Minggu, 11 Februari 2018

View Tower Kembali Terbengkalai, Pemda Kemana?

Kondisi View Tower Terkini (kanan) (doc:tuntasonline.com)

BENGKULU, SH  Pemerintah provinsi Bengkulu kembali disorot lantaran tampak tak serius dalam mengelola potensi wisata daerah, salah satunya Objek wisata View Tower yang terletak di depan Rumah Dinas Gubernur Bengkulu, terkesan dibiarkan dan tidak mendapatkan perhatian serius oleh pemerintah daerah, khusunya Dinas Priwisata Bengkulu. Diketahui, pemerintah tengah menggalakan wonderfull Bengkulu 2020, namun terang-terang banyak objek wisata yang terbengkalai, bahkan dibiarkan hancur tanpa ada perhatian serius oleh pemerintah.

            Dari pantauan wartawan, Senin (5/2/18) tampak bangunan View Tower yang menjadi salah satu Icon wisata masyarakat Bengkulu yang dibiarkan rusak bahkan banyak sampah serta tercium bau ‘pesing’ di beberapa bagiannya. Salah seorang pengunjung asal kabupaten Rejang Lebong, Beni Erlangga mengatakan, jika dirinya merasa sedih melihat kondisi Objek wisata View Tower karena karena sekarang sudah banyak kaca-kaca yang pecah, sampah berserakan, serta tercium bau-bau yang tidak enak. “cak mano ndak maju bengkulu kalau cak iko,” ungkap Beni.

// Kadisparbud : ‘Tahun Ini Segera Akan Direnovasi’

            Menanggapi hal ini, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Bengkulu Yudi Satria, akhirnya angkat bicara dan memastikan tahun 2018 ini view Tower akan dilakukan renovasi. "Untuk View Tower Bengkulu memang di tahun ini kita akan lakukan renovasi untuk mengembalikan optimalisasi dari fungsinya,” katanya. Namun sayangnya, kapan kepastian akan dilakukan renovasi, pihak Dispasbud tidak bisa menjawab, dia hanya mengatakan jika perbaikan akan dilakukan sebelum pelaksanaan festival Tabut 2018.

“Namun saya tidak tahu bulan berapa tepatnya View Tower itu akan direnovasi yang pastinya Insya Allah sebelum Festival Tabut, View Tower akan selesai direnovasi lagi," ujar Yudi. Untuk teknis perbaikan, terang Yudi, pihaknya juga tidak mengetahui persis apa saja yang akan menjadi poin perbaikan. “kalau apa saja dan seperti apa perbaikannya itu ranahnya Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Bengkulu, sementara kalau kita hanya sebagai pemanfaatan dan optimalisasi wisata saja,” demikian Yudi. 

// Puskaki Minta Pemerintah Lakukan Evaluasi

 

            Ketua Pusat Kajian Korupsi Indonesia (Puskaki) Bengkulu, Meliyan Sori mengingatkan pemerintah, untuk melakukan evaluasi terkait banyaknya aset daerah yang terkesan dilakukan pembiaran tanpa dikelola dengan baik. “Ini catatan untuk Pemerintahan Rohidin Mersyah agar lakukan evaluasi melihat adanya aset daerah yang terbengkalai,” tulis Meliyan Sori melalui pesan whatapps kepada wartawan,Selasa (6/2/18).

Sebelumnya hal ini sudah sempat diberitakan oleh beberapa media online terkait adanya pembiaran terhadap aset wisata, sehingga tampak kumuh bahkan sebagian lainya rusak, sehingga menimbulkan banyak keluhan pengunjung objek wisata  yang datang ke Bengkulu, menindak lanjuti keluhan tersebut, beberapa kesempatan pihak wartawan mencoba melakukan konfirmasi sebagai bentuk pemberitaan yang berimbang kepada pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Bengkulu.


Namun nyatanya, keinginan para wartawan untuk meminta konfirmasi, baik kepada Kepala Dinas secara langsung atau bidang lainnya, tidak mendapatkan jawaban, bahkan terkesan tidak meperdulikan. Oleh karenanya, Meliyan mengingatkan, jika sebagai pihak Eksekutif, Pemerintah seharusnya bisa memberikan konfirmasi, supaya pemberitaan yang dilakukan dapat berimbang, serta memberikan penjelasan terkait adanya pembiaran terhadap aset wisata yang yang tidak dikelolah dengan baik. “Seharusnya instansi Pemerintah harus memberikan konfirmasi yang jelas agar berita yang dibuat media tidak simpang siur, mereka harus mempermudah dan tidak mempersulit,” terangnya.(red)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar