Minggu, 18 Februari 2018

Bandar Narkoba Internasional Berhasil Di Ciduk

//BNN Provinsi Bengkulu menggelar Press release, Pengungkapan dan penangkapan jaringan narkoba internasional.


1 Unit mobil merek New Toyota Avanza di tahan


BENGKULU,SH - Badan Nasional Narkotika Provinsi Bengkulu, melakukan Pers release dalam upaya menyampaikan keberhasilan BNNP bekerja sama dengan kepolisian wilayah Polda Bengkulu dalam mengungkapkan Sindikat Narkoba bertarap Internasional, Selasa (13/02/18).
Penyampaian ini secara langsung menjelaskan kepada awak media, bahwa sindikat narkoba yang beroperasi lintas negara China-Malaysia-Indonesia (Aceh-Pekan Baru-Jambi-Bengkulu).
Hal ini dapat diungkap oleh BNNP yang dipimpin langsung oleh AKBP Marlian Ansori beserta jajaran setelah melakukan penelusuran selama dua bulan, dan tim pemberantasan BNNP berhasil menangkap dua orang yang berinisial DS (25) dan MS (22), kedua tersangka ini berasal dari Palembang, serta ditangkap di Masat Bengkulu Selatan (11/02/18) pada pukul 16.00 Wib.
Dari hasil penangkapan kedua tersangka tersebut, BNNP mendapatkan barang bukti berupa,?
Satu bungkus berisi Narkotika golongan satu Methamphetamine (Shabu) ± seberat 2,2 Kg (2.200 gram),1 Unit mobil merek New Toyota Avanza,1 Unit Handphone Android,1 Unit Hp Lipat
Untuk kasus ini sendiri, pelaku dijerat dengan pasal 114 (ayat 2) subsider pasal 112 (ayat 2) lebih subsider pasal 132 tentang Narkoba dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara dan maksimal hukuman mati.
Sedangkan untuk modus penyelundupan, Sabu seberat 2kg lebih ini disembunyikan dalam sarung jok mobil dengan ditumpuk dengan 20 buah durian untuk menyamarkannya, sedangkan Sabu ini sendiri berhasil diselundupkan dari China ke Malaysia menuju Aceh melalui Kapal laut.
Perlu diketahui, bahwa pelaku penyelundupan Narkoba jenis Sabu ini merupakan jaringan dari Kirmin (Tahanan lapas Nusakambangan) dan Bayu/Boby (Tahanan Lapas Salemba Jakarta) serta DS adalah oknum Polri yang telah mengundurkan diri.
Dalam penyampaiannya, Kepala BNNP Bengkulu menjelaskan bahwa pihaknya akan selalu berusaha dalam upaya pemberantasan Narkoba yang akab masuk ke Provinsi Bengkulu.

“Kita akan selalu berusaha untuk menekan, serta memberantas dalam upaya penyebaran barang haram yang jahat ini, tentu untuk hal itu kami akan selalu bersinergi kepada pihak kepolisian untuk selalu berusaha mengungkap sindikat barang terlarang ini, kemudian kami juga berharap untuk Pelindo agar selalu hati-hati jangan sampai barang seperti ini masuk dan mengotori pelabuhan Pulau Baai.” jelas Nugroho. (pau)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar