// Butuh Bantuan Rehab, Diknas Kota
‘Mengaku’ Minim Anggaran
Kondisi Kamar Mandi (WC) SDN 03 Kota
Bengkulu
BENGKULU, SH -
Siapapun, pasti mendambakan sekolah yang terbaik bagi anak-anaknya. Begitupun
Kepala Sekolah (Kepsek), maupun guru-guru disekolahnya masing-masing, yang
berharap agar sekolah dimana tempat mereka mengajar mendapatkan kelayakan dari
segala halnya, seperti ruang kelas dan mebeler yang memadai, buku-buku yang
cukup, maupun kamar mandi (WC), yang memang layak untuk digunakan.
Seperti
yang diungkapkan oleh Kepala SD Negeri 03 Kota Bengkulu, Evi Nurmawati, S.Pd,
kepada media SH. Di Tahun 2017 lalu, sekolahnya mendapatkan bantuan perehaban
atap untuk dua ruang. Namun menurutnya, sekolah dimana tempat ia pimpin saat
ini, masih membutuhkan beberapa perehapan bangunan, seperti halnya, rehap
pagar, pelapon, dan WC.
“Sekolah
kami saat ini butuh perbaikan WC, semua sudah tidak layak pakai lagi. Begitupun
pagar sekolah yang masih ditutup dari seng bekas, dan juga beberapa plapon
rusak akibat atap bocor,” ujarnya sembari menunjukkan beberapa titik lokasi
yang menjadi keluhanannya. Senin pagi (26/3/18).
Ketika
disinggung mengenai pengajuan proposal ke pihak Diknas Kota terkait keluhannya
tersebut, Evi menjelaskan, sudah pernah, namun terkendala minim anggaran. “Di
Diknas minim anggaran, sementara kebutuhan perbaikan sekolah – sekolah di Kota
Bengkulu cukup banyak,” jelasnya. Kedepannya Evi berharap bisa mendapatkan
solusi terkait kebutuhan sekolahnya saat ini. “Saya berharap wartawan bisa
memberikan saran dan solusi atas apa yang menjadi kebutuhan di sekolah kami
ini,” pungkasnya. (Zul/rls)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar