Minggu, 26 Agustus 2018

Serba Serbi Dirgahayu RI ke-73 di Provinsi Bengkulu

Catat Sejarah, Pertama Kali HUT RI Digelar di Benteng Marlborough

BENGKULU, SH  – Pemerintah Provinsi Bengkulu telah mencatatkan sejarah baru dalam perayaan HUT RI ke-73, karena untuk pertama kali melaksanakan upacara Kemerdekaan ini di Benteng Marlborough pada Jum’at (17/8/18) pagi lalu yang dimulai sekitar pukul 06.00 WIB.

            Sebelum Upacara digelar, Pasukan Paskibraka menyerahkan terlebih dahulu duplikat bendera Sang Saka Merah Putih kepada Danrem 041 Gamas, setelah itu tamu undangan dihibur dengan atraksi Marching Band dari MAN 1 Kota Bengkulu, dan puncaknya diakhiri dengan Pengibaran Bendera, detik-detik Proklamasi, penyerahan penghargaan serta ramah tamah.

            Dalam pelaksanaan Upacara ini Plt. Gubernur Bengkulu bertindak sebagai Inspektur Upacara dan Upacara ini dihadiri Unsur FKPD, Veteran dan Tamu Undangan serta diikuti Pelajar SD, SMP, SMA dan Unsur OPD. Dalam penjelasannya Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah menjelaskan bahwa HUT RI ke-73 ini sangat spesial karena bertepatan dengan HUT Emas Provinsi Bengkulu yang ke-50.

            “Upacara HUT Kemerdekaan RI yang Ke-73 ini sangat spesial karena bertepatan dengan HUT Emas Provinsi Bengkulu yang ke 50 Tahun, sengaja kita menggelar di Benteng Marlborough karena merupakan Benteng terbesar di Asia Tenggara dan sebagai pemacu semangat dan menumbuhkan rasa patriotisme kita,” tutupnya.

// 73 Pohon Pinang di HUT RI Ke-73

       Sebanyak 73 batang pohon Pinang menghiasi tepian kawasan wisata Pantai Panjang, Kecamatan Ratu Samban Kota Bengkulu, dalam acara panjat pinang massal di hari kemerdekaan RI ke-73, tepatnya pada Jumat sore tanggal 17 Agustus 2018 lalu. 

            Lomba panjat pinang ini diikuti 1752 orang, dengan rincian dalam satu pohon pinang berjumlah 3 grup, dan dalam satu grup berjumlah 8 orang, dengan hadiah dalam satu pohon Pinang berkisar Rp 2,5 juta rupiah. Acara ini juga dihadiri oleh Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah berserta istri Derta Wahyulin, Sekda, Danrem 041/Gamas, Polda Bengkulu dan seluruh Kepala OPD Pemerintah Provinsi Bengkulu. Sebelum pelaksanaan lomba, 73 batang pinang ini dilumuri gemuk dan oli, sehingga peserta tidak mudah dapat naik ke puncak untuk memperebutkan berbagai macam hadiah yang sudah disipakan senilai puluhan juta rupiah.

// 52 Napi Dapat Remisi Bebas 

Plt Gubernur Rohidin Mersyah Saat Memberikan Remisi Kepada Para Napi.

            Sebanyak 1.253 narapidana (napi) yang tersebar di setiap UPT Lapas/Rutan di Provinsi Bengkulu mendapatkan remisi umum pada peringatan Hari Ulang Tahun ke 73 Republik Indonesia. Dari jumlah tersebut, 52 orang warga binaan dinyatakan langsung bebas. 

            “Jumlah napi dan tahanan pada 17 Agustus 2018 ini sebanyak 2789 orang, terdiri dari napi sebanyak 1893 orang dan tahanan sebanyak 886 orang,” terang Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Provinsi Bengkulu Ilham Djaya, di Lapas Bentiring Kota Bengkulu, Jumat pagi (17/8/18). Ilham Djaya menambahkan, besaran remisi bervariasi. Narapidana yang menjalani masa hukuman pada tahun pertama mendapatkan remisi 2 bulan. Selanjutnya, bagi napi tahun kedua 3 bulan, tahun ketiga 4 bulan, tahun keempat dan kelima 5 bulan. “Tahun keenam dan seterusnya sebanyak 6 bulan,” ujarnya.

            Sementara itu, Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah mengatakan, remisi diberikan sebagai wujud apresiasi terhadap pencapaian perbaikan diri yang tecermin dalam sikap dan perilaku sehari-hari narapidana. Jika mereka tidak berprilaku baik, hak remisi tidak akan diberikan. “Perbaikan diri tercermin dari ketaatan selama menjalani pidana,” ujarnya. 

            Rohidin menambahkan, tolok ukur pemberian remisi bukan pada latar belakang pelanggaran hukumnya. Remisi diberikan berdasarkan perilaku narapidana selama menjalani masa pidana di lapas. Dalam kesempatan itu, Rohidin berpesan, agar lapas dan rutan melakukan pembinaan secara humanis. Sehingga para warga binaan ini dapat menemukan kembali jati dirinya.(frj)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar