Minggu, 12 Agustus 2018

BPJS Bengkulu Bantah Pengurangan 3 Pelayanan Kesehatan

Kepala BPJS Kesehatan Bengkulu, Rizki Lestari.


BENGKULU, SH – Kepala BPJS Kesehatan Provinsi Bengkulu, Rizki Lestari mengatakan, terkait beredarnya informasi bahwa ada pencabutan ataupun pengurangan tiga layanan kesehatan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang berupa katarak, persalinan bayi yang lahir sehat, dan rehabilitasi medic menegaskan hal itu tidak benar.
“Saya tegaskan, ternyata banyak yang salah menerjemahkan, kemudian menyampaikan ke masyarakatnya berbeda. Sebenarnya, saya kembali tegaskan tidak ada pengurangan benefit ataupun pengurangan pelayanan kesehatan”, kata Rizki, Jumat pagi (3/8/18).
Rizki menambahkan, pasien apapun masih akan tetap dijamin, mulai dari pasien katarak, persalinan dan rehabilitasi medik. Ia mengatakan memang tidak ada pengurangan pelayanan kesehatan bagi pasien dengan BPJS.
Untuk diketahui bersama, untuk persalinan dengan bayi sehat sudah pasti masuk dalam jaminan BPJS, karena adanya paket persalinan sang Ibu. Akan tetapi, untuk persalinan dengan bayi yang membutuhkan Kebutuhan khusus, seperti harus dirawat di ICU, tagihannya diluar paket persalinan sang Ibu, namun masih menjadi tanggungjawab BPJS.
“Untuk bayi yang membutuhkan kebutuhan khusus, misalnya harus dirawat di ICU, ya itu akan tetap kita jamin, itu biayanya, Rumah Sakit bisa menagihkan penagihan tersendiri diluar paket persalinan”, tambah Rizki.
Sementara itu, untuk pasien Katarak, operasi katarak tersebut bisa dilakukan dengam beberapa macam teknik, untuk teknik Phaco sendiri menurut Asosiasi Persatuan Dokter Ahli Mata Indonesia (Perdami), bahwa harus dokter yang telah memiliki sertifikasi khusus terlebih dahulu untuk melayani pasien Katarak dengan operasi teknik Phaco.
“Untuk operasi katarak masih tetap bisa, cuma memang untuk dengan teknik Phaco menurut Asosiasi Perdami sendiri, sang dokter ahli mata tersebut harus mempunyai sertifikasi khusus. Itulah kembali kami sampaikan bahwa hanya dokter yang mempunyai sertifikasi khusus yang bisa melayani operasi katarak dengan teknik Phaco”, pungkasnya. (frj)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar