BENGKULU,
SH – Palang Merah Indonesia (PMI)
Provinsi Bengkulu berencana mendatangkan mahasiswa dari Universitas Keperawatan
Bencana Jepang yang kerjasama dengan Society (Palang Merah Jepang) dalam
penanggulangan resiko bencana alam di Provinsi Bengkulu. Mahasiswa ini nantinya
akan magang di 9 kabupaten/kota kurang lebih selama 10 hari
Profesor
Internasional/Disaster Nursing, Kikuko Urata mengatakan, sosialisasi ini
akan dilakukan di Kelurahan lurah Sumber Jaya Kecamatan Kampung Melayu
kota Bengkulu. Sebelumnya mereka akan melakukan misi awal melihat dan memetakan
lokasinya dan melakukan pengkajian bersama serta melihat penerapan program
Palang Merah Jepang dan PMI.
“Diharapkan,
melalui program mahasiswa dari Jepang magang ke Bengkulu yang akan berakhir
pada tahun 2020 mendatang, dapat mengeluarkan 2 hasil penelitian dan temuan
yang ada nantinya bisa membantu untuk menyusun kurikulum keperawatan serta
pengurangan resiko bencana yang bisa diterapkan oleh setiap perguruan tinggi
ataupun universitas yang ada di Bengkulu,” Ungkapnya.
Sementara,
Wakil Ketua PMI Provinsi Bengkulu Asnawi A Lamat menjelaskan, program mahasiswa
Jepang magang ke Bengkulu ini tindak lanjut kerjasama pihaknya dengan Palang
Merah Jepang yang telah berjalan selama tiga tahun di tiga kabupaten di Provinsi
Bengkulu.
“Untuk di negara Jepang itu pada tingkat
universitas keperawatannya yang sudah dipersiapkan khusus menangani bidang
kebencanaan, bahkan sudah dari 130 tahun lalu dapat memotivasi pihak perguruan
tinggi yang ada di bengkulu, juga bisa melakukan langkah yang sama
kedepannya,"Tutup Asnawi.(frj)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar