha untuk mengumpulkan para pengusaha di Bengkulu untuk bersama-sama
membuat masterplan terkait rencana untuk mensukseskan Visit Bengkulu 2020
dengan berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat.
"Kita kumpulkan pengusaha
di Bengkulu dan berkoordinasi dengan pemerintah membuat masterplan pariwisata
Bengkulu yang memliki garis pantai panjang yang snagat berpotensi jika dikelola
dengan baik," lanjut Bagas.
Menurut Bagas, peluang
ini bisa ditangkap dan harus dikerjakan serius. Oleh karenanya sebuah
masterplan yang lengkap dan mendetail sangat diperlukan untuk mempromosikan
wisata Bengkulu termasuk terkait dengan perizinan.
"Kita
memasarkan tapi kita tidak tahu apa yang dipasarkan, maka kita harus membuat
masterplan yang detail terkait apa yang rencananya ingin dipasarkan sehingga
arah dan tujuannya juga jelas dan bisa dicapai bersama," tutup Bagas.
Hal senada juga disampaikan oleh Senator DPD RI Dapil
Bengkulu, Riri Damayanti. Menurutnya, selaku anggota Komite III, pihaknya
sangat siap mendukung berbagai potensi pariwisata yang ada di Bengkulu untuk
bangkit. Ia mengaku selama ini, pihaknya terus mensosialisasikan dan
mempromosikan Bengkulu di kanca Nasional agar pemerintah pusat akan
memperhatikan Bengkulu.
Riri berharap, para pelaku usaha atau pengusaha muda
Bengkulu yang tergabung dalam HIPMI untuk dapat kompak dan bekerjasama dalam
memajukan pariwisata Bengkulu.
“Harapan
kita di Bengkulu, pengusaha-pengusaha muda di Bengkulu dapat duduk bersama,
berdiskusi untuk saling mensuport supaya potensi pariwista di Bengkulu ini
dapat ditingkatkan. Sehingga nantinya juga akan mempengaruhi perekomian
masyarakat Bengkulu itu sendiri” pungkas Riri.
Ketua DPD HIPMI
Bengkulu, Yuan Degama mengatakan, untuk mewujudkan pembangunan Provinsi
Bengkulu dibutuhkan peran daerah termasuk Hipmi dalam rangka mensejahterakan
masyarakat. Peran tersebut secara signifikan mampu mewujudkan Bengkulu menjadi
daerah yang lebih sejahtera. Salah satu peran yang akan dilakukan Hipmi di
Bengkulu adalah akan mulai terjun ke industri pariwisata mengingat potensi yang
dimiliki sangat besar.
"Untuk
mensejahterakan Bengkulu kita perlu peran dari semua pihak termasuk pemerintah
daerah dan para pengusaha di Bengkulu harus bersinergi membangun industri
pariwisata di Bengkulu," ungkap Yuan.
Sebagai pengusaha
pejuang dan pejuang pengusaha, Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) siap
mengembangkan dan terjun ke industri pariwisata di Provinsi Bengkulu. Rencana
tersebut akan segera direalisasikan dengan membuat masterplan program terkait
pengembangan industri pariwisata Bengkulu.
HIPMI akan berperan
secara aktif demi membangun Bengkulu yang sejahtera di semua lini sebab
Bengkulu memiliki kekayaan alam yang melimpah ditambah sumber daya manusianya
yang mumpuni untuk bisa memajukan Bengkulu.
"Bengkulu
berpotensi besar untuk maju, Hipmi siap membangun Bengkulu dan bersatu
memajukan Bengkulu salah satunya dunia pariwisatanya," sambung Yuan.
Seperti diketahui
potensi pariwisata di Provinsi Bengkulu sangat besar mulai dari wisata alamnya
hingga wisata sejarahnya. Seluruh potensi tersebut hingga saat ini belum ada
yang mengelolahnya dengan baik, untuk itu para pengusaha di Bengkulu diajak
untuk dapat besama-sama membangun pariwisata di Bengkulu.
"Kami yakin
besarnya potensi pariwisata di Bengkulu nantinya akan mampu menarik banyak
pengusaha untuk terjun di Industri ini," tutup Yuan.
Sementara itu, untuk menyongsong wonderful Bengkulu visit
2020, Pemda Provinsi Bengkulu terus mematangkan berbagai event menarik, baik
yang bertaraf Lokal maupun Nasional. Seperti di tahun 2018, ada 50 event wisata
yang rencananya akan digelar sepanjang tahun, mulai Februari hingga bulan
Desember mendatang.
Asisten I Setda Provinsi Bengkulu Hamka Sabri mengatakan,
pelaksanaan 50 event sepanjang tahun 2018 ini, merupakan bentuk komitmen Pemda
Provinsi Bengkulu dalam upaya mendorong perekonomian masyarakat. Terlebih
potensi alam, wisata, sejarah, budaya dan kuliner di Bengkulu yang dikenal
dengan sebutan Bumi Rafflesia yang cukup potensial untuk dikembangkan.
“Ini
Jadi kita tahun ini akan menggelar banyak event. Tujuannya untuk menarik
wisatawan datang ke Bengkulu, sehingga perekonomian masyarakat bisa dapat
meningkat,” jelas Hamka Sabri.
Sementara itu, Kepala
Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Bengkulu, H Lierwan
SE melalui Sekretaris, Yuliasti Mahryalita ST mengungkapkan, pihaknya mendukung
rencana Hipmi terkait pengembangan dan rencana pembuatan masterplan untuk
mengelola pariwisata Bengkulu seperti Pantai Panjang Bengkulu.
"Kawasan pantai
Bengkulu sangat bagus dan kawasan ekonomi khusus kami mendukung pembuatan
masterplan untuk mengelola sumberdaya alam di Provinsi Bengkulu seperti
pantai," ujar Yuliasti.
Yuliasti menerangkan,
kemajuan suatu daerah didorong oleh 3 sektor yaitu dari Pemerintah, Swasta dan
masyarakat. Tiga sektor tersebut harus dapat mewujudkan keberhasilan Provinsi
Bengkulu.
"Kita bahkan sudah
bekerjasama di sektor agro dengan Bangka Belitung, perikanan dengan Jambi dan
masih banyak lainnya. Jadi kami berharap semua pihak ikut mendukung rencana
ini, termasuk Hipmi Bengkulu yang juga harus saling mensupport untuk kemajuan
Bengkulu," pungkas Yuliasti.
Untuk memetakan waktu
pelaksanaan event-event tersebut agar dapat berjalan selaras dan sukses, Pemda
Provinsi Bengkulu telah membuat “Kalender Event 2018”, supaya masyarakat dapat mengetahui secara garis besar waktu
pelaksanaanya bahkan masyarakat luar Bengkulu sehingga bisa mempersiapkan diri
untuk menyaksikannya. (Frj)
Berikut Calender 0f Even 2018 Pemda Provinsi Bengkulu:
1. Pesona Budaya Bumi Ratu Samban (Maret)
2. Rejang Lebong Trial
Adventure ( Maret)
3. Festival Band se- Sumatera ( Juni)
4. Enggano Fiesta ( Juni)
5. Festival Bumi Rafflesia (Juli)
6. Rally Rakit Tradisional (Juli)
7. Festival Truly
Rafflesia (Juli)
8. Arung Jeram Sungai Manna (Agustus)
9. Festival Bukit Barisan (September)
10. Mountain Valley (3-9 September)
11. Bencoolen Tabut Festival (11-21 September)
12. Bukit Kandis Cross
Country Festival (Oktober)
13. Festival Pesisir Pantai Panjang Bengkulu (November)
14. Karnaval kain Batik Besurek (November)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar