Senin, 07 Mei 2018

Lepas Mahasiswa KKN, Camat Bunga Mas Apresiasi Peran STITQ


BENGKULU SELATAN, SH - Pelaksana tugas Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al-Quraniyah (STIT-Q) Manna, Tauran MPd, menghaturkan terima kasih kepada lima kepala desa yang telah ikut memfasilitasi 28 mahasiswa  dibagi lima kelompok  yang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sejak tiga bulan terakhir.

“Hari ini, semua mahasiswa itu akan kami tarik pulang ke kampus, karena kegiatan wajib mereka mengabdi kepada masyarakat di Kecamatan Bunga Mas sudah berakhir. Saya atas nama STIT Al-Quraniyah, juga mengucapkan terima kasih kepada bapak camat yang telah banyak memberi masukan dan bantuan,” tuturnya dalam acara serah-terima mahasiswa KKN di aula kantor Camat Bunga Mas, Selasa pagi (24/4/18).

Dalam acara sederhana yang dihadiri 28 mahasiswa pelaksana KKN, Wakil Ketua I STIT-Q Muhammad Alfian Jawal MPdI, Ketua Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) Ahmad Syukri MPd, beserta segenap civitas akademika STIT-Q, Camat Bunga Mas Marwin SSos mengapresiasi peran aktif mahasiswa STIT-Q selama melaksanakan KKN di Desa Padang Jawi, Kuripan, Padang Nibung, Talang Indah dan Tanjung Aur.

Marwin menilai, kelima kelompok KKN tersebut telah berhasil meningkatkan animo masyarakat lima desa belajar ilmu keislaman, khususnya dalam mengaktifkan kembali kegiatan di Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPA). Saya sangat berterima kasih dengan hal itu. Mudah-mudahan segala pengalaman yang diperoleh dari lapangan dapat dijadikan bekal di kemudian hari. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada para kepala desa yang mendukung kegiatan ini,

Kades Talang Indah, Kades Kuripan Zaldi, Kades Padang Nibung Salin, Kades Padang Jawi Adi Santoso dan Kades Tanjung Aur Soherman, secara khusus kepada Suara Hukum menyatakan, mereka sangat senang dan merasa terbantu oleh kegiatan KKN tersebut. Sebab, TPA bisa lebih aktif dan ramai dari biasanya, kegiatan sosial kemasyarakatan juga menjadi lancar. Di hari-hari terakhir, mereka melaksanakan kegiatan aneka lomba untuk anak-anak. Itu sebagai kegiatan penutup dan perpisahan antara mahasiswa dengan warga desa. (Jan)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar