Senin, 07 Januari 2019

Pecahkan Rekor MURI 12 jam, Aisya Berkolaborasi Bersama Gubernur Bengkulu


Gubenur Bengkulu Rohidin Mersyah  berkolaborasi bersama Aisya
BENGKULU, SH - Siapa tidak kenal, dengan bocah cantik, imut dan mengemaskan dan piawai dalam menabuh drum.  Ya.. dia adalah Aisya Soraya Zahira (10), Drummer anak perempuan asli Bengkulu ini akhirnya berhasil memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Bermain Drum Terlama selama 10 jam 6 menit 15 detik di Graha Pena RB, Minggu pagi (30/12/18).

Tak kalah uniknya, Aisya mampu berkolaborasi bersama Gubenur Bengkulu Rohidin Mersyah  dalam mnyanyikan lagu-lagu Daerah Bengkulu Selatan Sekundang Setungguan dan Kolam Susu KoesPlus. Gubernurpun mengaku bangga dan sangat menyampaikan apresiasi dan sangat kagum dengan Aisya. Sebab, selain memiliki kemampuan seni yang bagus ia juga memiliki stamina yang prima.

“Prestasi seperti ini, tidak hanya sebagai rekor melainkan, Aisya muncul sebagai sosok baru bahkan bisa melegenda. Terus semangat berlatih Ananda Aisya dan jangan lupa belajar dan berprestasi disekolah,” ujar Rohidin.

Aisya telah mengharumkan nama Kota Bengkulu dan telah mengenalkan Bengkulu ke dunia internasional, sebagai wujud perhatian, Pemerintah Kota Bengkulu akhirnya memberikan 1 unit laptop untuk Aisya.

Sebelumnya, Ibu Aisya, Endang Titin mengatakan putrinya sempat belajar beberapa alat musik. Dan akhirnya, sejak satu tahun lalu, mendalami ilmu bermain drum. Dilatih oleh Mas Ben, Aisyah yang baru berusia 10 tahun itu ternyata sangat antusias belajar drum.

“10 jam 6 menit 15 detik itu adalah usia Aisya yang baru 10 tahun 6 bulan 15 hari,” ungkap Endang.

Untuk diketahui, rekor sementara bermain drum terlama pernah dipecahkan oleh drumer cilik pria. Namun, ia hanya bermain selama tiga jam. Artinya Aisya telah mencatatkan nama pemain drum cilik terlama. 

Berdasarkan pantauan dilapangan, beberapa jam hingga rekor dipecahkan, Aisya sudah tampak kelelahan setelah berjam-jam menabuh drum. Namun pada menit-menit akhir, performa Aisya makin menjadi dan mampu memukau penonton. Banyak pujian warga dilontarkan untuk bocah cilik ini.
“Terimakasih untuk orangtua saya, dan semua yang sudah mendukung saya,” ucap Aisya.
Penyerahan rekor dilakukan perwakilan MURI, Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah dan Wakil Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi.(frj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar