Minggu, 31 Maret 2019

Unik, Warga Kritik Jalan Pariwisata Rusak

BENGKULU, SH – Sejumlah warga Kelurahan Berkas Kecamatan Teluk Segara mengkritik jalan rusak dengan cara berenang di jalan berlubang dengan perlengkapan Alat Snorkling (Masker, Fin Snorkle).


Aksi warga ini sempat menghebohkan warga net meskipun aksi serupa pernah dilakukan warga Sumatera Selatan (Sumsel) dengan pose unik.

Aksi tersebut sontak langsung direspon dengan gubernutr Bengkulu.Menurutnya, kritikan itu dimaklumi walaupun jalan itu sudah masuk dalam agenda perbaikan Pemprov Bengkulu tahun 2019 ini.

"Saya memaklumi tuntutan masyarakat untuk mendapatkan infrastuktur yang bagus itu sangat tinggi dan itu menjadi tanggung jawab kita,” ujar Rohidin.

Rohidin menjelaskan, kerusakan jalan Provinsi di Kabupaten/Kota turut juga akan dilakukan perbaikan. Bahkan, masih dalam proses tender. 

"Itu sudah dianggarkan dan sekarang sudah pada posisi lelang. Mudah-mudahan bulan Mei nanti atau akhir april kalau sudah kontrak akan segera dibangun. Dalam satu tahun bisa 20 sampai 30 ruas, tapi karena tersebar di 9 kabupaten/kota maka itu tidak bisa tuntas dalam tahun yang sama, dan saya memaklumi tututan masyarakat,” tutup Rohidin.

Sementara itu, Jon Heri selaku warga yang berenang mengatakan, aksi berenang yang ia lakukan itu sebagai wujud keprihatinan terhadap kondisi jalan yang rusak.
“Kami dari Forum Pemuda Peduli Bengkulu sangat perihatin melihat kondisi Jalan Pariwisata Bengkulu yang berada di kawasan pantai berkas yang rusak parah.Oleh karena itu, sebagai wujud keperihatinan terhadap Pemprov Bengkulu, kami melakukan aksi berenang di jalan berlobang yang tergenang air seperti kolam tersebut,” ujar Jon.
Jon Heri menambahkan, jalanan berlobang ini semenjak beberapa bulan terakhir belum pernah diperbaiki.Selama ini pemerintah hanya melakukan menambal jalan yang rusak ini, belum ada diperbaiki dengan benar.Jon Heri berharap, Pemerintah Bengkulu cepat memperbaiki jalanan yang berlobang tersebut.
“Ini kan jalan pariwisata, jalan dimana masyarakat sering melewatinya untuk melihat keindahan pantai panjang Bengkulu, sangat disayangkan jika jalan ini tidak segera diperbaiki,Kami minta pemerintah provinsi Bangkulu, perbaiki lah jalan berlobang tersebut, informasi warga sekitar udah sering terjadinya kecelakaan akibat masuk ke dalam lobangJika belum segera diperbaiki, kedepannya kami akan melakukan aksi berenang kembali” pungkas Jon.
Selain itu, Musa selaku warga Berkas mengatakan, jalan yang tersebut sering dilewati masyarakat.Kalau bisa perbaikannya jangan sekedar ditampal tapi benar-benar diperbaiki.Jalanan pantai berkas ini sudah 2 bulan terakhir rusak parah alias berlobang.



“Ya, Jalan ini udah hampir 2 bulan rusak, apabila musim hujan, air menggenangi jalan tersebut, terlebih seringnya terjadi kecelakaan akibat jalanan berlobang tersebut,” tutup Musa.
Sementara itu,terkait dengan jalan yang rusak itu Yuliswani mengatakan, Pemerintah pada tahun ini akan segera memperbaiki jalan tersebut.Yuliswani menilai bentuk protes tersebut sebagai aksi kontrol sosial terhadap masyarakat.
“Itu bentuk kontrol sosial masyarakat terhadap pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah.Tahun ini jalan yang berlubang tersebut akan dibangun dan telah masuk dalam UKPBJ (Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa),” pungkas Yuliswani.(frj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar