![]() |
| Rektor UNIHAZ Bengkulu, Yulfiperius. |
BENGKULU, SH – Mengembangkan dan
mengaplikasikan teknologi tepat guna yang dapat memberi solusi permasalahan
teknologi bagi masyarakat pada umumnya dan industri kecil khusus menjadi salah
satu bagian penting dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Salah satu
teknologi tepat guna yang bisa diaplikasikan nantinya yakni limbah jagung
sebagai bahan baku pakan ikan yang ramah lingkungan.
Ilmu terapan itu adalah hasil penelitian yang dilakukan
oleh Dr Yulfiperius yang juga merupakan Rektor Unihaz Bengkulu. Penelitian
ini didanai oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi
(Ristekdikti)
“Teknologi tepat guna itu muncul dari beberapa hasil
penelian yang saya lakukan sebelumnya. Penelitian ini dalam rangka membantu
para petani ikan dalam meningkatkan produksinya, dengan menggunakan tongkol
jagung sebagai pengganti dedak untuk pakan ikan yang ramah lingkungan,” terang
Yulfiperius.
Alasan utama kenanapa diambil penelitian ini karena saat
ini petani bertanam berubah-ubah karena musim dan untuk mendapatkan dan mencari
dedak sangat sulit. Sehingga dedak ini coba digantikan dengan limbah tongkol
jagung. “Nah saat petani menanam jagung tentu limbahnya bisa termanfaatkan,”
ujarnya.
Penelitian ini sendiri sudah berjalan dan saat ini dalam
proses monitoring dan evaluasi. Dimanahasil sementara masyarakat sangat respon
dengan penelitian ini. “Bahkan diantara mereka cukup optimis bisa membuat pakan
sendiri dan dari kelompok tani setelah dihitung bisa lebih murah dari harga
pakan yang ada sekarang,” tutup Yulfiperius.(frj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar