// kondom
dan 2 buah mobil jadi barang bukti
Kasatpol PP Mitrul Ajemi saat menemukan Kondom ,Senin
(05/02/18)
BENGKULU, SH - Razia menyisir kawasan wisata Pantai Panjang
dan Kampung China yang mana kembali di gelar oleh Polisi Pamong Praja Kota
Bengkulu pada malam,Senin (05/02/18) dan mulainya razia pukul 10:00 WIB.
Razia kali ini ditargetkan terutama para pecandu minuman
keras yang di berada di lokasi tersebut.Sewaktu razia Sebanyak 6 pemuda dan 2
buah Mobil bernopol BD 1504 NB dan BD 1570 PA yang diamankan karena di curigai mereka
mengkonsumsi minuman keras dan lainnya.
Dua
buah mobil yang di tahan saat razia di Kampung China
Dilokasi, nampak Kepala BNN Kota
Bengkulu AKBP Alexander juga ikut memantau situasi.selain berhasil mengamankan
6 pemuda tersebut anggota
Polisi Pamong Praja Kota Bengkulu dan Kepala BNN Kota Bengkulu AKBP Alexander ikut
memantau situas di penggeledaan anggota razia menemukan
kondom didalam mobil.
Kondom tersebut ditemukan di dalam mobil bernopol BD 1504
NB yang dikemudikan oleh Rd, oknum pelajar SMK disalah satu sekolah swasta Kota
Bengkulu. Namu
saat di temukan sebuah Kondom, Rd pemilik mobil membantah kondom itu bukan miliknya
kepada petugas."Itu bukan punya saya, itu punya kawan." kata Rd yang
nampak gelisah saat ditanya awak media.
"Saya
dari Mukomuko Bang, saya kos di Sawah Lebar Jalan Sepakat, gaek saya di
Mukomuko."lanjutnya saat di tanya.
Namun
saat diinterogasi petugas, Rd mengakui juga jika kondom itu benar
miliknya."Memang benar itu milik saya.tapi saya beli dua hari yang lalu
dan malam ini tidak sengaja saya bawa." kata Rd.
"Dari
hasil razia malam ini, yang kita dapati sebagian besar masih berstatus pelajar.
Maka dari itu kami ajak Disdikbud Kota untuk bersama-sama memberikan pemahaman
disekolah tentang bahaya narkoba, miras terlebih tentang bahaya pergaulan
bebas. Sebab saat razia tadi ada yang kedapatan membawa kondom di mobil."
kata Kasatpol PP Kota Bengkulu, Mitrul Ajemi, saat menggelar razia di Kampung
Cina Kota Bengkulu, Senin (05/02/2018) malam.
Sementara
itu Kasatpol PP Kota Bengkulu Mitrul Ajemi sangat menyayangkan adanya pelajar
yang kedapatan membawa kondom."Miris kita melihat remaja berstatus pelajar
leluasa membawa kondom," kata Mitrul.
“kami
menghimbau kepada apotek-apotek di Provinsi Bengkulu agar tidak sembarangan
menjual kondom."Kalau yang beli masih pelajar,tolong jangan dilayani."
tegasnya.
"Ini
menjadi tugas bersama, setelah ini pasti akan kita panggil orang tuanya." Pungkasnya.(pau)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar