![]() |
| Roadshow film ‘Gading’ |
BENGKULU, SH – Dalam rangka
memperingati Hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-73, Rafflesia Motions Productions yang merupakan rumah
produksi berlabel film dan sekaligus komunitas film pertama yang ada di
Provinsi Bengkulu mengadakan roadshow Film ‘Gading’ se-Provinsi Bengkulu.
Produser Eksekutif Film
‘Gading’, Riri Damayanti John Latief mengatakan, kegiatan ini bisa
diselenggarakan dari tingkat Rukun Tetangga (RT), desa, hingga ke tingkat
kecamatan dengan konsep layar tancap.
Wakil Ketua Kwartir Daerah
Gerakan Pramuka Bengkulu ini menjelaskan, roadshow sepanjang bulan Agustus 2018
ini diselenggarakan guna memeriahkan peringatan hari kemerdekaan Indonesia
dengan semangat persatuan dalam berkarya untuk Bengkulu tercinta.
“Kita ingin menyatukan
semua warga dengan mengenalkan film lokal ke masyarakat se-Provinsi Bengkulu.
Ini adalah karya perdana putra-putri Bengkulu yang pernah tayang di layar
lebar. Dan film ini telah membuktikan sineas muda Bengkulu siap untuk masuk ke
kancah perfilman nasional”, kata Riri, Jumat pagi (3/8/18).
Riri menjelaskan, dirinya
sangat memberikan dukungan atas film yang berdurasi 45 menit ini karena dengan
baik memadukan antara legenda dan mitos asli Bengkulu.
“Di Lembaga Sensor Film ini
disebut pecah telur. Karya pertama anak Bengkulu yang disensor oleh mereka.
Pariwisata, legenda dan kearifan lokal budaya terangkum dalam sebuah karya
untuk masyarakat Bumi Rafflesia”, ungkap Riri.
Sementara Koordinator
Komunitas Rafflesia Motion, Dwi
Aditya Nugraha mengatakan, program roadshow
Film ‘Gading’ se-Provinsi Bengkulu ini mengambil tema “Merayakan Kemerdekaan
Bersama Film”.
“Ini sejalan dengan visi
misi Rafflesia Motions memfilmkan masyarakat dan memasyarakatkan film”, jelas
Adit.
Bagi pemerintah setempat
yang ingin menayangkan Film ‘Gading’, tambah Adit, dapat langsung
menghubunginya di nomor telepon 085366317062.
“Rafflesia Motions sebagai rumah produksi akan
memberikan izin fasilitas penayangan film, sementara dari pihak penyelenggara
yang ingin menayangkan Film ‘Gading’ di daerahnya wajib mempersiapkan berbagai
fasilitas seperti screen, proyektor, sound sistem dan lapangan terbuka”,
demikian Adit Guyon.
Untuk diketahui, film
Gading merupakan film fiksi yang diadaptasi dari cerpen berjudul yang sama
karya Nurni Chaniago. Berkisah tentang Sultan, pria asal Kota Aceh yang tengah
berlibur seorang diri ke Kota Bengkulu dan bertemu dengan Gading, sosok
perempuan yang misterius.
Di film ini, Shella Dwi
Novitasari yang merupakan Putri Pariwisata Bengkulu 2016 memerankan tokoh
Gading, sosok putri raja legenda Bengkulu yang terkenal cantik dan jelita.
Film berdurasi 45 menit ini
di Sutradarai oleh Sofian Rafflesia dengan melibatkan 26 orang kru dan 13 orang
Pemain. Film ini masuk nominasi 20 besar Short
Movie DCODE The Progressive Project RTV. (frj)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar