Prof. Lizar Alfansi, Pengamat Ekonomi
Bengkulu
BENGKULU, SH – Pakar
Ekonomi Universitas Bengkulu, Prof Lizar Alfansi, SE., MBA, PhD, mengatakan,
masyarakat Bengkulu tidak perlu panik dengan keadaan ekonomi Bengkulu saat ini,
sebab kedepannya pertumbuhan ekonomi Bengkulu akan berkembang pesat. Meskipun
terjadi perlambatan pertumbuhan, keadaan ekonomi Bengkulu diprediksi kedepannya
akan terus membaik. Pasalnya, ada banyak yang faktor yang mendukung seperti
pertumbuhan investasi akibat jumlah investor yang meningkat di Bengkulu. Oleh
karena itu, semua masyarakat Bengkulu diminta tetap optimistis.
“Meskipun
melambat, di tahun 2018 perekonomian Bengkulu akan semakin maju dan tumbuh”
ujar Lizar, Senin Siang (12/02/18).
Lizae
menambahkan, pada 2018, perekonomian Bengkulu akan semakin membaik jika serapan
anggaran pemerintah terus digenjot, terutama untuk infrastruktur dan proyek
padat karya. Penyerapan tenaga kerja pada akhir tahun 2017 dan awal tahun 2018
juga akan meningkat sehingga angka pengangguran menurun.
“Serapan
anggaran yang tinggi untuk infrastruktur akan membawa dampak positif bagi
perekonomian Bengkulu serta mengurangi pengangguran,” terang Lizar.
Berdasarkan simulasi menggunakan tabel Input Output,
multiplier tenaga kerja di Indonesia rata-rata sebesar 1,98. Hal ini berarti,
jika ada penyerapan tenaga kerja di sektor tertentu sebanyak 1 orang, maka
secara total akan menambah tenaga kerja di seluruh sektor sebesar 1,98 kali
lipat. “Dengan demikian diperkirakan pada 2018 mendatang, masuknya arus investasi
dari dalam dan luar negeri akan membawa dampak positif berupa penyerapan tenaga
kerja akan mencapai ratusan ribu orang,” tutur Lizar.
Pembangunan infrastruktur kelistrikan, juga diprediksi
mampu menaikkan pertumbuhan ekonomi sebesar 0,28 persen dan kualitas
peningkatan Sumber daya manusia (SDM) akan didongkrak hingga 0,31 persen,
peningkatan utilitas distribusi barang melalui pelabuhan mampu menaikan 0,63
persen. Hilirisasi Crude Palm Oil (CPO)
menjadi produk turunan, mampu menaikkan pertumbuhan 0,25 persen.
“Pembangunan infrastruktur bisa meningkatkan pertumbuhan
ekonomi,” sambung Lizar.
Ia mengaku optimis, perekonomian Bengkulu meningkat pesat
seiring dengan berbagai aliran investasi yang ada serta berbagai pembangunan
infrastruktur yang memicu naiknya perekoniman Bengkulu.
Terakhir, Lizar berharap, progress ini patut menjadi
perhatian adalah Insentif dan Investasi yang masuk ke Bengkulu nantinya akan
berdampak positif sehingga tahun depan perekonomian Bengkulu tidak akan
melambat seperti tahun ini,” pungkasnya.(Frj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar