![]() |
| Diklat-Foto bersama bersama panitia dan peserta Dilkat. |
BENGKULU,
SH – Plt Kepala BPSDM Provinsi
Bengkulu mengatakan, pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tekhnis Pemandu Wisata
Tahun 2018, di Ruang Aula Rafflesia BPSDM Provinsi Bengkulu, Senin pagi
(3/9/18) bertujuan untuk memberikan penguasaan pengetahuan tentang daya tarik
wisata, kemampuan untuk menyusun program perjalanan wisata serta memiliki
kemampuan bertindak sebagai pemandu perjalan wisata.
“Memberikan
kemampuan untuk memimpin dalam penyelenggaraan perjalanan wisata serta dapat
mampu menguasai informasi dan tekhnologi dalam memperkenalkan pariwisata
Bengkulu,” ujar Fevri Herlina. Fevri
mengharapkan, dengan diklat ini dapat meningkatkan kompetisi peserta sehingga
menjadi professional serta mampu menguasai prosedur kepariwisataan.
Sementara,
Ketua Himpunan Pemandu Wisata Indonesia Kemenpar RI Sang Putu Subaya
mengatakan, kepariwisataan yang ada di Bengkulu ini belum begitu maksimal
diolah dan dikembangkan, sedangkan potensi wisatanya sangatlah bagus.
“Pengembangan
pariwisata itu tidaklah sesulit membangun infrastruktur, yang terpenting kita
mampu bekerja secara propesional dan memasarkannya dengan baik,” ujar Sang Putu
Subaya.
Sang Putu
menambahkan, kedepannya perlu evaluasi dan penataan yang baik terhadap
potensi wisata yang ada, dimana kekurangannnya maka segera diperbaiki agar
kepariwisataan itu dapat menjadi salah satu sektor penyumbang PAD bagi daerah.
Sementara itu,
Gubernur Bengkulu melalui Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan
Ari Narsa JS menyampaikan, pengembangan potensi lokal sebagai dasar
membangun daerah adalah hal yang sangat penting dilakukan.
Oleh sebab itu,
Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alam merupakan faktor utama dan
strategis bagi tercapainya pembangunan suatu daerah.
“Sumber Daya
Manusia yang kuat dan berdaya saing tinggi dalam berbagai bidang akan mendukung
peningkatan dan percepatan pembangunan daerah. Begitu juga Sumber Daya
Alam yang melimpah ruah akan menjadikan karakter kemandirian dan kesejahteraan
suatu daerah” tutup Ari Narsa JS.(frj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar