Minggu, 09 Desember 2018

Balmon: Frekuensi Ilegal Dapat Bahayakan Manusia


BENGKULU, SH -  Kecanggihan teknologi informatika tidak bisa di anggap remeh. Banyaknya orang mahir dalam teknologi justru membahayakan nyawa manusia. Membuat frekuensi jaringan ilegal. seperti frekuensi Radio dapat digunakan semua sektor kehidupan. Salah satunya,  televisi, personal komunikasi, pelayaran, penerbangan hingga meteorologi sekalipun.

Kendati demikian, bila melihat frekuensi jaringan ilegal masih cukup marak adanya. Dampaknya hingga membunuh manusia. Seperti penerbangan pesawat tidak diperbolehkan penumpangnya untuk menghidupkan HP.

Frekuensi jaringan operator seluler kecil. Tapi tidak menutup kemungkinan dapat membahayakan manusia. Hal yang paling membahayakan bagi para nelayan pelayaran kapal perikanan khususnya di Bengkulu. Balai Monitor SFR (Balmon) Kelas II Bengkulu memberikan edukasi dan pengetahuan bagi para nelayan di bumi rafflesia.

“Nelayan saat berlayar sering penggunaan radio siaran agar tidak bosan.  Tapi dampaknya sangat bahaya meskipun dibawah 10 frekuensi sekalipun,” jelasnya Kepala Balmon kelas II Bengkulu Edi Kustoro pada pewarta, Kamis pagi (29/11/18).

Edi mengatakan, bila mereka sudah terlanjur berlayar nanti terjadi yang tidak di inginkan,. Oleh karena itu, dampaknya pada saat laut gelombang tinggi lalu penyalahgunaan spektrum frekuensi radio dan nelayan tidak dilengkapi alat komunikasi marabahaya jadinya tenggelam (meninggal).

 “Kita tidak bisa melihat jumlahnya frekuensi yang ilegal. Yang pasti banyak dan mengurus izin dengan kita juga banyak. Penggunaan frekuensi radio amatir tidak diperbolehkan. Maka dari  sosialisasi ini kita beri tau para nelayan,” tutupnya.(frj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar