//
Melalui Zakat, Infak, Dan Sedekah
Ketua LazisMu Bengkulu, Amrullah Boerman berbagi.(Doc:net)
BENGKULU,
SH - Lazis Muhammadiyah (LazisMu) Bengkulu berkomitmen untuk
mengentaskan kemiskinan di Bengkulu sekaligus membantu Pemerintah Daerah
melalui zakat, berinfak dan bersedekah. LazizMu bahkan melaksanakan program
pembinaan UMKM untuk Fakir dan Muallaf guna mewujudkan komitmen tersebut.
Ketua LazisMu Bengkulu, Amrullah Boerman
mengatakan, pihaknya berupaya maksimal agar bisa menggugah masyarakat untuk
berzakat, berinfak dan bersedekah sehingga bisa ikut mensukseskan komitmen
mereka untuk membantu pemerintah mengentaskan kemiskinan.
"Kami ingin semua masyarakat bisa
tergugah untuk mensedekahkan sedikit hartanya untuk kesejahteraan umat,"
ujar Amrullah Rabu pagi (21/3/18).
Pihaknya mengaku selama ini terus melakukan
bersinkronisasi dengan berbagai media di kota Bengkulu untuk memperkuat
silahturahmi antara LazisMu dengan media dan melakukan branding ke Masyarakat agar masyarakat percaya kepada LazisMu dan
dengan sukarela ikut berzakat, berinfak dan bersedekah.
"Kepercayaan masyarakat adalah modal
utama kami untuk mensukseskan komitmen kami dalam membantu pemerintah daerah
mengatasi masalah kemiskinan di Bengkulu," lanjut Amrullah.
LazisMu Bengkulu di 2018 ini berencana akan melakukan
program yang benar-benar menyentuh masyarakat terutama delapan asnaf mulai dari
Fakir (al Fuqara), Miskin (al-Masakin), Amil, Muallaf, Riqab, Gharimin, Fisabilillah, dan Ibnus Sabil.
"Visi kami adalah Mustahik (Penerima
zakat) menjadi Muzzaki (pemberi zakat) yaitu dengan berusaha mengentaskan
kemiskinan di Bengkulu sekaligus membantu Pemerintah Daerah mensejahterakan
masyarakat," sambung Amrullah.
Tak hanya itu, di 2018 ini LazisMu juga
memiliki Program pembinaan UMKM untuk Fakir dan Muallaf. Untuk UMKM LazisMu
dampingi dan berikan dana untuk modal usaha kemudian hasil pendapatannya bisa
digunakan untuk membayar zakat.
"Kita berikan gerobak dan peralatannya
untuk UMKM dan sekarang mereka sudah bisa berinfak," jelas Amrullah.
Di Bengkulu LazisMu menargetkan 10 sampai 20
UMKM yang akan didampingi dan dilakukan pembinaan. Target tersebut jika
terpenuhi maka bisa dikatakan sudah cukup baik, kalau dalam satu tahun ini
sudah tercapai maka perannya terhadap Pemerintah dan ekonomi melalui zakat
infak dan shodakoh semakin lebih baik lagi.
"Kami menargetkan setidaknya 20 UMKM
akan dibina di taun ini yang diharapan bisa membawa kemajuan ekonomi bagi
msayarakat," lanjut amrullah.
Tak hanya itu, LazizMu juga akan mengadakan
program Bedah Rumah Fakir Miskin yang juga akan ditargetkan pada tahun ini.
Selain itu, dalam pengumpulan zakat infak dan sedekah menggunakan program
Filantropi keluarga seperti celengan keluarga khusus zakat infak dan sedekah.
"Berbagai program kita rencanakan
seperti bedah rumah, celengan infak, serta menyasar ke CSR perusahaan serta
beberapa instansi perusahaan lainnya dalam pengumpulan zakat infak dan
sedekah," tutur Amrullah.
Adapun target Zakat yang diharapkan LazisMu
pada Rakornas yaitu mencapai Rp 5 Miliar, salah satunya dengan menginput
seluruh amal usaha muhammadiyah agar bisa terinput dan terlaporkan karena
selama ini tidak pernah terlaporkan.
"Padahal selama ini mungkin bisa lebih
dari Rp. 1 miliar dari zakat, namun masih belum semuanya terlaporkan,"
sambung Amrullah.
Kedepan LazisMu dengan lembaga zakat ini,
Muhammadiyah sebagai induk bisa mewujudkan visi dan misi orang-orang dalam
membantu masyarakat yang kurang mampu atau miskin
"Kita berharap dengan adanya LazisMu
masyarakat bisa lebih sadar untuk membayar zakat, berinfak ataupun sedekah
untuk memajukan ekonomi masyarakat Bengkulu," tutup Amrullah.(Frj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar