Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Dharma Kota
Bengkulu, Sjobirin
BENGKULU, SH - Direktur Perusahaan Daerah Air Minum
(PDAM) Tirta Dharma Kota Bengkulu, Sjobirin Hasan mengatakan, penyebab
terbengkalainya penyelesaian pengerjaan instalasi pengaliran air ke beberapa
rumah warga karena pihak kontraktor bekerja tidak sesuai dengan batas waktu
yang di tetapkan PDAM. Hal tersebut diungkapkannya pada hari Rabu (2/5), saat
ditemui di ruang kerjanya di Kantor PDAM Kota Bengkulu.
“Ini diakibatkan
karena pengerjaan pihak dari kontraktor tidak sesuai dengan waktu yang kami
tentukan, sehingga pekerjaan tersebut tersendat”, ujar Sjobirin
Lebih lanjut
dijelaskan Sjobirin, pihak PDAM akan segera menyelesaiakan pengerjaan PDAM yang
tersendat tersebut, walaupun alokasi anggaran di tahun 2018, sebanyak 1000
titik lebih kecil dari tahun 2017 lalu sebanyak 2250 titik, dari jumlah yang
direncanakan pemerintah sebanyak 10 ribu sambungan rumah.
Selain itu, pihak
PDAM telah menyurati Lurah, agar mendata warga di wilayahnya yang benar-benar
berhak dan pantas untuk mendapatkan bantuan air bersih dari PDAM.
“Kita akan sesegera
mungkin melanjutkan pekerjaan yang sempat tersendat tersebut, dan kita
sudah terjun, yang belum selesai kita selesaikan dulu dan yang belum ada
jaringan kita selesaikan jaringan tersebut. Selain itu, kita sudah pernah
menyurati Lurah untuk mendapatkan data warga yang membutuhkan, dan kita sudah
mensyaratkan salah satunya yaitu tersedianya jaringan PDAM, mungkin pihak dari
Lurah kurang memahami tempat mana yang ada jaringan PDAM, sehingga data yang
dikirimkan hanya nama saja, saat kita melakukan pemasangan ternyata tidak ada
jaringan PDAM”, pungkas Sjobirin.(Zul)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar