Senin, 12 Februari 2018

DIduga Asusila, Enam Pemuda Diamankan

// kondom dan 2 buah mobil jadi barang bukti
Kasatpol PP Mitrul Ajemi saat menemukan Kondom ,Senin (05/02/18)

BENGKULU, SH - Razia menyisir kawasan wisata Pantai Panjang dan Kampung China yang mana kembali di gelar oleh Polisi Pamong Praja Kota Bengkulu pada malam,Senin (05/02/18) dan mulainya razia pukul 10:00 WIB.

Razia kali ini ditargetkan terutama para pecandu minuman keras yang di berada di lokasi tersebut.Sewaktu razia Sebanyak 6 pemuda dan 2 buah Mobil bernopol BD 1504 NB dan BD 1570 PA yang diamankan karena di curigai mereka mengkonsumsi minuman keras dan lainnya.


Dua buah mobil yang di tahan saat razia di Kampung China

Dilokasi, nampak Kepala BNN Kota Bengkulu AKBP Alexander juga ikut memantau situasi.selain berhasil mengamankan 6 pemuda tersebut anggota Polisi Pamong Praja Kota Bengkulu dan   Kepala BNN Kota Bengkulu AKBP Alexander ikut memantau situas di penggeledaan anggota razia menemukan kondom didalam mobil. 

Kondom tersebut ditemukan di dalam mobil bernopol BD 1504 NB yang dikemudikan oleh Rd, oknum pelajar SMK disalah satu sekolah swasta Kota Bengkulu. Namu saat di temukan sebuah Kondom, Rd pemilik mobil membantah kondom itu bukan miliknya kepada petugas."Itu bukan punya saya, itu punya kawan." kata Rd yang nampak gelisah saat ditanya awak media.

"Saya dari Mukomuko Bang, saya kos di Sawah Lebar Jalan Sepakat, gaek saya di Mukomuko."lanjutnya saat di tanya.
Namun saat diinterogasi petugas, Rd mengakui juga jika kondom itu benar miliknya."Memang benar itu milik saya.tapi saya beli dua hari yang lalu dan malam ini tidak sengaja saya bawa." kata Rd.
"Dari hasil razia malam ini, yang kita dapati sebagian besar masih berstatus pelajar. Maka dari itu kami ajak Disdikbud Kota untuk bersama-sama memberikan pemahaman disekolah tentang bahaya narkoba, miras terlebih tentang bahaya pergaulan bebas. Sebab saat razia tadi ada yang kedapatan membawa kondom di mobil." kata Kasatpol PP Kota Bengkulu, Mitrul Ajemi, saat menggelar razia di Kampung Cina Kota Bengkulu, Senin (05/02/2018) malam.
Sementara itu Kasatpol PP Kota Bengkulu Mitrul Ajemi sangat menyayangkan adanya pelajar yang kedapatan membawa kondom."Miris kita melihat remaja berstatus pelajar leluasa membawa kondom," kata Mitrul.
“kami menghimbau kepada apotek-apotek di Provinsi Bengkulu agar tidak sembarangan menjual kondom."Kalau yang beli masih pelajar,tolong jangan dilayani." tegasnya.

"Ini menjadi tugas bersama, setelah ini pasti akan kita panggil orang tuanya." Pungkasnya.(pau) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar