Minggu, 14 Oktober 2018

5 Unit BRT “Trans Raflesia Bengkulu”, Dapat manjakan masyarakat.


BENGKULU, SH – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Bengkulu melaunching sebanyak 5 Unit Bus Rapaid Transit (BRT) “Trans Rafflesia Bengkulu bertempat di depan Sport Center Pantai Panjang Bengkulu, Minggu pagi (7/10/18).

Kepala Dishub Provinsi Bengkulu, Ir. Bambang Budi Jatmiko dalam laporannya mengungkapkan, BRT ini merupakan angkutan yang melayani angkutan dari pusat kota hingga ke kabupaten lain yang saling terhubung secara berkesinambungan.

“Diharapkan dapat melayani kebutuhan akan jasa transportasi darat untuk angkutan massal bagi seluruh lapisan masyarakat Provinsi Bengkulu. Yang mampu menjangkau seluruh kawasan perkotaan dalam wilayah Provinsi Bengkulu secara handal dan berkelanjutan,” kata Budi.

Budi menambahkan, BRT merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan aksesbilitas dan konektivitas di Provinsi Bengkulu guna mendukung perkembangan dan kemajuan ekonomi masyarakat. Kelima BRT ini merupakan bantuan dari Kementerian Perhubungan RI pada tahun 2018.

Dishub menetapkan 3 koridor yang berada di Kota Bengkulu dengan dua kabupaten penyangga yakni Kabupaten Seluma dan Kabupaten Benteng. Namun, lantaran keterbatas armada BRT saat ini baru satu koridor yang akan mulai beroperasi yakni Koridor 1 dengan rute Betungan-Pasar Pedati (Kabupaten Benteng).

“Hal ini mengingat keterbatasan armada bus yang belum memadai, pengoperasian bus Trans Raflesia Bengkulu ini diprioritaskan pada koridor 1 dengan pertimbangan bahwa rute pada koridor ini melintasi daerah-daerah wisata, yang diharapkan dapat melayani masyarakat Provinsi Bengkulu kearah tujuan-tujuan wisata dan juga bisa mendukung program Pemerintah Provinsi Bengkulu yaitu Visit Wonderfull Bengkulu tahun 2020,” jelas Budi.

Dalam acara tersebut, Plt Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah diwakili oleh Asisten Perekonomian dan pembangunan Pemprov Bengkulu.Yuliswani mengharapkan kehadiran BRT ini bisa menjadi mode transpotasi yang nyaman, aman, dan terjangkau bagi masyarakat di Provinsi Bengkulu.

“Selain itu, kita juga mengharapkan dengan adanya ini (BRT “Trans Rafflesia Bengkulu ini dapat meningkatkan aksesbilitas mereka dalam melaksanakan kegiatan dan pekerjaan,” harap Yuliswani.

2019, Trans Rafflesia Bengkulu Kemungkinan Bertambah

Direkur Utama Damri, Setya N Milatia mengatakan kehadiran angkutan massal ini Bus Transit ini untuk meminimalisir kemacetan karena banyaknya penggunaan kendaraan pribadi, yang disebabkan sebelumnya mode transportasi massal semacam bus transit ini belum hadir selama ini.

 Perlu diketahui, BRT ini sudah hadir di 60 cabang di Indonesia dan salah satunya cabang Provinsi Bengkulu. Dan saat ini baru 5 unit yang akan dioperasikan di tiga koridor utama. Namun, pada 2018 ini, hanya satu koridor yang diberlakukan yakni koridor 1 (Betungan-simpang kandis-simpang lapangan golf- Jl. Jenggalu- Jl. Pariwisata Pantai Panjang – kawasan Sport Center- pasar Bengkulu- Benteng Marlborough-sungai Hitam-Pasar Pedati), karena merupakan jalur wisata. Sedangkan, koridor lainnya akan dioperasikan pada Januari 2019 mendatang.

Sebelumnya, Kepala Dishub Provinsi Bengkulu, Ir. Bambang Budi Jatmiko menyampaikan bahwa Bus Trans Rafflesia Bengkulu ini ini digratiskan hingga bulan Desember 2018 mentang sebagai persembahan ulang tahun emas Provinsi Bengkulu ke-50. Dan pada tahun 2019 akan diberlakukan tarif normal yaitu dikenakan tarif flat Rp 3.000 per penumpang berlaku untuk semua kalangan.(frj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar