BENGKULU
SELATAN, SH – Kembali alat berat Dinas Perikanan Bengkulu Selatan mengalami masalah
akibat terbenam disalah satu kolam yang sedang dikerjakan oleh pihak Dinas
Perikanan. Padahal pekerjaan ini sudah menyelesaikan 2 buah kolam, namun surat
kontrak alat tersebut belum dibuat. Diduga pembuatan surat kontrak tersebut
dibuat setelah adanya kejadian terbenamnya alat berat disalah satu kolam yang
sedang dikerjakan di daerah Lubuk Langkap Kecamatan Seginim.
Kepala Dinas Perikanan Bengkulu Selatan Novianto saat dikomfirmasi
tim Suara Hukum menuturkan, kontrak baru dibuat akibat dirinya tengah menjalani
tugas di Lampung.
Diketahui, berdasarkan pautauan dilapangan, alat berat
terbenam di lumpur dengan kondisi mesin tak lagi menyala hingga Minggu sore
(5/11/18).
Sebelumnya, alat berat Dinas Perikanan Bengkulu
Selatan juga diduga telah merusak jalan Pasar Bawah akibat dipindah tempatkan
tanpa alat mobilisasi diatas aspal jalan
pasar bawah.
Sebelumnya Dinas Perikanan Bengkulu Selatan telah
menganggarkan 15 ton pakan ikan yang akan dibagikan untuk 3 Balai Benih Ikan
(BBI) yakni BBI Pematang Gambir, BBI Darat Sawah dan BBI Rantau Sialang
Kecamatan Kedurang Ulu.
Hingga kini, pakan ikan masih belum diserahkan karena
diduga salah perencanaan dilapangan, faktanya, BBI Pematang Gambir sedang
dikontrakkan dengan salah satu masyarakat, begitupun dengan BBI Darat Sawah yang
pada saat ini posisi kosong dan ditumbuhi rumput - rumput yang tinggi.
Dengan banyaknya kesalahan ini, masyarakat menanyakan
keseriusan kinerja dari dinas Perikanan Bengkulu Selatan.(Jan)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar