Minggu, 18 Februari 2018

BSM Tanggapi Terbuka Kasda Pindah Ke Bank Bengkulu

Kepala Cabang BSM Bengkulu, Iswahyudi

BENGKULU, SH – Kurang lebih selama 1 tahun Kas Daerah (KASDA) Kota Bengkulu dikelola oleh Bank Syariah Mandiri (BSM). Tahun ini kasda resmi dipindahkan ke Bank bengkulu oleh Penjabat Walikota Bengkulu, Budiman Ismaun. Padahal perjanjian Kerja Sama (PKS) antara pihak BSM dan pihak Pemerintah Kota Bengkulu sebenarnya berdurasi selama 3 tahun, yakni terhitung dari 16 Januari 2017 lalu hingga 31 Desember 2019 mendatang. Kebijakan tak hayal mengundang tanda tanya, namun belakangan diketahui, jika pemindahan ini merupakan permintaan langsung dari Plt Gubernur Rohidin Mersyah, sesaat setelah melantik Budiman sebagai Penjabat Walikota di tanggal 22 Januari lalu.

Pemindahan Kasda ini ditanggapi terbuka oleh Kepala Cabang BSM Bengkulu, Iswahyudi. Menurutnya sampai saat ini, belum ada pembahasan dari pihak Pemerintah Kota Bengkulu kepada pihaknya. Bahkan Iswahyudi mengaku dirinya mengetahui rencana pemindahan Kasda hanya dari media massa.

“Belum ada pembicaraan resmi dari Pemerintah Kota Bengkulu, saya juga tahu dari media massa,” ujarnya.

Iswahyudi pun berharap wacana pemindahan Kasda tidak menimbulkan polemik. Ia mengharapkan adanya komunikasi yang baik dari Pemerintah Kota, sehingga tak menimbulkan polemik hingga ke BSM Pusat, lantaran ditakutkan nantinya ada pandangan yang menganggap Pemerintah Kota Bengkulu memutuskan hubungan kerja secara sepihak.

“Baiknya ada komunikasi yang baik terlebih dahulu, sehingga tak menimbulkan polemik berkepanjangan, takutnya orang luar menyangka pemutusan kerja sama itu dilakukan secara sepihak,” tutup Iswahyudi.

Sementara itu, Penjabat Walikota Bengkulu, Budiman Ismaun, pemindahan Kasda ini, pihaknya telah menyiapkan Tim Kas Daerah Kota Bengkulu yang kini masih berada di Bank Syariah Mandiri (BSM). Budiman mengaku mendapatkan instruksi langsung dari Plt Gubernur untuk memindahkan kas daerah tersebut.

Menurutnya pemindahan Kasda ini tak lain merupakan sebuah langkah untuk memajukan Bank Bengkulu, yang memang merupakan bank milik masyarakat Bengkulu. Selain itu, budiman juga mengaku pihaknya akan membentuk tim kajian, yang berisikan dari Pemerintah Kota Bengkulu dan dari Bank Bengkulu.

“Kas Daerah baru dibentuk tim kajian, baik dari Pemerintah Daerah dan juga Bank Bengkulu, tak lain untuk memajukan Bank Bengkulu, itu Bank kita, harus kita dukung agar semakin besar,” ujar Budiman Ismaun.


Sebagaimana diketahui, sebelum berada di Bank Syariah Mandiri (BSM), Kasda memang sempat berada di Bank Bengkulu. Namun di era kepemimpinan Walikota Helmi Hasan, pengelolaan kas daerah dipindahkan sebanyak 2 kali, yakni ke Bank BRI, dan kemudian dipindahkan ke Bank Syariah Mandiri. (Frj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar