BENGKULU
SELATAN SH, Desa Tanjung Beringin Kecamatan Air Nipis Kabupaten Bengkulu
Selatan memiliki Bumdes yang sampai saat ini memang tinggi pengaruhnya untuk
peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Bumdes Desa tanjung beringin ini diberi nama Balai Berkah yang di
kelolah oleh Betha Mardyanty sebagai direksi , sekretaris Ogy Pandesta serta
Sismi Dartyi sebagai bendahara. Bumdes ini berjalan baik dan nyaris berbentuk
seperti swalayan.
Bumdes ini boleh dikatakan tampil beda pada saat kunjungan mentri
PDT ke Bengkulu Selatan sepat direncanakan Bumdes ini merupakan salah satu
agenda yang akan di kunjungi oleh sang Mentri. Memang usaha Bumdes berkah ini
sudah kami persiapkan dari tahun belakang, makanya pembangunan gedung serbaguna
yang digunakan oleh bumdes ini di bangun dengan model demikian, tanpa adanya
jendela atau pintu disamping dan belakang, jadi hanya pakai roling saja dari
depan.
Di bumdes berkah ini kami menjual berbagai macam barang, bahan
makanan, sampai kebutuhan lain lain dengan harga eceran dibawah dan atau
minimal sama dengan harga eceran di warung, dan disini kami juga melayani
partai grosir dengan harga bersaing dengan harga grosir di Manna, dan
alhamdulillah rata rata penjualan dari bumdes mart kami ini cukup memuaskan,
jelas Umardi kades Tanjung beringin. Selain budes mart ini, bumdes Balai Berkah
ini juga memiliki unit usaha penyewaan perlengkapan pesta berupa 2 set tenda
lengkung, 2 set tenda datar, serta kursi 450 buah. Semuanya itu dapat dipakai
oleh warga desa tanjung beringin hanya dengan mengeluarkan dana 450 ribu
rupiah. Sementara untuk di pakai di desa lain kursi ini di bebankan tarif
seribu untuk perbuahnya, jelas Sismi Darti sang bendahara.
Bumdes ini pada tahun 2018 ini juga mendapat bantuan dari
kementrian PDT 50juta rupiah, yang rencananya akan di gunakan untuk membuka
penambahan modal untuk Budeset mart ini, tutur Umardi. Kemarin kita juga telah
memanggil kelompok tani yang ada di Desa Tanjung Beringin ini seiring rencana
Bumdes untuk bermitra dengan kelompok tani dalam pelaksanaan usaha keramba
apung di danau, oleh sebab itu rencananya Bumdes akan memberikan modal bibit
ikan dan pakan ikan kepada kelompok tani yang mana anggota setidaknya memiliki
keramba di danau untuk dapat di olah oleh kelompok tani, rencananya apabila
sudah panen hasilnya akan dibagi sehingga ada kontribusi untuk Bumdes dan dapat
menambah pendapatan masyarakat. selain itu Bumdes ini juga mempunyai
rencana untuk tahun depan akan membuka usaha penjualan tabung gas, kalau tidak
ada halangan kita akan memulai dengan 100 tabung pada tahap awal dan rencananya
akan di jual dengan harga yang sangat terjangkau oleh masyarakat, Kades
(Umardi) juga menambahkan mudah mudahan proposal permohonan bantuan modal
seniali 1 milyar yang diajukan ke kementrian PDT dapat terealisasi,
sehingga semua program Bumdes ini nantinya jelas Umardi.
Memang pada perjalanan Bumdes ini untuk pengelolahaan dan
pengembangan Bumdes adanya beberapa kendala kecil wajar namanya juga usaha
terutama pada swalayan antaralain kita belum banya mitra suplayer besar
atau utama, sehingga harga yang kita untuk penjualan masih banyak tidak bisa
kita tekan lebih murah dari toko lain terutama untuk penjualan partai grosir
untuk warung eceran. Untuk pembagian hasil yang didapat Desa sampai saat ini
kami belum mengharapkan nya, sesuai dengan aturan di anggaran rumah tangga yang
telah di sepakati dan ditetapkan yang mana 30% dari keuntungan kembali ke kas
Desa, 50% untuk penambahan modal kembali ke Bumdes, 5 % untuk sosial, serta 15%
untuk pengelolah Bumdes.
Kami
dari pemerintahan desa siap mendukung semua usaha yang akan di buka oleh bumdes
semaksimal yang bisa kami dukung, asal perjalanan itu demi meningkatkan
kesejahteraan masyarakat ujar Umardi. (Jan)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar