BENGKULU, SH - Sekelompok
mahasiswa peserta kuliah kerja nyata (KKN) Universitas Bengkulu mengolah limbah biji durian menjadi minuman susu
menyegarkan dan bergizi. Mereka mengaku terinspirasi dari banyaknya buah durian
di sekitar desa lokasi KKN.
Anggota kelompok 99 KKN Universitas Bengkulu, Rezan Okto
Wesa mengatakan, produk olahan yang dipamerkan dalam ajang KKN Expo di
Universita Bengkulu itu mendapat apresiasi dari sejumlah pengunjung pameran.
Menurut Rezan, di Desa Bajak III Kecamatan Merigi Sakti,
Kabupaten Bengkulu Tengah, terdapat potensi sumber daya lokal berupa
buah durian.
Selama ini, kata dia, biji buah tersebut hanya dibuang
percuma tanpa ada upaya mengolah menjadi produk bernilai tambah.
Kondisi tersebut membuat para mahasiswa menggagas inovasi
dengan mengolah biji durian menjadi susu yang diberi nama Subian singkatan dari
susu biji durian.
Cara pengolahannya pun sederhana. Pertama, mengupas biji
durian hingga terlihat warna putih, kemudian dicuci bersih. Berikutnya biji
tersebut direndam dengan air campuran kapur sirih selama 30 menit lalu direbus
hingga lunak.
Selanjutnya, biji durian yang sudah direbus dipotong
kecil-kecil dan diblender dengan campuran air.
"Setelah diblender lalu direbus kembali dan
didinginkan lalu disaring dan dimasukkan dalam kemasan. Minuman ini tanpa
pewarna dan pengawet, hanya ada campuran gula murni untuk rasa," ucap
Rezan dilansir Antara,
Rabu 26 September 2018.
Hasil olahan tersebut diklaim mampu menjaga kesehatan
tulang dan gigi serta menurunkan risiko osteoporosis.
Manfaat lain adalah sebagai sumber protein nabati dan
mengandung serat alami yang bagus untuk pencernaan sehingga dapat mengatasi
sembelit.
Dari hasil uji laboratorium Fakultas MIPA
Universitas Bengkulu, diketahui minuman tersebut memiliki kandungan
bermanfaat untuk tubuh seperti Vitamin A, Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin C,
karbohidrat, lemak, folat, protein, serat, energi, kalium, kalsium, tembaga,
dan fosfor.(frj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar